Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 menjadi pukulan besar bagi sektor ekonomi. Banyak perusahaan yang kebingungan mencari cara untuk bertahan di tengah pandemi.
Perusahaan, khususnya departemen HRD, menghadapi dilema dalam menyikapi krisis akibat pandemi covid-19. Apakah tetap melakukan rekrutmen karyawan, atau melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK).
Hal itu diutarakan Vice CEO Pan Brothers Anne Patricia Sutanto. Kendati demikian, perusahaannya mengambil langkah untuk tidak melakukan PHK. Malah, pihaknya membuka lapangan kerja baru sebagai bentuk adaptasi bisnis saat pandemi.
Baca juga: Serapan Produk Minim, Pengusaha Enggan Ambil Kredit
“Kami belajar dari situasi dan mencoba beradaptasi dengan membuka divisi baru untuk pembuatan alat pelindung diri (APD) dan masker. Inovasi ini sangat mendongkrak pertumbuhan perusahaan,” tutur Anne dalam diskusi virtual, Jumat (18/9/9,
“Kami juga bisa bantu pemerintah dengan tidak menghilangkan lapangan kerja, bahkan menambah lapangan kerja baru,” imbuhnya.
Lebih lanjut, Anne menjelaskan pentingnya mengembangkan karyawan untuk bisa memiliki multi skill dan kemampuan beradaptasi yang baik. “Pada proses pembuatan APD dan masker, ada pekerjaan tambahan yang membutuhkan SDM lebih, dengan skill yang berbeda-beda,” ungkap Anne.
Baca juga: BKPM: Fokus Kelola UMKM, Ekonomi RI Bisa Tumbuh 4%
“Pan Brothers bermitra dengan TopKarir untuk mencari tenaga kerja sesuai kebutuhan. Bukan hanya karyawan yang sudah bekerja di Pan Brothers, calon karyawan harapannya bisa mengembangkan diri dan beradaptasi dengan cepat,” pungkasnya.
Anggota Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan M. Aditya Warman memaparkan strategi pertahanan perusahaan di tengah pandemi. Dalam hal ini, harus fokus pada pengembangan sumber daya manusia (SDM) yang dimiliki perusahaan.
Baca juga: Penjualan Mobil Tetap Naik Saat Pandemi
“Perusahaan perlu mempertimbangkan pentingnya talenta kerja sebagai aset yang menentukan bangkitnya perusahaan di tengah pandemi. Hal-hal yang perlu dilakukan adalah mengetahui spesifikasi skill yang dibutuhkan, menemukan minat dan bakat dari karyawan,” jelas Aditya.
Di lain sisi, CEO TopKarir Indonesia Bayu Janitra Wirjoatmodjo menilai PHK bukan satu-satunya jalan untuk menghadapi pandemi covid-19. Jika keputusan PHK diambil untuk mencari karyawan baru, maka perusahaan harus mendapatkan SDM yang cepat beradaptasi di masa sulit.
“Di masa pandemi, keberlangsungan bisnis harus dengan cepat, aman dan bergantung pada talenta muda yang efektif dan efisien,” tandasnya.(OL-11)
Meta, perusahaan teknologi yang merupakan induk dari Facebook, dilaporkan tengah mempertimbangkan rencana pengurangan sekitar 20% dari total tenaga kerjanya.
Co-founder Block, Jack Dorsey, mengumumkan PHK terhadap 4.000 lebih karyawan. Ia menyebut penggunaan alat kecerdasan buatan (AI) membuat tim kecil bekerja lebih baik.
DINAS Tenaga Kerja Provinsi Jawa Timur menemukan indikasi perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap karyawan untuk menghindari pembayaran tunjangan hari raya (THR).
The Washington Post mengumumkan PHK massal terhadap 33% karyawannya. Langkah ini memicu kritik tajam, termasuk dari mantan pemimpin redaksi Marty Baron.
Rencana penambahan layer baru cukai rokok berpotensi menggulung tikar industri Sigaret Kretek Tangan (SKT),
13 petugas damkar itu juga belum menerima gaji mereka pada Desember 2025
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved