Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menegaskan tidak akan terjadi eksploitasi berlebihan meskipun telah membuka keran ekspor benih lobster.
"Kami tidak akan eksploitasi berlebihan, kami sangat yakin tidak akan mengganggu keseimbangan alam," kata Edhy ketika dalam rapat kerja bersama Komisi IV, Senin (6/7).
Ia menjelaskan, setiap orang yang wajibkan untuk menangkap dan membudidayakan lobster diwajibkan 2% nya dikembalikan lagi. "Kalau 2% dari total dari lapangan 0,02 itu berarti sudah 100 kali pertambahan lobster yang muncul," kata Edhy.
Sebelumnya Edhy menyebut lobster yang hidup di alam hanya akan tumbuh 0,02% saja.
Tak hanya itu dari sisi devisa negara, kata Edhy, rakyat yang menangkap lobster pun atur. "Mereka wajibbeli hargaya tidak boleh dibawah Rp 5000. Kalau ada perusahaan yang kita izinkan menekan harga itu akan kami cabut," lanjutnya.
Bagi KKP kontrolnya sangat mudah karena pihaknya telah memiliki data perusahaan dan dengan jelas mengetahui dimana letak posisinya.
Edhy menjelaskan pemberian izin benih lobster itu hanya dalam waktu tertentu saja. "Akan kami hentikan begitu budidaya kita sudah menampung. Kenapa diizinkan diekspor? karena begitu mereka sudah beli dan tangkep tapi tempatnya enggak cukup, apa kita harus kembalikan ke alam lagi? Kita ingin seluruh masyarakat kita makan," ujar Edhy.
Lebih lanjut, ia menyatakan pemberian izin itu bukan dari menteri tapi dari tim yang sudah ada. "Irjen kami libatkan, Sekjen kami minta awasi," pungkasnya.
Sementara itu anggota Komisi IV DPR RI Fraksi Partai Keadilan Sejahtera Slamet berharap KKP bisa menjadi regulator yang baik. "Saya berharap kehadiran KKP bisa mnjadi regulator yang baik. Sehingga dalam menentuka siapa yang layak mendapatkan izin tak ada menjadikan prosss pengawasan pemerintah menjadi lemah," kata Slamet. (OL-4)
Pemerintah mendorong agar lobster dibesarkan terlebih dahulu di dalam negeri hingga mencapai ukuran minimal 50 gram sebelum diekspor.
Turunnya ekspor Indonesia didorong oleh sektor non-migas seperti komoditas bijih logam serta terak dan abu yang turun 98,32% dengan andil terhadap ekspor nonmigas 4,57%.
Kerja sama ini dinilai membawa prospek cerah pada pengembangan budidaya lobster, serta memperbesar peluang Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok lobster dunia.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan kerja sama pengembangan budidaya lobster dengan Vietnam untuk kepentingan nasional.
POLEMIK prokontrak ekspor benih bening lobster (Puerulus) yang terjadi ialah wajar di tengah upaya membangun lapangan kerja sektor perikanan.
UMK Program Gedor Ekspor Pelindo memamerkan produk-produk unggulan mereka.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama Yayasan Pesisir Lestari (YPL) menegaskan penguatan ekonomi biru Indonesia harus berjalan seiring dengan perlindungan ekosistem laut.
Komoditas ikan patin kini naik kelas, bukan sekadar ekspor, melainkan masuk ke rantai pasok pangan haji dan umrah dunia,
KKP memastikan ketersediaan ikan hasil budi daya aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan hingga Idulfitri 1447 Hijriah.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) memetakan 200 titik calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lima provinsi wilayah Papua.
MENTERI Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono merespons pernyataan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa terkait dana pembelian kapal.
Ketua Komisi IV DPR RI Siti Hediati Soeharto menyoroti kondisi overkapasitas kapal di Pelabuhan Muara Angke, Jakarta Utara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved