Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Antiklimaks Menhan Prabowo

08/1/2024 21:00

SEBAGIAN besar pengamat politik terpaksa harus gigit jari karena penampilan calon presiden nomor urut 2 Prabowo Subianto dalam debat ketiga di luar prediksi. Debat yang bertemakan pertahanan, keamanan, hubungan internasional, globalisasi, geopolitik, dan politik luar negeri, sebelumnya diprediksi bakal dikuasai Prabowo Subianto yang notabene adalah Menteri Pertahanan. 

Selain sebagai Menhan, Prabowo juga sudah malang melintang di dunia militer selama 28 tahun hingga berakhir dipecat sebagai Pangkostrad karena terlibat penculikan sejumlah aktivis prodemokrasi. Namun, performa Prabowo jauh dari perkiraan. Mantan Danjen Kopassus itu malah menjadi bulan-bulanan capres nomor urut 1 Anies Baswedan dan capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo. 

Kedua capres ini mempertanyakan kepada Prabowo apa saja yang telah dikerjakan selama dirinya menjadi menhan dalam Kabinet Indonesia Maju periode 2019-2024. Mulai dari pembelian alat utama sistem persenjataan atau alutsista bekas, kesejahteraan prajurit, hingga fenomena ordal alias orang dalam di proyek-proyek Kementerian Pertahanan.

Anies menyodok Prabowo soal standar etika selaku pemimpin, karena dalam pertemuan dengan kader Partai Gerindra Prabowo mengolok-olok perihal etika, bahkan dengan bahasa yang kasar. 

Salah satu pendiri ormas Nasional Demokrat itu juga menyinggung soal keberadaan ordal dalam proyek pembelian alutsista di Kemenhan di bawah bendera PT Teknologi Militer (TMI) dan PT Indonesian Defense and Security Technologies dan Ordal dalam proyek Food Estate atau lumbung pangan di Kalimantan Tengah. Menurut Anies, food estate yang ditanami sinkong gagal dan hanya menguntungkan kroni Prabowo.

Sementara itu capres Ganjar Pranowo dengan mengutip sejumlah data mempertanyakan capaian minimal essential force selama Prabowo menjabat sebagai Menhan sebesar 65,49?ri target 79%. Alih-alih menjawab secara gamblang terkait pertanyaan-pertanyaan yang diajukan Anies dan Ganjar, Prabowo mengatakan waktunya terbatas dalam debat sehingga memilih debat di luar forum yang dibuat Komisi Pemilihan Umum.

Prabowo gagal memanfaatkan forum debat untuk menjelaskan program-program yang telah dikerjakannya dalam rangka memperkuat pertahanan negara. Prabowo selama ini terkesan mengerjakan tugas di luar tupoksinya. 

Berdasarkan Peraturan Presiden Nomor 58 Tahun 2015 tentang Kementerian Pertahanan, tugas Menhan adalah merumuskan, menetapkan, dan melaksanakan kebijakan di bidang strategi pertahanan, perencanaan pertahanan, potensi pertahanan, dan kekuatan pertahanan. Namun yang sering mencuat justru pekerjaaan di luar ranahnya, seperti bagi-bagi sepeda motor ke Babinsa, pembagian sumur bor, dan bedah rumah.
 
Indonesia membutuhkan Menhan yang mumpuni, Menhan yang mengerti dan mampu mengukur apa potensi ancaman terhadap pertahanan dan keamanan bangsa ini ke depan. Pasalnya, dengan luas wilayah dan populasi penduduk salah satu terbesar di dunia, negeri ini menghadapi tantangan pertahanan dan keamanan yang high risk di tengah geopolitik global.
 
Di sisi lain, anggaran Kemenhan periode 2020-2024 mencapai Rp 692,92 triliun atau hampir Rp 700 triliun. Anggaran ini tertinggi di antara kementerian lainnya. Untuk alokasi APBN 2024, menurut Menteri Keuangan Sri Mulyani, anggaran Kemenhan mengalami kenaikan yang signifikan untuk belanja alutsista dari utang luar negeri menjadi US$25 miliar atau naik Rp65 triliun.

Anggaran jumbo Kemenhan di tengah pertumbuhan ekonomi yang stagnan 5%, itu jelas memerlukan pengelolaan dengan prinsip good governance. Tidak cukup dengan umbar gimik atau jargon. Anggaran sebesar itu jangan sampai salah kelola, salah sasaran, apalagi dikorupsi. 

Begitupun kepada Presiden Joko Widodo. Meskipun ia acap terlihat meng-endorse capres Prabowo Subianto, mestinya Presiden tidak boleh membiarkan Prabowo selaku pembantunya mengerjakan tugas-tugas di luar bidangnya demi mengerek elektabilitas dalam Pilpres 2024.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.