Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Blunder Gimik Gibran

22/1/2024 21:00

DEBAT keempat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, Minggu 21 Januari malam, menjadi pamungkas ajang adu gagasan bagi tiga calon wakil presiden, yakni cawapres nomor urut 01 Muhaimin Iskandar, cawapres 02 Gibran Rakabuming Raka, dan cawapres 03 Mahfud MD.

Debat berlangsung panas. Ketiga cawapres saling serang, sindir-menyindir, dan mencoba menumbangkan argumen lawan. Lalu siapa yang unggul? Bila ditanyakan kepada pendukung masing-masing, mereka jelas akan membela pilihan mereka.

Yang menarik adalah fakta yang tersaji melalui pantauan percakapan di platform media sosial X. Lembaga analisis media sosial Drone Emprit menangkap seberapa banyak percakapan yang menyinggung nama tiap cawapres sepanjang tiga jam pelaksanaan debat. Dari ketiganya, nama Muhaimin alias Gus Imin dan Gibran yang paling banyak disebut.

Walau bersaing di percakapan terbanyak, sentimen yang diterima Gibran berbanding terbalik dengan Muhaimin. Gibran yang pada debat sebelumnya tampil memukau, kali ini mendapatkan sentimen negatif sebanyak 60%, sedangkan sentimen positif yang diarahkan ke pasangan capres Prabowo Subianto itu sekitar 33%.

Sebaliknya, Gus Imin yang merupakan pasangan capres Anies Baswedan meraih sentimen positif hingga 80% dan sentimen negatif hanya 6%. Proporsi sentimen percakapan di platform X yang diterima Mahfud  tidak jauh berbeda dengan Muhaimin. Pasangan capres Ganjar Pranowo itu meraih sentimen positif 79% dan sentimen negatif 12%.

Sentimen negatif yang diarahkan ke Gibran lebih banyak menyangkut gimik-gimik yang ia tampilkan. Dengan gimik, putra sulung Presiden Joko Widodo itu sesekali berniat melucu ketika menyindir lawan, tetapi justru menjadi blunder.

Percakapan media sosial dengan sentimen negatif yang ditujukan ke Gibran banyak menghakiminya dengan sebutan cringe, songong yang pada intinya bermakna tidak lucu dan menyebalkan. Gibran bahkan dinilai tidak bisa membedakan antara sikap kritis dengan perilaku merendahkan dan melecehkan orang lain.

Di sisi lain, besarnya porsi sentimen positif yang didapatkan Muhaimin maupun Mahfud setidaknya menggambarkan kepiawaian mengemukakan gagasan dan berdebat tanpa mengundang rasa sebal dari pemirsa. Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira bahkan menobatkan Gus Imin sebagai pemenang debat keempat karena dinilai melebihi ekspektasi.

Yang banyak disayangkan dari pertarungan terakhir para cawapres adalah substansi gagasan kurang tergali. Seyogianya, debat menyajikan pertarungan gagasan yang kemudian ditangkap oleh pemirsa untuk menimbang-nimbang pilihan dalam pilpres.

Akan tetapi yang terjadi, sorotan masyarakat lebih fokus pada perilaku cawapres saat mengemukakan pendapat dan menyerang lawan. Memang tidak keliru fokus pemirsa yang seperti itu. Nyatanya, ketiga cawapres lebih  sibuk menyerang atau pun menangkis dengan diksi sindiran dan gimik, ketimbang pendalaman gagasan.

Debat Pilpres 2024 masih menyisakan satu kali debat yang menampilkan tiga capres. Alangkah baiknya jika para kontestan lebih intens mengadu gagasan secara substantif. Mari berikan pencerahan kepada calon pemilih untuk menentukan calon pemimpin yang terbaik bagi masa depan bangsa. Kebanyakan gimik justru jadi bumerang.
 



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal