Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
STARTUP Indonesia, Indodax yang bergerak di bidang digital aset dan blockchain di Asia Tenggara, berhasil mendapatkan tiga penghargaan internasional sekaligus di akhir tahun 2019.
Top 10 Exceptional Cryptocurrency Exchanges in Asia adalah prestasi pertama Indodax di tahun 2019 yang dianugerahi oleh World Blockchain Forum pada acara World Blockchain Award di Marina Bay Sand Singapore, pada Juni 2019.
Penghargaan membanggakan ini diraih atas peranan Indodax sebagai marketplace aset digital terbaik di Asia yang tidak hanya aktif memberikan pelayanan jual-beli aset digital, tetapi juga dinilai solutif dalam memberikan solusi-solusi terkait penerapan teknologi blockchain di Asia.
Untuk menjadi satu-satunya nominasi asal Indonesia yang pernah berhasil masuk ke daftar tersebut, Indodax harus melewati berbagai persyaratan yang cukup ketat, di antaranya harus menempati peringkat 20 teratas di Asia dalam hal volume perdagangan aset digital berdasarkan Blockchain Transparency Institute, dan Coinmarketcap.
Selain itu, persyaratan lain dinilai mampu memelihara unit bisnis dan penyimpanan modal, serta telah melakukan sistem audit yang baik.
Pencapaian berskala global lainnya, Indodax berhasil menjadi salah satu di antara dua perusahaan asli Indonesia yang berhasil menduduki Top 100 Asia Awards Winners, lewat keberhasilannya masuk dalam kategori Fintech.
Sebelumnya, perhelatan itu diselenggarakan oleh Red Herring, yakni perusahaan media global yang giat mempertemukan inovator, investor ventura, dan pemangku kepentingan lainnya.
Pada saat malam penganugerahan, Alex Vieux selaku CEO Red Herring menjelaskan bahwa para pemenang adalah perwakilan industri Asia yang sangat luar biasa, seolah tidak pernah kehabisan ide dan berhenti memberikan terobosan terbaru dengan penggunaan teknologi yang terbilang sangat canggih.
“Melampaui gebrakan futuristik dan kompetisi yang begitu kuat adalah prestasi bagi para pemenang dan inilah yang kemudian membuat kami begitu sulit untuk menyeleksi,” tambah Alex Vieux.
Penghargaan bergengsi ketiga yang berhasil diraih adalah Indodax meraih penghargaan pada acara DataGovAI Awards 2019 yang berfokus pada upaya pengimplementasian tata kelola data dan perlindungan data masyarakat.
Dinilai berhasil dalam penerapan teknologi enkripsi dari Blockchain guna meningkatkan data security, Indodax pada DataGovAI Awards 2019 kali ini masuk pada kategori teknologi blockchain.
Tahap penilaian dan penyeleksian para nominasi DataGovAI Awards 2019 diputuskan ABDI (Asosiasi Big Data dan AI Indonesia) selaku penyelenggara, perwakilan Kemenkominfo, BPPT, Komite.id, APEKSI, dan Dewan Riset Nasional.
“Sebelumnya, kami telah mengetahui bahwa Indodax adalah platform jual-beli aset kripto dengan volume transaksi dan pendapatan besar di tahun 2019. Kami berharap Indodax dapat selalu konsisten melindungi privasi data klien dan terus dapat mempertahankan menjadi salah satu pertukaran aset kripto terbaik di Indonesia”, ungkap Rudi Rusdiah selaku Ketua ABDI (Asosiasi Big Data dan AI Indonesia) di Jakarta, Rabu (11/12).
Berkaitan dengan pencapaian tersebut, Oscar Darmawan selaku CEO Indodax menyebutkan pihaknya berterimakasih atas dukungan dari masyarakat luas dan akan terus selalu meningkatkan kualitas Indodax sebagai salah satu platform yang melayani jutaan masyarakat di Indonesia untuk transaksi kripto dan token blockchain.
Selain itu, menurut Oscar, Indodax ke depan akan lebih memiliki misi untuk mensinergikan strategi atau unit bisnis dengan hal-hal yang berdampak positif bagi masyarakat.
“Kami dari Indodax sebagai bagian dari ekosistem digital akan berusaha semakin lebih giat dalam mendorong perekonomian digital Indonesia yakni dengan memperluas dan meningkatkan akses finansial bagi masyarakat Indonesia. Apalagi mengingat, saat ini lebih dari 50% populasi Indonesia masih belum terjangkau oleh produk perbankan,” tambah Oscar. (RO/OL-09)
Jangan terjebak! Simak modus penipuan berkedok program affiliate e-commerce yang meminta deposit uang. Kenali ciri-ciri dan cara verifikasi agar data dan uang Anda tetap aman
Platform e-commerce menjadi salah satu pilihan praktis bagi konsumen untuk menemukan berbagai perlengkapan yang menunjang aktivitas selama libur Lebaran melalui belanja online.
Memasuki 2026, isu efisiensi operasional semakin menjadi perhatian utama sektor logistik darat di Indonesia
Penghargaan ini memperkuat posisi kedua brand sebagai pilihan terpercaya keluarga Indonesia dalam pemenuhan nutrisi anak melalui kanal digital.
Laporan E-Commerce Global Otto Media Grup 2025 mencatat meskipun e-commerce lintas batas global mencapai hampir US$1,24 triliun, tingkat pembatalannya mencapai sekitar 70%.
Pada tahun 2025 jumlah pengguna internet mencapai 221 juta jiwa atau hampir 80 persen dari total populasi.
Kerja sama ini diwujudkan melalui kunjungan program Social Innovation Mission di Indonesia.
KPPU memutuskan 97 pelaku usaha layanan pinjam-meminjam uang berbasis teknologi informasi ata fintech P2P lending atau biasa dikenal dengan pinjaman online atau pinjol.
INDUSTRI fintech lending atau pinjaman daring (pindar) di Indonesia terus menunjukkan pertumbuhan dari tahun ke tahun
Tim di balik Elev8 menjelaskan bahwa peluncuran brand baru bukan sekadar perubahan nama, melainkan reposisi strategis yang telah diperhitungkan secara matang.
Di tengah ekspansi ekonomi digital yang kian cepat, industri financial technology (fintech) Indonesia memasuki fase baru: dari mengejar pertumbuhan.
Dukungan serta layanan Amartha juga telah menciptakan lebih dari 110.000 lapangan kerja sepanjang 2024 oleh mitra UMKM Amartha.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved