Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Bau Bancakan di Proyek Strategis

11/1/2024 05:00

KABAR tak sedap datang dari Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK). Lembaga itu menemukan adanya dana proyek strategis nasional (PSN) sepanjang 2023 yang mengalir ke rekening pribadi perorangan. Secara tegas Kepala PPATK Ivan Yustiavandana menyebut 36,67% dana PSN masuk ke kantong politikus dan aparatur sipil negara (ASN).

Meski PPATK tidak mengupas asal-usul aliran dana itu, mudah sekali diduga uang itu ialah uang panas. Logika sederhananya, apakah wajar duit APBN untuk proyek negara masuk ke rekening pribadi?

Uang negara itu seharusnya masuk ke rekening kementerian teknis yang mengerjakan PSN. Berikutnya uang itu mengalir ke rekening perusahaan kontraktor yang mengerjakannya. Lalu, bagaimana bisa ada ASN dan politikus ikut kecipratan uang PSN?

Sekali lagi mudah diduga, uang itu sebagai suap karena ASN dan politikus itu telah membantu kontraktor memenangi tender proyek PSN. Modusnya sederhana, para politikus menitipkan kontraktor-kontraktor ke panitia pengadaan yang tak lain ialah ASN. Fulus sebagai tanda terima kasih pun sudah menanti di ujung jalan.

Praktik lancung ini yang pada debat calon presiden (capres) Minggu (7/1) lalu menjadi sorotan Anies Baswedan. Capres nomor urut 1 itu mengkritisi keberadaan pihak ketiga dalam sebuah proyek pengadaan.

Banyak sekali sinonim untuk menyebut pihak ketiga itu, mulai calo, makelar, perantara, hingga broker. Namun, Anies menyebutnya sebagai middleman. Dalam proyek pengadaan, apalagi infrastruktur yang bujetnya pasti jumbo, para middleman itu biasanya diisi oleh politikus, yang juga  kebanyakan berasal dari kelompok pengusaha. Dengan memanfaatkan posisi dan jabatan di pemerintahan, mereka mencari celah agar bisa ikut menikmati anggaran infrastruktur.

Berapa nilai proyek yang diambil oleh para middleman itu? Kita ambil contoh simpel saja, sebuah proyek strategis bernilai Rp125,7 triliun, misalnya. Berangkat dari temuan PPATK tadi dan menggunakan proyek Rp125,7 triliun sebagai contoh, berarti setidaknya ada sekitar Rp46 triliun uang yang masuk ke kantong middleman. Luar biasa bukan kelakuan para pencoleng itu. Uang sebesar itu menjadi bancakan segelintir orang yang duduk di kekuasaan dengan memperdagangkan pengaruh.

Jika nantinya temuan PPATK itu terbukti koruptif dalam proses hukum, kita tak perlu kaget lagi jika indeks persepsi korupsi (IPK) Indonesia jalan di tempat atau bahkan anjlok. Kita semua masih menunggu laporan tahunan Transparency International untuk tahun 2023.

Namun, untuk tahun 2022 saja, IPK Indonesia sudah mengalami penurunan terburuk sepanjang sejarah reformasi. Dari skala nol (sangat korup) hingga 100 (sangat bersih), Indonesia berada di poin 34, turun 4 poin daripada tahun sebelumnya.

Penurunan IPK itu turut menjatuhkan urutan IPK Indonesia secara global. IPK Indonesia pada 2022 menempati peringkat ke-110 dari 180 negara yang disurvei. Padahal, di tahun sebelumnya, IPK Indonesia berada di peringkat ke-96 secara global.

Jika ke depan tidak ada perubahan, perilaku koruptif para middleman itu akan terus lestari di negeri ini. Apalagi, pengerjaan PSN masih terus berlangsung hingga 2024 ini dengan dana yang sudah dianggarkan hingga Rp45,7 triliun.

Negara ini jelas butuh pemimpin yang berani membuat perubahan, pemimpin yang berani memenggal praktik-praktik korupsi. Untuk para calon presiden yang akan berkompetisi pada Februari 2024 nanti, rakyat menanti gagasan sekaligus menakar keberanian Anda menghilangkan korupsi dari negeri ini.



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal