Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
TIMNAS Brasil menghadapi ujian konsistensi yang krusial saat bersua Kroasia dalam laga uji coba internasional di Stadion Camping World, Orlando, Rabu (7/3).
Di bawah asuhan Carlo Ancelotti, armada "Selecao" masih berjuang mencari bentuk permainan terbaik demi membangun momentum positif menuju putaran final Piala Dunia.
Beban berat menggelayuti pundak tim pengoleksi lima gelar juara dunia tersebut setelah menelan kekalahan 1-2 dari Prancis dalam laga terakhir. Catatan statistik menunjukkan Brasil belum benar-benar stabil di tangan Ancelotti dengan hanya mengemas dua kemenangan dari enam pertandingan pamungkas.
Perjalanan mereka diwarnai hasil yang fluktuatif, mulai dari kekalahan mengejutkan 0-1 oleh Bolivia di kualifikasi, hingga sempat bangkit lewat kemenangan telak 5-0 atas Korea Selatan dan 2-0 kontra Senegal.
Namun, hasil imbang 1-1 melawan Tunisia serta kekalahan dari Jepang dan Prancis kembali menghadirkan keraguan atas kesiapan mereka bersaing di level tertinggi.
Sebaliknya, Kroasia menatap laga itu dengan kepercayaan diri meluap. Tim asuhan Zlatko Dalic baru saja membungkus kemenangan 2-1 atas Kolombia di Orlando melalui sumbangan gol Luka Vuskovic dan Igor Matanovic.
Vatreni mencatatkan tren impresif sejak awal 2026, melanjutkan performa apik sepanjang 2025 yang dihiasi tujuh kemenangan. Kekuatan lini tengah mereka masih bertumpu pada pengalaman sang veteran berusia 40 tahun, Luka Modric, yang berpadu dengan talenta muda seperti Vuskovic.
Kini, Kroasia memburu kemenangan kelima secara beruntun dengan produktivitas minimal dua gol dalam empat laga terakhir. Meski secara historis Kroasia belum pernah menaklukkan Brasil dalam durasi 90 menit, memori Piala Dunia 2022 menjadi pembeda.
Kala itu, Kroasia sukses mendepak Brasil melalui drama adu penalti untuk melaju ke semifinal. Kondisi itu membuat pertemuan di Orlando menjadi panggung pembuktian bagi kedua tim.
Menanggapi situasi timnya, Carlo Ancelotti menilai tetap ada sisi positif yang bisa dipetik meski timnya belum tampil sempurna saat ditekuk Prancis.
"Hasil bukanlah hal terpenting, tetapi hasil tersebut menunjukkan apa yang telah kami lakukan dengan baik dan apa yang belum kami lakukan dengan baik," kata Ancelotti sebagaimana dikutip dari laman resmi CBF.
"Saya pikir tim berjuang hingga akhir pertandingan dengan beberapa peluang bagus, kami sedikit kurang dalam membangun serangan di separuh lapangan sendiri dan kami sedikit kurang waspada untuk mencegah serangan balik yang menghasilkan dua gol," imbuhnya.
Pelatih asal Italia tersebut tetap optimistis bahwa Brasil memiliki kapasitas untuk berbicara banyak di panggung dunia nanti. Ia menegaskan bahwa kekalahan terakhir justru memberikan gambaran terang mengenai peta persaingan. "Saya yakin bahwa kami akan berjuang untuk Piala Dunia dengan segenap energi kami," pungkasnya. (Ndf/P-3)
Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro diizinkan menjalani tahanan rumah selama 90 hari karena alasan kesehatan setelah didiagnosis menderita bronkopneumonia.
Kepolisian Brasil menembak mati Claudio Augusto dos Santos, bos geng Comando Vermelho, dalam operasi maut di Rio de Janeiro yang menewaskan 8 orang.
Ilmuwan telah berhasil mengidentifikasi bidang tektit pertama yang pernah ditemukan di Brasil.
Pangeran MBS dan MBZ nyatakan solidaritas hadapi serangan Iran. Brasil kecam eskalasi militer, sementara Donald Trump batal berpidato pascaserangan ke Teheran.
Bencana hidrometeorologi melanda negara bagian Minas Gerais, Brasil. Sedikitnya 32 orang tewas dan ribuan warga kehilangan tempat tinggal akibat curah hujan ekstrem.
Kapal induk USS Gerald R. Ford bersandar di Kroasia untuk perbaikan darurat usai insiden kebakaran di Laut Merah yang melukai kru dan merusak fasilitas internal kapal.
PEMAIN veteran timnas Kroasia, Luka Modric, resmi menandatangani kontrak berdurasi satu tahun bersama AC Milan pada usia 39 tahun.
LUKA Modric memulai babak baru dalam kariernya. Gelandang asal Kroasia itu bergabung dengan raksasa Italia, AC Milan.
Sebuah serangan pisau terjadi di Sekolah Dasar Prečko di Zagreb, Kroasia, pada Jumat pagi, menewaskan seorang gadis berusia tujuh tahun dan melukai delapan orang lainnya.
Sejak 2006 memperkuat tim senior, dia sudah membukukan 27 gol dan 29 assist.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved