Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 82 UMK binaan PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Pelindo berpartisipasi dalam kegiatan Bazar UMKM Untuk Indonesia edisi Desember 2023, yang berlangsung di Ruang Rubanah dan Ground Floor Gedung Sarinah, Jakarta.
Acara yang berlangsung selama empat hari hingga 3 Desember ini menjadi panggung bagi ke-82 UMK Program Gedor Ekspor Pelindo untuk memamerkan produk-produk unggulan mereka.
“Partisipasi UMK binaan Pelindo dalam bazar ini adalah komitmen nyata kami bersama Kementerian BUMN untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, baik dari segi ekonomi maupun sosial. Bazar ini tidak hanya menjadi ajang memperluas pasar, tetapi juga sebagai wadah bagi UMK untuk mengenalkan produk-produk unggulan mereka,” kata Wakil Direktur Utama Pelindo, Hambra di Jakarta, Sabtu (2/12).
Baca juga : Perkuat UMKM, SPJM Dampingi Tiga Mitra
Bazar UMKM Untuk Indonesia edisi Desember 2023 diikuti 218 UMKM yang terdiri dari produk kuliner, kecantikan, kriya, dan fesyen.
Baca juga : Pelindo Hadirkan UMK Unggulan di Sail Teluk Cenderawasih Indonesia Maritime Expo&Forum 2023
Febrianto Zenny, Department Head TJSL Pelindo dalam sesi doorstop mengatakan, pemilihan UMK binaan Pelindo di acara Bazar UMKM Untuk Indonesia Bulan Desember ini telah disiapkan sejak awal tahun melalui Program Inkubasi Usaha Pandu Gedor Ekspor. Melalui program ini, Pelindo memfasilitasi pelatihan dan pengembangan UMK sehingga berorientasi ekspor.
“Gerakan Dorong Ekspor UMK. merupakan salah satu Program Perusahaan yang berfokus untuk membina UMKM agar siap untuk memasarkan produknya ke mancanegara, dimana saat ini telah terdapat 100 UMKM yg telah dikurasi dan diseleksi sebagai UMKM terbaik perusahaan yang menjadi pilihan utama untuk diikutsertakan dalam kegiatan bergengsi seperti Bazar UMKM Untuk Indonesia edisi Desember 2023 ini” kata Zen dalam sesi doorstop.
Namun tidak hanya ekspor, perusahaan juga membantu pemasaran produk UMKM yang sudah dibina di pasar lokal melalui pembuatan sentra penjualan produk UMKM binaan perusahaan di Kantor Pelindo Tower yang diberi nama Local Pride Spot.
“Local Pride Spot akan menjadi etalase produk UMKM binaan perusahaan terbaik yang dapat diakses dan dibeli langsung oleh karyawan Pelindo, gerai yang akan di buka bulan Desember tahun ini di Pelindo Tower Jakarta, juga direncanakan akan di buka di beberapa lokasi lain seperti Surabaya, Bali dan Labuan Bajo," tambahnya.
Sebelumnya, pada pembukaan Bazar UMKM Untuk Indonesia edisi Desember 2023, Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, menegaskan komitmen Kementerian BUMN dalam mendukung produk-produk UMKM dengan pengadaan vending machine khusus yang menjual produk-produk UMKM di Kantor Kementerian BUMN.
“Adanya vending machine ini sekaligus mendorong Karyawan Kementerian BUMN untuk membeli produk-produk UMKM sebagai bentuk dukungan terhadap produk-produk lokal UMKM. Ke depan vending machine yang menjual produk-produk UMKM tersebut juga ditargetkan ada di seluruh Kantor BUMN, Stasiun Kereta, dan lain-lain,” ujarnya. (Z-8)
Turunnya ekspor Indonesia didorong oleh sektor non-migas seperti komoditas bijih logam serta terak dan abu yang turun 98,32% dengan andil terhadap ekspor nonmigas 4,57%.
Kerja sama ini dinilai membawa prospek cerah pada pengembangan budidaya lobster, serta memperbesar peluang Indonesia menjadi bagian dari rantai pasok lobster dunia.
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono memastikan kerja sama pengembangan budidaya lobster dengan Vietnam untuk kepentingan nasional.
POLEMIK prokontrak ekspor benih bening lobster (Puerulus) yang terjadi ialah wajar di tengah upaya membangun lapangan kerja sektor perikanan.
KOMODITAS lobster laut dalam industri perikanan dinilai sangat signifikan. Pasalnya, salah satu hasil laut itu memiliki nilai ekonomis yang tinggi dan sangat dicari di pasar global.
Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan neraca perdagangan barang Indonesia mengalami surplus sebesar US$38,54 miliar atau setara Rp645,7 triliun di sepanjang Januari-November 2025.
Industri penunjang minyak dan gas (migas) dalam negeri semakin menunjukkan peran strategisnya.
Holding UMKM Expo 2025 bertema "Ekosistem Bisnis UMKM Kuat, Siap Menjadi Jagoan Ekspor” menjadi wadah yang sangat baik untuk perkembangan UMKM.
Nilai ekspor non-migas Jawa Barat pada periode Januari hingga Oktober 2025 telah menyentuh angka USD 32,01 miliar.
Delapan perusahaan asal Jawa Timur ambil bagian dalam kegiatan Pelepasan Ekspor Serentak yang dipimpin Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri.
Indonesia merupakan pasar yang sangat penting bagi produk Malaysia karena kedekatan budaya, selera, dan preferensi konsumen.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved