Headline
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Buka puasa bersama bukan sekadar rutinitas seremonial.
Kumpulan Berita DPR RI
SEBANYAK 35 ribu tenaga kesehatan yang berjuang melawan pandemi virus korona (covid-19) memperoleh perlindungan jiwa dari PT AXA Mandiri Financial Services (AXA Mandiri).
Tepatnya setelah AXA ditunjuk PT Bank Mandiri (Persero) Tbk sebagai induk usaha perusahaan dan Kementrian BUMN. untuk memberikan proteksi jiwa. Secara simbolis, pemberian asuransi diberikan oleh Direktur Utama Bank Mandiri, Royke Tumilaar, kepada Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Daeng Mohammad Faqih.
Acara penyerahan itu turut disaksikan Menteri BUMN, Erick Thohir, Wakil Menteri BUMN, Kartika Wirjoatmodjo, Ketua Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI), Harif Fadhillah, Wakil Direktur Utama Bank Mandiri, Hery Gunardi dan Direktur Kepatuhan AXA Mandiri. Rudy Kamdani.
Baca juga: IDI Catat Total 24 Dokter Meninggal Terkait Covid-19
“Kami berterima kasih kepada Bank Mandiri dan Kementerian BUMN, karena memberikan kesempatan untuk berperan aktif dalam menghadapi tantangan di bidang kesehatan. AXA Mandiri menyiapkan perlindungan asuransi jiwa bagi tenaga kesehatan yang menjadi garda terdepan penanganan covid-19,” ujar Presiden Direktur AXA Mandiri, Handojo G. Kusuma, dalam keterangan resmi, Senin (6/4).
Lebih lanjut, dia mengatakan asuransi yang disediakan untuk tenaga medis adalah produk asuransi jiwa kumpulan, yang memberikan manfaat perlindungan jiwa. Perlindungan ini berlaku bila tertanggung meninggal dunia, termasuk disebabkan virus korona.
Berdasarkan data dari IDI hingga saat ini, sekitar 20% dari 1.500 tenaga kesehatan di 132 rumah sakit terinfeksi covid-19 ketika menangani virus tersebut. Melihat data tersebut, layanan proteksi bagi tenaga kesehatan sangat diperlukan. Sehingga mereka memiliki perlindungan diri yang tepat di tengah tingginya risiko.
Baca juga: PSBB Diharapkan Tingkatkan Kesadaran Cegah Covid-19
“Proteksi menyeluruh merupakan dukungan yang diberikan AXA Mandiri bekerja sama dengan Bank Mandiri dan Kementerian BUMN. Itu untuk memberikan motivasi kepada tenaga kesehatan dalam menangani covid-19. Dengan demikian, mereka dapat memiliki ketenangan pikiran dalam bekerja,” jelasnya.
Kerja sama ini juga mendapat sambutan baik dari Komisaris AXA Mandiri, Julien Steimer, yang memberikan dukungan penuh atas partisipasi AXA Mandiri. Ini menjadi salah satu bagian penting dalam inisiatif yang diprakarsai Bank Mandiri dan Kementrian BUMN.
“Dengan terlibat aktif melindungi tenaga kesehatan dalam penanganan pandemi Covid-19 di Indonesia, kami berharap situasi darurat segera berakhir. Pasien yang terinfeksi dapat segera sembuh karena tertangani dengan baik,” tutur Julien. Di samping perlindungan untuk tenaga kesehatan, AXA Mandiri semakin aktif dalam mengampanyekan pentingnya asuransi sebagai instrumen proteksi diri yang hadir di setiap momen kehidupan masyarakat.(OL-11)
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Turnamen ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat soliditas para tenaga medis di tengah tugas pengabdian negara.
Presiden Prabowo menjajaki kerja sama STEM dan kedokteran dengan 24 universitas terkemuka Inggris demi memperkuat pendidikan tinggi dan tenaga medis RI.
Relawan Laskar Trisakti 08 bekerja sama dengan Universitas Trisakti mengirimkan bantuan tenaga kesehatan dan obat-obatan ke wilayah terdampak banjir Sumatra.
Proposal ini akan dikirim ke Kementerian Kesehatan paling lambat satu minggu ke depan, sejalan dengan arahan Dinas Kesehatan Sumatra Utara.
KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) meluncurkan Mal Pelayanan Publik Digital Nasional (MPPDN), tujuan dari MPPDN yakni mengintegrasikan data perizinan tenaga kesehatan dan medis.
Menurut Prabowo, pemerataan fasilitas kesehatan krusial agar masyarakat, termasuk yang tinggal di daerah terpencil, mendapat layanan medis terbaik.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved