Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Human Capital Management PLN Muhamad Ali menanggapi sanksi berupa teguran yang dilayangkan PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kepada PT PLN (Persero), Selasa (28/5). Dia mengakui PLN mendapat teguran karena laporan keuangan yang belum selesai diproses di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
"Memang saat ini kan masih di BPK, tapi kan sudah selesai," kata Muhamad Ali di kantor Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rabu (29/5).
Baca juga: Gelar RUPST, PLN Bahas Laporan Keuangan 2018
Dia menambahkan laporan keuangan tersebut akan dikirim hari ini setelah PLN selesai menggelar rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST).
"Dikirimkan (laporan keuangan) ya tentunya hari ini," terang dia.
Sebagai informasi, PLN mencatatkan sejumlah obligasi dan sukuk yang saat ini masih berjalan di BEI. Akibat tidak kunjung melaporkan kinerja keuangan 2018, PLN pun mendapat sanksi berupa peringatan tertulis ketiga dari BEI dalam keterbukaan informasi yang terbit Selasa (28/5).(OL-5)
IESR-Kemenko Perekonomian Luncurkan Kajian Implementasi Program PLTS 100 GW
TIM Opsnal Polsek Palu Barat mengungkap kasus pencurian besi bracing tower milik PT PLN (Persero) ULTG Palu di sepanjang Span Silae, Kabupaten Donggala.
PT PLN (Persero) melalui Unit Induk Pembangunan (UIP) Sumatra Bagian Utara memperkuat tulang punggung sistem kelistrikan Pantai Barat Aceh, khususnya Kabupaten Aceh Selatan.
PT PLN kembali menegaskan perannya dalam mendorong transisi energi nasional dengan meraih dua penghargaan sekaligus di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026.
Lalu lalang kendaraan listrik di arena Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 di Kemayoran mencerminkan arah baru mobilitas di Indonesia.
RENCANA Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 menargetkan total penambahan pembangkit listrik selama 1 dekade ke depan sebesar 69,5 gigawatt (GW).
Konsisten memperkuat pembiayaan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk terus menunjukkan kinerja positif melalui pertumbuhan kredit yang solid.
Laporan keuangan bulanan (bank only) dari Bank Mandiri Januari 2026 mencatat realisasi kredit perseroan tumbuh 15,62% secara tahunan (year on year) menjadi Rp1.511,4 triliun.
PT Pegadaian berhasil menorehkan kinerja positif di tahun 2025 dengan mencetak laba bersih sebesar Rp8,34 triliun.
PT Bank Central Asia Tbk (BCA) menyatakan bahwa rating Moody's tidak berdampak terhadap kinerja kredit bank yang dipimpin oleh Hendra Lembong tersebut.
PT Asuransi Tugu Pratama Indonesia (Tugu Insurance), anak usaha PT Pertamina, kembali menorehkan capaian positif di kancah internasional.
PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) mencatatkan kinerja yang solid sepanjang 2025. Per Desember 2025, perseroan menyalurkan pembiayaan sebesar Rp318,84 triliun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved