Headline
Warga AS menolak kepemimpinan yang kian otoriter.
Kumpulan Berita DPR RI
KINI Bank Indonesia (BI) memfokuskan diri pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khususnya usaha kecil dalam menyosialisasikan penggunaan quick response code Indonesian standard (QRIS). Adapun yang dimaksud dengan QRIS ialah standar QR code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang telah diperkenalkan sejak 17 Agustus 2019 lalu.
Deputi Direktur Departemen Kebijakan dan Sistem Pembayaran BI, Ricky Satria, mengatakan, berdasarkan hasil survei, masyarakat Indonesia selalu membuka tiga atau lebih aplikasi dalam smartphone mereka setiap harinya. Dari berbagai aplikasi yang ada, masyarakat Indonesia cenderung membuka aplikasi pembayaran, antara lain OVO dan Linkaja.
“Aplikasi ini mengubah behavior culture kita dan paling banyak lahir di era saat ini. Penetrasi smartphone sangat tinggi dan Indonesia merupakan negara tertinggi yang masyarakatnya sering gonta-ganti smartphone. Namun, sayangnya sistem pembayaran di Indonesia masih menggunakan tunai,” ungkap Ricky dalam acara Kawasan Timur Indonesia (KTI) Digi Fest 2020 di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/1).
Lebih lanjut, Ricky menambahkan bahwa saat ini sebanyak 23 PJSP (penyedia jasa sistem pembayaran) dari bank dan nonbank sudah terdaftar dan telah memeroleh persetujuan QRIS. Beberapa PJSP itu di antaranya BCA, BRI, Mandiri, Gopay, OVO, dan Dana.
Selain itu, sebanyak 1,7 juta merchant di seluruh Indonesia sudah terdaftar menggunakan QRIS sejak Agustus 2019 lalu.
Ricky berharap hingga akhir 2020 ada sekitar 5% dari 50 juta merchant di Indonesia sudah mengimplementasikan QRIS.
“Sebenarnya kami tidak menargetkan karena ini baru berlangsung. Namun, setidaknya sebanyak 5% dari 50 juta merchant di Indonesia bisa menggunakan QRIS,” lanjutnya.
Menurut Ricky, penggunaan QRIS akan lebih menguntungkan bagi para pelaku usaha kecil. Selain mengurangi risiko penggunaan uang palsu, kekurangan pendapatan dan lainnya, pembayaran melalui QRIS juga dikatakan akan langsung dialihkan menuju rekening pelaku usaha.
Penggunaan QRIS memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena itu, BI akan terus menyosialisasikannya kepada masyarakat Indonesia.
“Penggunaan QRIS ini akan menguntungkan pelaku usaha kecil. Cara mendaftarnya mudah. Cukup mengisi form dan memiliki rekening bank,” pungkasnya. (Des/J-2)
Ekonom PT Bank Danamon Indonesia Tbk Hosianna Evalita Situmorang mengamini keputusan Bank Indonesia mempertahankan suku bunga acuan BI di 4,75%
BANK Indonesia memutuskan untuk mempertahankan BI-Rate hari ini 17 Maret 2026 sebesar 4,75 persen untuk memperkuat rupiah
Sejumlah ekonom memperkirakan Bank Indonesia (BI) akan mempertahankan BI-Rate di level 4,75% dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG) Maret 2026.
Penukarkan Uang Baru Melalui Mobil Keliling Bank Indonesia
BRI menyiapkan uang tunai sebesar Rp25 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Lebaran 2026.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menuturkan, pengendalian nilai tukar rupiah dari dolar Amerika Serikat masih dapat dilakukan dengan baik.
Layanan publik terpadu Ramadan di Masjid Raya Mujahidin, Pontianak, Kalimantan Barat.
BRImo menghadirkan promo Ramadan cashback 40% melalui pembayaran QRIS di merchant Kenangan Brands seperti Kopi Kenangan, Chigo, dan Satu Kenangan hingga 31 Maret 2026.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
Bank Jakarta menggandeng Persija Jakarta dan The Jakmania melalui program From the Pitch to the Branch untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
PT iForte Payment Infrastructure mendukung UMKM melalui layanan acquiring QRIS yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh QRIS tanpa persyaratan membuka rekening baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved