Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Alasan Kemanusiaan, Hakim Brasil Izinkan Jair Bolsonaro Jalani Tahanan Rumah

Thalatie K Yani
25/3/2026 06:42
Alasan Kemanusiaan, Hakim Brasil Izinkan Jair Bolsonaro Jalani Tahanan Rumah
Mantan Presiden Brasil Jair Bolsonaro diizinkan menjalani tahanan rumah selama 90 hari karena alasan kesehatan setelah didiagnosis menderita bronkopneumonia.(Media Sosial X)

SEORANG hakim Mahkamah Agung Brasil pada Selasa waktu setempat mengabulkan permohonan mantan Presiden Jair Bolsonaro untuk menjalani sisa masa tahanannya sebagai tahanan rumah. Keputusan ini diambil setelah pria berusia 71 tahun tersebut keluar dari rumah sakit untuk menjalani perawatan penyakit bronkopneumonia.

Hakim Alexandre de Moraes memberikan izin tersebut atas dasar pertimbangan kemanusiaan. Dalam dokumen pengadilan yang diperoleh AFP, masa tahanan rumah ini berlaku untuk periode awal selama tiga bulan.

"Saya mengizinkan tahanan rumah kemanusiaan sementara... untuk jangka waktu awal 90 hari," ujar Hakim Alexandre de Moraes. Ia juga menambahkan bahwa periode tersebut dapat diperpanjang jika terdapat keperluan medis yang mendesak.

Kabar ini disambut baik oleh keluarga mantan presiden tersebut. Istri Bolsonaro, Michelle Bolsonaro, langsung mengunggah rasa syukurnya melalui media sosial Instagram setelah putusan hakim dirilis. "Terima kasih, Tuhan!" tulisnya.

Kondisi Kesehatan dan Pengetatan Aturan

Bolsonaro sebelumnya mendekam di kompleks penjara Papuda di Brasilia sejak pertengahan Januari. Ia sedang menjalani hukuman 27 tahun penjara yang dijatuhkan pada September lalu atas dakwaan upaya kudeta pada tahun 2022.

Pada 13 Maret, kesehatannya menurun di dalam sel yang membuatnya harus dilarikan ke klinik swasta. Menurut tim medis, infeksi yang dialami Bolsonaro merupakan akibat dari episode aspirasi bronkial. Kondisi ini dikaitkan dengan efek luka tusuk di perut yang ia derita saat berkampanye pada pemilihan presiden tahun 2018 silam.

Meski diizinkan pulang, Hakim Moraes menetapkan sejumlah syarat ketat bagi tokoh sayap kanan tersebut:

  • Wajib mengenakan alat pemantau elektronik (gelang kaki).
  • Dilarang menggunakan telepon seluler.
  • Dilarang mengakses media sosial untuk berkomunikasi.
  • Hanya diizinkan menerima kunjungan dari keluarga, pengacara, dan tim dokter.

Konteks Politik Jelang Pemilu

Selama berada di balik jeruji besi, Bolsonaro telah menunjuk putra sulungnya, Senator Flavio Bolsonaro, sebagai kandidat pilihannya untuk maju dalam pemilihan presiden Oktober mendatang.

Langkah hukum terbaru ini terjadi di tengah memanasnya suhu politik Brasil. Dengan waktu kurang dari tujuh bulan menuju pemungutan suara, sejumlah jajak pendapat menunjukkan persaingan sengit antara Flavio Bolsonaro dan petahana sayap kiri, Presiden Luiz Inacio Lula da Silva, yang kini tengah mengincar masa jabatan keempatnya. (AFP/Z-2)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya