Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH beberapa hari lalu dilakukan soft launching ATM Pertanian Si Komandan, kali ini Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo mengunjungi dua lokasi markas TNI yakni Kodim 0508 Depok dan Kodim 0621 Cibinong untuk mengecek langsung kegiatan pembagian bantuan beras kepada masyarakat. Bantuan beras yang diinisiasi oleh Kementan ini sebagai wujud tanggungjawab pemerintah atas dampak pandemi Covid-19.
"Disinilah peran pemerintah diuji. Sesuai arahan Presiden Jokowi bahwa negara harus hadir bagi rakyatnya," ujar Mentan Syahrul saat berada di Kodim 0508 Depok, Jawa Barat, Minggu (26/4).
SYL, sapaan akrab Mentan Syahrul, memastikan program yang di-backup Kementan bisa berjalan. Menurutnya, semua ini didasari dari keterpanggilan untuk hadirnya negara, kebersamaan dan kebangsaan saat rakyat membutuhkan.
"Covid-19 yang berdampak tidak hanya pada kesehatan tapi juga ekonomi. Seperti ketersediaan pangan yang tidak mampu," ujar SYL.
Karena itu, SYL mendukung sepenuhnya Kepala Satuan Angkatan Darat (KASAD) yang mengawal sepenuhnya kegiatan ini. "Mungkin ada di sekitar yang belum tersentuh bantuan dari pihak lain, inilah yang akan dibantu dengan ATM pertanian ini dan jika masih dibutuhkan bisa dikembangkan di wilayah lain," ucapnya.
Kasdam Brigjen TNI M. Saleh yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan bahwa TNI ikut serta bersama Kementan melakukan kegiatan sosial ini. Kodim Depok adalah salah satu dari 10 Kodim yang ditunjuk untuk mengelola pembagian beras ini.
Kementan bekerja sama dengan TNI berkomitmen mengelola bantuan ini supaya bisa membantu masyarakat prasejahtera dan yang terdampak Covid-19. "Inilah bentuk sinergitas pemerintah dan tanggung jawab bersama," tegasnya.
Di tempat yang sama, Direktur Jenderal Tanaman Pangan Suwandi mengatakan setiap harinya disediakan 1,5 ton beras untuk 1.000 orang selama 2 bulan di Kodim ini.
"Jadi di mesin ATM ini penerima yang sudah didata Babinsa, tinggal menempel kartunya di mesin dan akan keluar beras 1,5 kg per KK," ungkap Suwandi.
Suningsih, warga bedahan Sawangan merasa terbantu atas program ini. "Suami saya terus terang usaha kusennya mandeg hampir 2 bulan ini dan alhamdulillah sekali bisa dapat bantuan dari pemerintah," tutur wanita yang sehari-hari bekerja sebagai ibu rumah tangga ini.
Kunjungan Mentan selanjutnya di Kodim Cibinong, hadir Pangdam Siliwangi dan menyaksikan penyaluran bantuan beras dari antrian warga yang akan memperoleh bantuan.
Dwi, salah satu penerima bantuan yang bekerja sebagai driver online, ikut dalam baris antrian tersebut. Ia mengaku terpilih menjadi penerima yang berhak mendapat bantuan.
"Terima kasih untuk pemerintah yang sudah meringankan beban ekonomi kami, semoga bencana ini segera berlalu dan kami bisa beraktivitas kembali," tuturnya. (OL-09)
Kenaikan harga cabai rawit merah dipicu berkurangnya pasokan dari Kabupaten Kepahiang, sementara harga beras premium Rp16.000/kg dan beras medium Rp13.750/kg.
KEMENTERIAN Pertanian (Kementan) memastikan ketersediaan aneka cabai di Provinsi Jawa Barat dalam kondisi sangat aman untuk kebutuhan menjelang Ramadan dan Idul fitri 2026.
Kementerian Pertanian menargetkan distribusi 4 juta dosis vaksin PMK secara nasional sepanjang 2026.
Untuk itu semua jagal wajib menjaga stabilitas harga karkas sehingga harga daging di Pasar tidak lebih dari Rp130.000/kg
Komisi IV DPR RI mendorong penguatan sarana dan prasarana laboratorium berstandar internasional, pemenuhan alat identifikasi penyakit PMK.
PVTPP Kementan mendeklarasikan Pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK), yang dirangkaikan dengan peluncuran aplikasi Siperintis.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kondisi ini memaksa pengendara untuk ekstra waspada dan menurunkan kecepatan secara drastis guna menghindari kecelakaan.
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved