Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Perhubungan (Kemenhub) kembali akan membatasi pergerakan angkutan logistik demi memperlancar arus mudik dan balik Lebaran 2019.
Pembatasan akan dilaksanakan tiga hari sebelum dan tiga hari setelah periode cuti bersama Hari Raya Idul Fitri.
Secara rinci, pembatasan truk saat arus mudik dilaksanakan pada 31 Mei sampai 2 Juni. Sementara, untuk arus balik, dilakukan mulai 8 Juni hingga 10 Juni.
Tidak hanya di Jawa, Budi mengatakan kebijakan itu juga akan diterapkan di di beberapa ruas di Sumatra serta Bali.
Baca juga: Pemudik Akan Beralih Dari Pesawat Ke Moda Transportasi Lain
Ia mengatakan para pelaku usaha angkutan barang sudah menyetujui rencana tersebut. Mereka pun telah diimbau mengantisipasi dengan mengirimkan logistik jauh-jauh hari sebelum pembatasan dilaksanakan
"Pengusaha angkutan barang memang harus merencanakan itu. Mereka sadar akan terjadi itu sehingga harus menetapkan pola-pola angkutan pengganti angkutan sebelum dan sesudahnya," tuturnya.
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Budi Setiyadi menyebut, secara prinsip, pembatasan angkutan logistik pada Lebaran kali ini tidak berbeda dari tahun sebelumnya
"Prinsipnya sama, cuma yang beda itu jalan-jalannya yang mana saja karena kita akan kembangkan sampai ke luar Jawa, seperti Medan-Berastagi dan Bali," paparnya.
Kendati demikian, pembatasan angkutan barang tidak berlaku bagi kendaraan pengangkut bahan bakar, bahan pangan, uang dan pos serta air minum dalam kemasan. (OL-2)
Kakorlantas tengah melakukan analisis dan evaluasi (anev) mendalam terhadap pelaksanaan Operasi Lilin 2025 sebagai dasar penyusunan strategi Operasi Ketupat 2026.
Pengecekan teknis kendaraan wajib dilakukan secara menyeluruh, namun yang tidak kalah penting adalah menjaga stamina dan konsentrasi pengemudi.
Kesiapan fisik dan mental adalah fondasi utama agar perjalanan mudik berlangsung aman.
Berbagai fasilitas pendukung telah disediakan, antara lain ruang laktasi, toilet khusus perempuan dan anak, ruang bermain anak, serta fitur KAI Female Seat Map
Sebagai satu-satunya titik kontak antara kendaraan dengan permukaan jalan, kondisi ban sangat menentukan faktor keselamatan, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem.
Sebelum Anda memutusan mudik menggunakan kendaraan pribadi memastikan kendaraan dalam kondisi prima dan aman sebelum memulai perjalanan.
Selain digitalisasi, IPC TPK mulai merancang konsep Hub & Spoke pada terminal-terminal yang dikelola.
Peningkatan volume ini didorong oleh pembukaan layanan baru, baik reguler maupun adhoc, yang memperkuat konektivitas perdagangan.
Klaim sejumlah pejabat tinggi negara bahwa kondisi pascabanjir di Sumatra, tampaknya belum sepenuhnya sejalan dengan realitas di lapangan.
Langkah ekspansi ini dilakukan untuk merespons peran strategis Jawa Timur yang kian melesat sebagai salah satu pusat perdagangan internasional di Indonesia.
Direktur Utama SPJM, Tubagus Patrick, menegaskan bahwa seluruh lini layanan perusahaan telah disiagakan untuk memastikan kelancaran operasional pelabuhan.
IPC Terminal Peti Kemas (IPC TPK) terus mencatatkan tren positif kinerja operasional menjelang akhir tahun 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved