Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Para Penjagal Videotron

16/1/2024 21:00

SALAH satu bentuk demokrasi yang harus dijunjung tinggi ialah menghormati pilihan politik orang lain. Setiap warga negara berhak mengungkapkan pilihan politik dan cara pandang politik mereka. Termasuk, misalnya, mengungkapkan pilihan dalam berbagai bentuk kreativitas seperti iklan berupa videotron.

Selama pengungkapan pilihan politik tersebut telah memenuhi kaidah-kaidah yang telah ditentukan, pengungkapan itu sah-sah saja. Siapa pun tidak berhak untuk melarangnya.

Maka, ketika terjadi pemberangusan terhadap pengungkapan pilihan politik itu, kita patut mempertanyakan, siapakah pihak yang kebakaran jenggot terhadap pilihan politik tersebut? Pemberangusan pilihan politik tersebut juga jelas-jelas melanggar kaidah demokrasi.
Hal ini yang terjadi ketika kelompok pendukung calon presiden nomor urut 1 Anies Baswedan, yakni K-Popers, saat memasang videotron dukungan mereka. Belum sampai sehari videotron tersebut muncul, langsung ditutup.

Akun milik Olppaemi Project yang mengaku mewakili pihak penyelenggara proyek yang memasang videotron Anies tersebut mengaku iklan Anies tidak ditayangkan lagi dengan alasan di luar kuasa mereka. Padahal, iklan itu dijadwalkan tayang selama seminggu ke depan.

Pihak di luar kuasa Olppaemi Project itu tentu sangat gusar dengan videotron tersebut sampai-sampai memainkan kekuasaan untuk menutupnya. Pihak tersebut juga diyakini tengah panik dan cemas dengan keberadaan Anies.

Penurunan paksa videotron capres nomor urut 1 itu menunjukkan adanya ketidaksetaraan dan ketidakadilan perlakuan terhadap sesama capres. Videotron yang enak dipandang, rapih, dan membayar, itu malah diturunkan. Sebaliknya, spanduk dan baliho, bahkan ada yang sangat besar, yang bertebaran di jalan-jalan, selain merusak pemandangan juga membahayakan orang, namun malah dibiarkan.

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) harus segera bersikap dalam hal ini. Jangan sampai tangan-tangan tidak terlihat yang berusaha mengganggu jalannya kampanye dan demokrasi berkeliaran di mana-mana. Jangan sampai antusiasme, partisipasi, sekaligus kreativitas kaum muda ini dikebiri dan dipaksa mati. Kalau sampai itu yang terjadi, kita justru akan menghadapi langkah mundur demokrasi.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.