Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
DISTIRBUTOR daging sapi asal Brasil, Minerva Foods & JBS, secara resmi meluncurkan dan memperkenalkan produk daging sapi impor asal Brasil yang akan mulai dipasarkan di Indonesia.
Export Director wilayah Asia Minnerva Foods, Michael Davis mengatakan, daging sapi asal Brasil yang dipasok perusahaanya di Indonesia akan memenuhi kebutuhan daging sapi dengan sertifikasi halal.
"Kami percaya diri dengan pengelolaan peternakan dan pemotongan daging sapi di Brasil yang memenuhi syarat kesehatan berstandar internasional dan tentunya 100% halal, aneka daging sapi asal negeri kami dapat diterima dengan baik oleh masyarakat Indonesia," kata Michael dalam keterangan tertulisnya.
Dimas, Wibowo, Direktur Utara PT Hajar Aswad, importir daging sapi, mengatakan, masuknya daging sapi asal Brasil dengan harga yang kompetitif menjadi alternatif bagi masyarakat Indonesia untuk memenuhi kebutuhan daging sapi.
"Ini alternatif tambahan bagi masyarakat Indonesia untuk memilih aneka daging sapi di pasaran yang selama ini didominasi oleh daging sapi asal Australia, Selandia Baru, India, Jepang serta Amerika Serikat," jelas Dimas.
Baca juga : Impor Daging Sapi Brasil Terganjal di Kementan
Dengan harga daging sapi asal Brazil yang bisa lebih rendah sebesar 30% dari harga daging sapi pada umumnya di pasar Indonesia, Dimas memprediksi, Indonesia bisa jadi akan mengimpor daging sapi dari negeri samba tersebut sebesar 17.000 ton perbulannya tahun ii.
Seperti diketahui sebelumnya, sebagai salah satu produsen daging sapi di dunia, Brasil memiliki lebih dari 220 juta ekor sapi khusus dari jenis pemakan rumput.
Brasil juga memiliki sistem jaminan kualitas daging sapi terbaik dan memiliki sistem penyembelihan halal yang sepenuhnya bersertifikat dan diakui secara internasional.
Sebagai pengekspor daging sapi terbesar didunia, Brasil tetap menjaga rasio kecukupan ketersediaan hewan ternak didalam negeri dengan hanya mengekspor sebesar 20 persen dari produksi nasionalnya.
Jumlah daging sapi yang dieskpor oleh Brasil mencapai lebih dari 278.000 ton daging sapi beku yang merupakan 18% dari semua produksi daging sapi Brasil.
Baca juga : RI Buka Impor Daging Sapi Brasil
Sebagai produsen daging sapi, Minerva Foods juga merupakan pengekspor sapi hidup terbesar di Brasil yang memiliki 11 unit pabrik peternakan.
Adapun peternakan sapi di wilayah Amerika latin juga dimiliki oleh Minerva Foods yang tersebar di Argentina sebanyak 5 unit, 5 unit di Paraguay, 3 unit di Uruguay serta 1 unit di Colombia dengan total kapasitas pemotongan harian lebih dari 26.000 ekor/hari.
Daging sapi yang diproduksi oleh Minerva Foods diekspor ke lebih dari 100 negara diseluruh dunia dengan mengoperasionalkan sebanyak 14 kantor cabang diberbagai negara. (RO/OL-7)
Ilmuwan telah berhasil mengidentifikasi bidang tektit pertama yang pernah ditemukan di Brasil.
Pangeran MBS dan MBZ nyatakan solidaritas hadapi serangan Iran. Brasil kecam eskalasi militer, sementara Donald Trump batal berpidato pascaserangan ke Teheran.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Bencana longsor dan banjir melanda Minas Gerais, Brasil. 30 orang tewas dan 39 lainnya masih hilang di bawah puing-puing bangunan.
Populer sebagai peneduh trotoar karena bunga kuningnya, Tecoma stans kini dikategorikan sebagai spesies invasif berbahaya di Brasil.
Peneliti ungkap tanaman pangan seperti pisang dan kakao di wilayah bekas bencana tambang Brasil serap logam berat beracun. Anak-anak di bawah enam tahun paling berisiko.
Harga daging sapi beku kini rata-rata berada di atas Rp110.000 per kilogram, melonjak signifikan dari harga normal yang berkisar Rp80.000 hingga Rp90.000 per kilogram.
Dalam pola makan seimbang, daging berperan penting untuk pertumbuhan, kekuatan otot, dan daya tahan tubuh. Namun, konsumsinya tetap perlu dibatasi dan diolah dengan cara sehat
Perumda Dharma Jaya memastikan bahwa stok daging untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang perayaan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 sudah aman.
Pergub Nomor 36 tahun 2025 merupakan perubahan atas Peraturan Gubernur nomor 1999 tahun 2016 tentang Pengendalian Hewan Penular Rabies.
Dengan langkah penyimpanan yang tepat, sisa daging tetap lezat, aman, dan siap disantap keesokan harinya.
Daging merupakan salah satu bahan pangan utama karena mengandung protein hewani, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks yang penting bagi pertumbuhan dan kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved