Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH anggota Komisi IV DPR RI mendukung program jangka panjang Kementerian Pertanian (Kementan) dalam mengembangkan modernisasi sektor pertanian yang lebih terukur. Kemajuan tersebut diharapkan mampu berdampak langsung terhadap kesejahteraan petani di seluruh Indonesia.
Anggota Komisi IV DPR RI Muslim mengatakan, salah satu program yang perlu mendapat dukungan bersama adalah menumbuhkan wirausahawan muda agar terus berkembang dan menciptakan peluang bisnis yang sangat luas. Program tersebut, kata dia, bisa menimbulkan manfaat besar bagi kemajuan pertanian nasional.
"Saya melihat BPPSDMP sudah sangat bagus sekali untuk merancang program pertanian kedepannya. Karena program ini menyentuh langsung ke anak muda yang semangat ingin terjun ke dunia pertanian," kata Muslim saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama eselon 1 Kementan, pada Jumat (11/9).
Meski demikian, Muslim berharap, BPPSDMP mampu menambah dan meningkatkan kemampuan para pendamping atau para penyuluh di daerah-daerah pelosok yang sulit dijangkau. Langkah ini perlu dilakukan agar petani bisa mendapat pelatihan dalam peningkatan kesehteraan.
Senada, anggota Komisi IV DPR lainya, Andi Akmal Pasluddin mengapresiasi sistem pendidikan pertanian yang dibangun Kementan dalam mencetak generasi tani unggul. Hal ini terlihat dari semakin banyaknya minat kaum muda masuk ke sekolah Polbangtan di berbagau daerah. Kata Andi, animo tersebut juga harus didukung dengan kemampuan manajemen yang baik.
"Sekarang ini animo masyarakat untuk menyekolahkan anaknya di Polbangtan sangat tinggi. Ini merupakan kesempatan untuk semakin membuat anak muda kita terjun ke pertanian," katanya.
Untuk itu, kata Andi perlu dilakukan peningkatan sarana dan prasarana yang memadai di setiap Polbangtan yang ada. Perbaikan ini perlu dilakukan agar mampu menunjang ilmu yang didapat serta praktek lapangan yang menjadi andalannya.
Sementara itu, anggota Komisi IV DPR, Suhardi Duka memint Kepala Badan Ketahanan Pangan untuk melanjutkan program pekarangan lestari yang saat ini sudah mulai dicontoh oleh banyak masyarakat Indonesia.
"Dari program ketahanan pangan saya melihat sudah banyak masyarakat kita khususnya ibu-ibu yang sangat senang memanfaatkan pekarngan rumahnya untuk ditanami tanaman," katanya.
Suhardi berharap dengan program pekarangan tersebut, masyarakat bisa mendapat asupan gizi baik dari sayur dan buah yang ditanam. Program ini juga diharapkan mampu menarik minat anak muda untuk lebih peduli lagi tentang manfaat pertanian. (OL-09)
Ia menilai tidak adanya kecocokan antara kebijakan pusat dan aspirasi lokal membuat masyarakat merasa diabaikan.
KONSISTENSI Ketua Komite II DPD Badikenita B.R. Sitepu, dalam memperjuangkan nasib petani mendapatkan pengakuan tertinggi negara.
Sekretariat Jenderal DPD RI menggelar pelepasan pegawai purna tugas, alih tugas, dan pensiun sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan pengabdian kepada institusi.
Sekretaris Jenderal DPD RI, Mohammad Iqbal, memimpin acara penghormatan dan pelepasan bagi sejumlah mantan pimpinan serta pejabat Setjen DPD RI
Setjen DPD RI meraih Juara II Penghargaan Reksa Bandha 2025 pada Kategori I Kualitas Pelaporan Barang Milik Negara (BMN).
DPD RI meraih predikat Informatif pada IKIP 2025 dengan nilai 98,11 dan masuk 10 besar lembaga negara paling terbuka informasi.
SERANGAN organisme pengganggu tanaman (OPT) atau hama tikus yang semakin masif di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, memaksa para petani mengambil langkah ekstrem.
Studi terbaru mengungkap masa depan budidaya alpukat di India. Meski permintaan tinggi, perubahan iklim dan emisi karbon mengancam keberlanjutan panen.
Perdana Menteri Kanada Mark Carney bertemu Presiden Xi Jinping di Beijing. Kunjungan pertama dalam 8 tahun ini menjadi titik balik hubungan kedua negara.
Kalau kita kelompokkan petani pangan, persentase petani yang di atas 55 tahun jauh lebih besar.
Menlu RI Sugiono menegaskan komitmen Indonesia-Turki memperkuat kerja sama industri, produk halal, dan pertanian saat bertemu Presiden Erdogan di Istanbul.
Di sektor pertanian, penerapan pertanian organik dan sistem pertanian yang berkelanjutan menjadi pilihan utama.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved