Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PT. Bank Amar Indonesia melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) dengan melepas 1,206 miliar saham lewat penawaran saham perdana (initial public offering/IPO). Saham Amar Bank berkode AMAR ditawarkan dengan harga Rp100 per lembar saham dan harga penawaran ukum sebesar Rp174 per saham.
Jumlah Nilai Penawaran Umum Perdana Saham bank yang berdiri sebanyak 1991 dan kini jadi bagian Tolaram Group itu secara keseluruhan adalah sebanyak Rp209.85 miliar.
Amar Bank tercatat memiliki layanan teknologi finansial (fintech) Tunaiku sejak 2014 yang kini jadi produk unggulannya. Tunaiku yang fokus pada produk personal loan bertujuan taraf hidup masyarakat Indonesia lewat teknologi dan meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia.
Dalam melakukan analisa kreditnya, Tunaiku menggunakan sebuah algoritma dan predictive analysis, dan juga tetap melakukan proses Know Your Customer melalui berbagai cara, seperti penggunaan verifikasi kartu identitas KTP dan pertemuan secara langsung antara debitur dengan tim customer experience.
Tunaiku telah menyalurkan kredit lebih dari Rp3 triliun sejak diluncurkan pda 2014. Amar Bank menjadi Bank Buku 2 dengan total ekuitas Rp1 triliun dengan aset mencapai Rp3,4 triliun pada November 2019.
Baca juga : Platform Tunaiku Bawa Dirut Amar Bank Raih Penghargaan
"Amar Bank memiliki keunggulan sebagai Bank pertama yang memasuki sektor fintech yang didukung dengan teknologi yang mumpuni. Kami akan fokus dengan berbagai layanan produk digital untuk melayani masyarakat yang kurang terlayani oleh layanan perbankan," kata Direktur Utama Amar Bank Vishal Tulsian dalam keterangan tertulis Kamis (9/1).
Hingga November 2019, Amar Bank mencatat total pendanaan menccapai Rp2,2 triliun dan penyaluran kredit mencapai Rp1,9 triliiun. Adapun total profit sebelum pajak mencapai Rp98 miliar dengan pendapatan bunga sebesar Rp570 miliar.
Sementara itu, hingga November 2019 Net Interest Margin sebesar (NIM) 18.83%. Dengan performa yang sangat baik ini, pada masa penawaran umum saham, Amar Bank mengalami oversubscribed (kelebihan permintaan) selama masa penawaran umum pada 2-6 Januari 2020.
"Seiring tumbuh pesatnya perkembangan dunia digital yang sangat dinamis pergerakannya, tentunya kami akan terus mengikuti perkembangan tersebut," pungkas Vishal (RO/OL-7)
Pengamat Perbankan & Praktisi Sistem Pembayaran Arianto Muditomo mengatakan penurunan BI Rate sebesar 25 bps pada Rabu (20/8), memberikan sinyal pelonggaran kebijakan moneter.
Penyelenggaraan IDBS 2025 sejalan dengan pesatnya pertumbuhan ekonomi digital Indonesia, yang pada 2024 mencapai US$90 miliar dan naik 13% dari tahun sebelumnya.
PT Trimegah Karya Pratama atau UltraCorp terus mengembangkan bisnis dengan menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan termasuk perbankan.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) kembali menyelenggarakan BCA Business Case Competition (BBCC), sebuah kompetisi tahunan bagi mahasiswa Indonesia.
Kesadaran akan pentingnya perencanaan keuangan jangka panjang mendorong banyak individu dan keluarga menjadikan asuransi jiwa sebagai bagian dari strategi perlindungan masa depan.
Sebagai platform investasi digital, Fundtastic terus berinovasi memperkuat posisinya dalam ekosistem keuangan di Indonesia.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Kamis, 28 Agustus 2025, dibuka menguat 16,61 poin atau 0,21% ke posisi 7.952,79.
Selama 11 tahun menekuni pasar modal, prinsip tersebut menjadi fondasi strateginya: memilih perusahaan dengan fundamental kuat, kemudian berinvestasi dalam jangka panjang.
Meski indeks harga saham gabungan (IHSG) terkoreksi, aliran modal asing justru cukup besar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Selasa, 26 Agustus 2925, dibuka menguat 14,01 poin atau 0,18% ke posisi 7.940,92.
PT Indo Premier Sekuritas (IPOT) memproyeksikan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi menguat ke level 8.000 dalam sepekan mendatang.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada perdagangan Senin, 25 Agustus 2025, dibuka menguat 73,72 poin atau 0,94% ke posisi 7.932,57.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved