Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Kelautan dan Perikanan (KKP) memetakan 200 titik calon lokasi Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di lima provinsi wilayah Papua. Dari jumlah itu, 184 lokasi telah diusulkan masuk target pembangunan 2026.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menyebut provinsi fokus meliputi Papua, Papua Barat, Papua Barat Daya, Papua Selatan, dan Papua Tengah. Program KNMP sendiri menjadi bagian dari target nasional pembangunan 1.000 lokasi di seluruh Indonesia pada 2026.
Trenggono menegaskan, penentuan lokasi didasarkan pada aktivitas nelayan serta status lahan yang jelas. “Kuncinya nomor 1 titik wilayah. Nomor 2 adalah lahan lokasi. Lahannya minimal di atas 500 meter persegi, kalau bisa 1.000 meter persegi, kecuali hub bisa lebih luas. Ketiga, kita petakan akses untuk jalan,” ujarnya, dikutip dari Antara, Rabu (11/2).
Ia menjelaskan, pembangunan KNMP di Papua akan menerapkan sistem kluster terintegrasi: menghubungkan nelayan dengan KNMP penyangga, KNMP hub, sentra kluster, hingga distribusi ke pasar yang lebih luas.
KKP juga akan melibatkan kolaborasi lintas sektor, mulai pemerintah daerah, TNI Angkatan Laut, hingga Kejaksaan, untuk memperkuat pengawasan dan memastikan program berjalan efektif.
“Ini harus bekerja bareng, kerja bersama untuk berhasil menyukseskan KNMP. Harapannya, lima tahun lagi tidak ada kampung nelayan kumuh,” kata Trenggono.
Rencana pembangunan KNMP di wilayah Papua ditargetkan masuk tahap finalisasi pada akhir 2026. Melalui program ini, pemerintah berharap masyarakat Papua mampu mengelola potensi kelautan secara mandiri dan berkelanjutan, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan di kawasan timur Indonesia.
Dari target 1.000 KNMP yang dicanangkan, 11 lokasi dilaporkan telah rampung dan mulai beroperasi pada akhir Januari 2026. (Z-10)
Kehadiran SPBU Nelayan yang nantinya akan dikelola oleh Kopdes Tukak diharapkan dapat meringankan biaya operasional nelayan sekaligus memudahkan akses terhadap biosolar.
Pemerintah menargetkan penyelesaian pembangunan 65 titik Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) pada tahun ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Di tanah relokasi Tanjung Banon, warga adat Rempang menata hidup baru. Program Kampung Nelayan Merah Putih hadir membawa harapan dan masa depan.
Progres pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di di Desa Lhok Pawoh telah mencapai 15 persen dengan target penyelesaian akhir Desember mendatang.
Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka meminta Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono, mempercepat pembangunan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di berbagai daerah.
Di tanah relokasi Tanjung Banon, warga adat Rempang menata hidup baru. Program Kampung Nelayan Merah Putih hadir membawa harapan dan masa depan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved