Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Waswas Gudang Amunisi

02/4/2024 05:00

KEBAKARAN dan ledakan Gudang Amunisi Daerah (Gudmurah) Kodam Jaya TNI-AD di Ciangsana, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, mengagetkan masyarakat sekitar. Insiden itu terjadi pada Sabtu (30/3) bertepatan dengan momen berbuka puasa.

Kobaran api yang begitu besar terlihat dari permukiman warga disertai dengan bunyi ledakan berkali-kali yang membuat masyarakat ketakutan. Proyektil peluru dan granat bahkan ada yang terlempar sampai ke area permukiman yang berjarak hanya sekitar 200 meter dari gudang yang terbakar. Ratusan warga pun sempat diungsikan.

Getaran ledakan menimbulkan kerusakan pada sedikitnya 31 rumah warga. Kaca-kaca pecah, atap bolong, jendela dan pintu rusak, dinding retak-retak, begitu pula bagian plafon, hingga mengancam keselamatan penghuninya. Beruntung tidak jatuh korban jiwa, baik dari personel TNI maupun warga.

Belum diketahui penyebab kebakaran. Dugaan awal, seperti diungkapkan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, terjadi gesekan amunisi yang menimbulkan api di salah satu gudang penampung ratusan ribu amunisi kedaluwarsa. Tim investigasi TNI dibantu Polda Metro Jaya masih menyelidiki insiden itu.

Gudmurah memang menjadi tempat pengumpulan peluru, granat, dan amunisi rusak lainnya atau yang sudah melewati batas waktu keamanan pemakaian, sebelum dimusnahkan. Untuk itu, 16 gudang di Kompleks Gudmurah telah dirancang sedemikian rupa demi memastikan keamanan penampungan amunisi, dari bunker bawah tanah hingga parit atau tanggul-tanggul untuk meminimalkan dampak bila terjadi ledakan.

Semua diklaim pihak Kodam Jaya TNI-AD sudah memenuhi prosedur keamanan penampungan amunisi. Hanya, diakui KSAD, jarak kompleks pergudangan amunisi yang berdiri sejak 1987 itu dengan permukiman warga tidak lagi ideal. Perkembangan pembangunan di sekitarnya membuat permukiman semakin dekat, dari semula sampai 5 kilometer, kini menjadi kurang dari 500 meter.

Itu menunjukkan ketiadaan ketentuan jarak aman antara lokasi gudang amunisi dan permukiman penduduk. TNI hanya mengandalkan spesifikasi gudang dan prosedur pemeliharaannya untuk memastikan keamanan. Jika ketentuan jarak aman tersebut ada, tentu begitu permukiman mendekat sampai kurang dari jarak yang diatur, gudang akan otomatis direlokasi.

Sudah banyak peristiwa kebakaran, ledakan, dan kecelakaan pada fasilitas yang menyimpan bahan ataupun barang yang bisa membahayakan keselamatan orang sekitar. Ketika fasilitas itu terlampau dekat dengan permukiman penduduk ataupun fasilitas sosial lainnya, tidak jarang insiden turut merenggut korban jiwa. Ketentuan jarak aman mutlak harus diatur. Bila belum ada, adakan.

Kali ini pun, ancaman bahaya datang dari fasilitas milik TNI, lembaga yang dikenal berdisiplin tinggi, apalagi terkait dengan penanganan persenjataan. TNI seperti kecolongan. Itu membuat orang bertanya-tanya, apa yang terjadi di balik kebakaran gudang amunisi Kodam Jaya?

Kita apresiasi TNI yang sigap mengamankan warga sekitar dari ancaman bahaya lebih jauh. TNI segera memberikan peringatan kepada warga dan memandu evakuasi ke tempat yang lebih aman. Tim investigasi juga diterjunkan.

Publik berharap penyebab kebakaran dan ledakan gudang amunisi diusut tuntas. Sangat berbahaya membiarkan keteledoran, apalagi ketidakpatuhan terhadap ketentuan, bila itu penyebabnya.

Relokasi gudang juga harus segera dilakukan disertai dengan penetapan jarak aman dalam regulasi penampungan amunisi. Kita ingatkan para pemangku kepentingan agar tidak bermain-main dengan keselamatan warga. Setop rasa waswas, jangan menunggu sampai korban telanjur berjatuhan.



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal