Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHAPAN Pemilu Presiden-Wakil Presiden 2024 menapaki babak-babak akhir. Kontestasi yang menguras energi dan emosi bangsa itu pun telah menghasilkan pemenang, sehingga saatnya semua pihak mendukung proses peralihan kekuasaan secara lancar dan damai.
Pemenang Pilpres 2024 resmi didapatkan setelah Mahkamah Konstitusi (MK) menolak gugatan pasangan calon presiden-wapres Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD pada Senin (22/4). Dengan begitu, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka secara sah menjadi kampiun. Keduanya tinggal menunggu untuk ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum, besok, lalu dilantik menjadi RI-1 dan RI-2 pada 20 Oktober mendatang.
Putusan MK adalah palu penanda bahwa kompetisi telah usai. Secara hukum, tidak ada lagi jalan bagi yang kalah untuk menggugat. Secara politik, terlalu berlebihan dan sangat tidak relevan jika masih ada yang mencoba mengutak-atik kemenangan Prabowo-Gibran. Justru, inilah saatnya semua pihak menanggalkan nafsu perseteruan untuk kemudian memperkuat persatuan demi bangsa dan negara. Sudah waktunya semua kalangan mengubur dalam-dalam rivalitas keras dan membuang jauh-jauh konflik sengit.
Kepada Prabowo-Gibran, kita mengucapkan selamat telah menjadi juara. Suka tidak suka, mau tidak mau, keduanyalah yang mendapatkan mandat rakyat untuk memimpin bangsa ini lima tahun ke depan.
Kepada Prabowo-Gibran, kita juga mengucapkan selamat bekerja, selamat menunaikan amanat. Tantangan bangsa di masa-masa mendatang tidak ringan, berat, sangat berat. Di dalam negeri, tidak sedikit pekerjaan rumah yang sudah menanti untuk diselesaikan. Dari luar negeri, ketidakpastian geopolitik dan ekonomi akan mempersulit rintangan yang sudah sulit.
Oleh karena itu, putusan MK seyogianya langsung dijadikan start peralihan tongkat estafet kekuasaan. Memang masih ada sekitar enam bulan sebelum kekuasaan Joko Widodo-Ma'ruf Amin berakhir. Akan tetapi, alangkah baiknya jika proses transisi dimulai dari saat ini juga. Alangkah apiknya jika Prabowo-Gibran menyiapkan rancang bangun pemerintahan sejak sekarang. Dengan begitu, mereka bisa langsung tancap gas di gigi empat dalam menjalankan roda kekuasaan untuk melayani rakyat.
Kepada Prabowo-Gibran, kita juga mengharapkan bisa terus menjaga amanat reformasi dan memperkuat demokrasi. Harus tegas kita suarakan bahwa demokrasi sedang sakit. Putusan MK yang lonjong, tidak bulat, terkait dengan kemenangan Prabowo-Gibran menguatkan hal itu. Adanya tiga hakim yakni Saldi Isra, Enny Nurbaingsih, dan Arief Hidayat yang menyatakan dissenting opinion sekaligus mengonfirmasi adanya sejumlah masalah ketidakjujuran dan ketidakadilan dalam pilpres adalah pengingat bahwa kemenangan Anda berdua tak mulus-mulus amat tapi berbalut noda, bercoreng jelaga.
Kita tidak ingin penyakit yang menjangkiti demokrasi kian parah. Menjadi tugas Prabowo-Gibran untuk menyehatkannya. Demokrasi sehat jika ia hidup di ruang yang membebaskan perbedaan pendapat. Pemerintahan akan tetap demokratis kalau masih ada oposisi yang mumpuni untuk mengontrol kekuasaan. Maka dari itu, berikan tempat terhormat bagi partai-partai yang kalah dalam pilpres untuk tetap beroposisi.
Tidak tepat, sangat tidak tepat, kalau menjadikan persatuan sebagai dalih, sebagai topeng, untuk merangkul mereka semua. Negeri ini memang butuh pemerintahan yang kuat, tapi bukan berarti harus membuat oposisi tak punya arti. Kompetisi sudah usai, biarkan tiap pihak membangun bangsa di posisi dan peran masing-masing.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.
LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.
TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.
PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved