Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Perdagangan Enggartiasto Lukita memastikan hanya harga cabai merah besar di Pasar Sindhu Denpasar, Bali, yang naik jelang Hari Raya Idul Fitri.
"Hanya satu bahan pokok yang alami kenaikan harga yaitu cabai besar merah yang kini mencapai Rp40 ribu per kilogram, sedangkan harga bahan pokok lainnya nisbi aman," kata Menteri Enggartiasto di sela-sela kunjungan ke pasar itu, Senin (3/6).
Menurut dia, naiknya harga cabai merah besar itu tidak cuma di Denpasar tetapi juga di semua daerah. Akan tetapi, ada juga harga komoditas yang turun yakni bawang putih yang menjadi Rp30.000/kg, bawang merah Rp32.000/kg, dan juga cabai rawit. "Kami prihatin dengan kondisi petani," katanya.
Ia mengatakan untuk telor ayam tidak ada persoalan, gula juga dijual rata-rata sekitar Rp12.500/kg dan untuk stok tetap aman, seperti beras, minyak goreng, telor dan bahan pokok lainnya.
Cabai merah besar, jelas dia, sifatnya musiman. Jadi apabila ada kenaikan hingga Rp35.000/kg itu masih dalam batas toleran.
"Secara nasional, dari 34 provinsi di Indonesia seperti itu. Karena semuanya juga dapat laporan dari 214 staf kami yang berada di pasar setiap daerah sampai H-1 lebaran yang bertugas memantau stok dan harga kebutuhan pokok," katanya.
Staf Ahli Perdagangan Lasminingsih juga mengawasi harga pokok di setiap pasar di Bali. Harga kebutuhan pokok di Bali juga tidak mengalami kenaikan secara signifikan dibandingkan dengan daerah lain.
"Dari bawang putih juga sempat sampai Rp60 ribu tapi sekarang bisa sampai Rp30 ribu bahkan ada yang di bawah Rp30 ribu, nah ini yang bikin kita senang. Selain itu kan ada pengaruh cuaca juga, kayak tahun lalu, puasanya maju ya jadi kena hujan. Jadinya kita juga susah mau kirim sana kirim sini," kata Lasminingsih.
Ia juga menambahkan ketika memasuki masa H-2, cabai secara umum akan melambung tinggi, seperti cabai merah besar dari Rp40 ribu menjadi Rp42 ribu. Biasanya kenaikan harga ini kisaran Rp5.000 hingga Rp7.000 dari harga sebelumnya, jadi untuk itu masih mendapatkan toleransi sepanjang tidak melebihi 10%. Jika dibandingkan pada waktu sebelumnya kenaikan bisa mencapai 50%, namun saat ini sudah lebih aman dan tentu berbeda.
Baca juga: Kemendag Komitmen Jaga Harga Sembako
Menurutnya, khusus bahan pokok daging ayam diperkirakan meningkat jumlah pembeliannya saat menjelang Hari Raya Natal. Hal ini dikarenakan untuk Bali sendiri kerap dijadikan momentum pernikahan, jika dibandingkan saat lebaran tentu lebih sedikit.
"Selain itu karena faktor liburan juga, makanya tidak terlalu ramai. Nanti, seminggu setelah lebaran harga dan penjualan sudah balik lagi. Untuk itu para pedagang lebih baik diprediksi lebih dulu seperti apa situasi saat lebaran dan hari raya lainnya agar jumlah konsumsinya dapat diukur," katanya. (X-15)
Selain itu, cabai merah turun Rp3.816 menjadi Rp52.184/kg, bawang merah turun Rp833 menjadi Rp43.484/kg, serta bawang daun turun Rp630 menjadi Rp8.700/kg.
Harga bahan kebutuhan pokok masyarakat di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, kembali normal sementara, pasokan maupun stok aman dan lancar menjelang Ramadan.
Harga sejumlah komoditas pangan di Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, terpantau mulai stabil dan cenderung menurun, paling signifikan terjadi pada komoditas cabai dan telur ayam.
Kebutuhan cabai besar di Kepri mencapai 12.074 ton per tahun. Namun, produksi lokal saat ini baru berada di angka 4.508 ton.
Telur ayam dijual Rp22 ribu per kg, sementara harga di pasaran Rp28 ribu per kg. Gula pasir dijual Rp14.500 per kg, lebih murah dibanding harga pasar Rp17 ribu per kg.
Harga telur ayam semula Rp 31.500 menjadi Rp29 ribu, normalnya Rp 26 ribu perkg, bawang merah Rp 43 ribu, bawang putih Rp40 ribu, cabai rawit merah Rp 54 ribu, cabai keriting Rp 62 ribu.
Kepala Staf Kogabwilhan III, Marsekal Muda TNI Joko Sugeng Sriyanto mengatakan, bantuan ini sebagai bentuk wujud nyata hadirnya negara di tengah masyarakat.
Guna mengantisipasi kenaikan harga yang ekstrem, Pemko Pekanbaru telah menyiapkan langkah darurat berupa Operasi Pasar.
MentanĀ Andi Amran Sulaiman menegaskan pemerintah tidak akan mentolerir pelaku usaha pangan yang menjual komoditas di atas HET jelang Nataru
Kenaikan tidak hanya terjadi pada cabai. Komoditas bumbu dapur lainnya seperti bawang merah
Diskumindag Kota Sukabumi terus memantau pergerakan harga dan berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID).
Kenaikan harga ini sudah berlangsung hampir dua minggu
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved