Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PANDEMI covid-19 yang memukul hampir seluruh sektor perekonomian domestik. Saat ini, dampaknya mulai mengganggu kapasitas kemampuan pembayaran nasabah yang mendapat restrukturisasi kredit.
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Heru Kristiyana, mengatakan terganggunya kemampuan nasabah akan berdampak pada sektor keuangan, khususnya dari sisi cash flow.
Adapun sektor yang paling terdampak pandemi covid-19, yaitu transportasi dan pariwisata.
Baca juga: OJK: 3,38 Juta Debitur Ajukan Restrukturisasi Kredit
"Kami harapkan pandemi covid-19 cepat selesai. Sektor yang terdampak parah transportasi dan pariwisata. Itu jelas karena orang tidak ke sekolah, tidak berwisata, dan juga tidak melakukan perjalan dinas," papar Heru dalam telekonferensi, Jumat (15/5).
Di samping kedua sektor tersebut, Heru menilai sektor yang juga terdampak cukup dalam ialah aktivitas ekspor dan impor, komoditas, serta UMKM.
"Semua sekor kalau riil terganggu. Kami akan liat sektor keuangan seperti apa. Kalau pengembalian ke bank tidak lancar, cash flow pasti akan terdampak," imbuh Heru.
Baca juga: Wabah Korona Diyakini Tidak Hambat Kinerja Perbankan
Pertumbuhan ekonomi nasional dikatakannya akan mengalami pelambatan. Itu tercermin dari realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia triwulan I 2020 sebesar 2,975, atau jauh dari perkiraan awal.
Kendati demikian, Heru mengklaim kemampuan modal perbankan masih cukup kuat, meski mengalami penurunan pada Maret lalu. Rasio kecukupan permodalan perbankan (CAR) pada Maret 2020 tercatat 21,77%. Sementara pada Desember 2019, CAR perbankan sebesar 23,31%.
OJK juga mencatat penyaluran kredit perbankan per Maret 2020 masih tumbuh 7,95% secara tahunan (yoy). Besaran itu meningkat 6,08% dari periode Desember 2019.(OL-11)
Pertumbuhan tersebut didorong oleh kenaikan giro sebesar 19,13%, tabungan 8,19%, dan deposito 14,28%.
PERTUMBUHAN kredit industri fintech peer-to-peer (P2P) lending atau pinjaman daring (pindar) pada 2026 berada di level dua digit.
Per Desember 2025, kredit perbankan tumbuh sebesar 9,63% secara tahunan (yoy) ditopang penyaluran kredit investasi yang tinggi.
Kebutuhan masyarakat terhadap akses kredit digital yang cepat, mudah, dan terjangkau terus meningkat, terutama di luar kota-kota besar.
Keterbatasan akses pembiayaan masih menjadi persoalan besar bagi pelaku usaha di Indonesia, khususnya UMKM dan generasi muda.
Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat kelas menengah masih membutuhkan dukungan kebijakan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved