Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Konsistensi Perjuangan Demokrasi

15/2/2024 21:00

PEMUNGUTAN suara sudah usai. Hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei juga sudah mendekati rampung. Namun, perlu kita ingatkan, proses Pemilu 2024 belumlah selesai. Perjalanan tahapan masih panjang. Artinya, perjuangan mengawal pemilu dan demokrasi juga masih harus dilakukan. Belum paripurna. 

Pemilu sejatinya tidak boleh dikerdilkan sekadar soal menang atau kalah. Bukan sekadar pertandingan elektoral untuk menghasilkan pemenang dari banyak pilihan yang ada. Pemilu mesti dimaknai sebagai salah satu tolok ukur penting untuk menilai keberhasilan demokrasi di suatu negara. Semakin baik penyelenggaraan pemilu, semakin tegak pelaksanaaan demokrasi. 

Karena itu, proses pemilu harus terus dikawal demi menjaga demokrasi terus berada di rel yang benar. Harus diakui, saat ini demokrasi sedang dalam keadaan tidak baik-baik saja. Berbagai isu kecurangan pemilu hingga pelanggaran moral dan etika politik telah membuat demokrasi terkoyak. Bahkan, ada yang menyebut demokrasi telah terjerembab ke titik terendah. 

Bukan tugas mudah untuk menjahit lagi kain demokrasi yang terkoyak itu. Perjuangan masih jauh dari kata selesai. Tugas para pejuang demokrasi tidak boleh berhenti sampai di titik ini. Mereka, bersama rakyat mesti menjaga agar demokrasi tidak semakin terkoyak dan membiarkan negeri ini dikuasai segelintir kelompok yang selama ini justru aktif membangun tradisi buruk melawan demokrasi.

Demokrasi bisa bertahan karena ada kebijaksanaan, hati nurani, dan akal sehat. Tiga hal itulah yang semestinya melandasi spirit perjuangan menegakkan demokrasi. Pada tahap itu pula, kiranya kita membutuhkan konsistensi dan persistensi dari para pejuang demokrasi untuk meneguhkan komitmen penguatan demokrasi. 

Tentu saja kita juga patut memberikan apresiasi teramat tinggi kepada pihak-pihak yang selama ini terus berteriak lantang demi menjunjung martabat demokrasi. Mereka yang selalu punya keteguhan hati dan stamina tinggi untuk memperjuangkan sekaligus mewujudkan keadilan, kesetaraan, dan menegakkan etika dan keadaban di dalam alam demokrasi.

Yakinlah bakal terbentang masa depan cerah apabila dukungan dan perjuangan dari banyak pihak untuk mejaga muruah dan martabat demokrasi ini terus bergulir. Demokrasi tidak akan mati ketika rakyat dan pegiatnya bahu-membahu melindungi negara ini dari benalu dan anasir jahat demokrasi. 

Sekali lagi, pemilu belum selesai. Perjuangan mengawal pemilu dan demokrasi tidak mengenal kata akhir. Mari kita pastikan bahwa demokrasi tidak semudah itu bisa dikalahkan oleh kecurangan dan pelanggaran proses pemilu, sekalipun itu terencana dan dilakukan secara terstruktur, sistematis, dan masif. 



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal