Kamis 28 Mei 2020, 17:48 WIB

Meski Bertepatan Ramadan, Inflasi Mei Diprediksi Rendah

M. Ilham Ramadhan Avisena | Ekonomi
Meski Bertepatan Ramadan, Inflasi Mei Diprediksi Rendah

Antara/Makna Zaezar
Warga memadati Pasar Besar di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, meski penyebaran covid-19 masih terjadi.

 

BANK Indonesia memprediksi tingkat inflasi pada Mei 2020 berada pada level rendah, yakni 0,09% secara bulanan (mtm) dan 2,1% secara tahunan (yoy).

Meski Mei bertepatan dengan Ramadan, namun prediksi tersebut jauh lebih rendah dibandingkan tren inflasi pada Ramadan sebelumnya. Angka prediksi inflasi dari bank sentral mengacu pemantauan harga hingga minggu keempat Mei.

"Inflasi pada Ramadan tahun ini sangat rendah, kalau dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Misal di Ramadan 2019, inflasi sebelum Idulfitri 0,68% dan setelah Idulfitri 0,55%. Pada 2018 itu 0,59% dan di 2017 0,69%," tutur Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo, dalam konferensi pers virtual, Kamis (28/5).

Baca juga: Defisit Anggaran Berpotensi Melebar, Ini Rekomendasi CORE

Perry menyebut terdapat empat faktor yang menyebabkan rendahnya inflasi pada Mei 2020. Pertama, adanya penurunan permintaan dari masyarakat terhadap barang dan jasa di tengah pandemi covid-19.

Tingkat permintaan yang kerap meningkat selama Ramadan tidak terjadi pada tahun ini. Mengingat, pendapatan masyarakat berkurang akibat pandemi dan pembatasan aktivitas sosial serta ekonomi.

Faktor kedua, lanjut Perry, rendahnya harga komoditas global yang memengaruhi penurunan harga barang impor. Ketiga, stabilitas nilai tukar rupiah yang tetap terjaga dan berangsur membaik setelah kekhawatiran global mereda.

Baca juga: Menkeu: Pandemi Sebabkan Rupiah Alami Tekanan Tinggi

Adapun faktor terakhir berasal dari terjaganya ekspektasi inflasi. Hal itu menandakan koordinasi yang dilakukan Bank Indonesia dengan pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan dunia usaha berjalan baik.

"Sehingga, harga barang-barang terkendali, pasokan barang terjaga, dan juga BI terus menjaga stabilitas harga. Terkendalinya inflasi sebagai mandat UU Bank Indonesia," imbuh Perry.

"Itu meyakinkan kita bahwa inflasi insyaallah akan tetap terjaga di sasaran yang ditetapkan, yaitu 3% plus minus 1 atau 2,4%. Dengan inflasi yang rendah di Ramadan, insyaallah secara keseluruhan tahun ini inflasi tetap terjaga," tandasnya.(OL-11)

 

 

Baca Juga

Ist/Kementan

Pacu Ketahanan Pangan, Kementan Perkuat Lumbung Pangan Masyarakat

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 11:59 WIB
Kementerian Pertanian (Kementan) kian memperkuat peran lumbung pangan masyarakat desa yang dinilai saat ini menjadi sangat...
Ist

Presdir OVO dan Pendiri Bareksa Terima Penghargaan dari OJK

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 11:30 WIB
OJK memberikan penghargaan kepada Presiden Direktur OVO dan Co-founder/CEO Bareksa, Karaniya Dharmasaputra sebagai Tokoh Penggerak...
Ist

Kelola Aset, Taspen Percayakan pada Kustodian BNI

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 16 Januari 2021, 11:18 WIB
Sebelumnya, BNI dan Taspen telah bekerja sama dalam hal pembayaran uang pensiun yang masih berjalan dengan baik sampai dengan saat...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya