Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KINI Bank Indonesia (BI) memfokuskan diri pada sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) khususnya usaha kecil dalam menyosialisasikan penggunaan quick response code Indonesian standard (QRIS). Adapun yang dimaksud dengan QRIS ialah standar QR code untuk pembayaran melalui aplikasi uang elektronik server based, dompet elektronik, atau mobile banking yang telah diperkenalkan sejak 17 Agustus 2019 lalu.
Deputi Direktur Departemen Kebijakan dan Sistem Pembayaran BI, Ricky Satria, mengatakan, berdasarkan hasil survei, masyarakat Indonesia selalu membuka tiga atau lebih aplikasi dalam smartphone mereka setiap harinya. Dari berbagai aplikasi yang ada, masyarakat Indonesia cenderung membuka aplikasi pembayaran, antara lain OVO dan Linkaja.
“Aplikasi ini mengubah behavior culture kita dan paling banyak lahir di era saat ini. Penetrasi smartphone sangat tinggi dan Indonesia merupakan negara tertinggi yang masyarakatnya sering gonta-ganti smartphone. Namun, sayangnya sistem pembayaran di Indonesia masih menggunakan tunai,” ungkap Ricky dalam acara Kawasan Timur Indonesia (KTI) Digi Fest 2020 di Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (11/1).
Lebih lanjut, Ricky menambahkan bahwa saat ini sebanyak 23 PJSP (penyedia jasa sistem pembayaran) dari bank dan nonbank sudah terdaftar dan telah memeroleh persetujuan QRIS. Beberapa PJSP itu di antaranya BCA, BRI, Mandiri, Gopay, OVO, dan Dana.
Selain itu, sebanyak 1,7 juta merchant di seluruh Indonesia sudah terdaftar menggunakan QRIS sejak Agustus 2019 lalu.
Ricky berharap hingga akhir 2020 ada sekitar 5% dari 50 juta merchant di Indonesia sudah mengimplementasikan QRIS.
“Sebenarnya kami tidak menargetkan karena ini baru berlangsung. Namun, setidaknya sebanyak 5% dari 50 juta merchant di Indonesia bisa menggunakan QRIS,” lanjutnya.
Menurut Ricky, penggunaan QRIS akan lebih menguntungkan bagi para pelaku usaha kecil. Selain mengurangi risiko penggunaan uang palsu, kekurangan pendapatan dan lainnya, pembayaran melalui QRIS juga dikatakan akan langsung dialihkan menuju rekening pelaku usaha.
Penggunaan QRIS memang tidak semudah membalikkan telapak tangan. Karena itu, BI akan terus menyosialisasikannya kepada masyarakat Indonesia.
“Penggunaan QRIS ini akan menguntungkan pelaku usaha kecil. Cara mendaftarnya mudah. Cukup mengisi form dan memiliki rekening bank,” pungkasnya. (Des/J-2)
Bank Indonesia (BI) menyatakan akan terus memantau dinamika pasar keuangan secara cermat dan merespons secara tepat guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah di tengah konflik Timur Tengah.
ESKALASI konflik di Timur Tengah pasca serangan Amerika Serikat ke Iran memicu sentimen risk off di pasar keuangan global.
BI bersama perbankan membuka 359 titik layanan penukaran di 27 kabupaten dan kota se-Jawa Barat, termasuk 285 loket perbankan.
Bank Indonesia siapkan strategi atasi credit gap perbankan lewat insentif KLM Rp427,5 triliun dan penurunan BI-Rate untuk dorong kredit menganggur Rp2.506 T.
KANTOR Perwakilan Bank Indonesia Sulawesi Tengah menyiapkan uang kartal sebesar Rp2,86 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat melakukan penukaran uang menjelang Lebaran 2026.
Penukaran uang baru BI 2026 tidak dapat diwakilkan. Simak syarat terbaru, jadwal periode 2, dan cara daftar di aplikasi PINTAR BI agar tidak kehabisan kuota.
Bank Indonesia meluncurkan Pusat Inovasi Digital Indonesia (PIDI) untuk memperkuat literasi, keamanan, dan inklusi ekonomi digital, didukung pertumbuhan QRIS dan BI-FAST yang kian pesat.
Bank Jakarta menggandeng Persija Jakarta dan The Jakmania melalui program From the Pitch to the Branch untuk memperluas literasi dan inklusi keuangan.
Pelaku usaha kini bisa daftar QRIS, terima pembayaran semua bank dan e-wallet, serta pencairan dana tiap jam.
PT iForte Payment Infrastructure mendukung UMKM melalui layanan acquiring QRIS yang memungkinkan pelaku usaha memperoleh QRIS tanpa persyaratan membuka rekening baru.
BANK Indonesia (BI) mencatat lebih dari 36 persen volume transaksi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) secara nasional berasal dari DKI Jakarta.
Menlu Sugiono, memuji peran QRIS yang telah memfasilitasi transaksi lintas batas di berbagai negara, termasuk Thailand, Malaysia, Tiongkok, dan Jepang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved