Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Mengawal Bawaslu tetap Bernyali

05/1/2024 21:00

SETELAH lama dinilai tidak bernyali, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Jakarta Pusat mulai unjuk keberanian. Mereka memutuskan ada pelanggaran hukum dalam kasus bagi-bagi susu di car free day (CFD) Jakarta oleh cawapres Gibran Rakabuming Raka. Ketegasan itu patut disambut positif tetapi belum cukup.

Keberanian Bawaslu Jakarta Pusat ditunjukkan pada Kamis (4/1) dengan menyatakan bahwa apa yang dilakukan Gibran merupakan aktivitas politik dan bentuk pelanggaran. Mereka pun merekomendasikan temuan itu kepada Bawaslu DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. 

Kelakuan Gibran disebut bertentangan dengan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No 12/2016 tentang Pelaksanaan Hari Bebas Kendaraan Bermotor. Karena pelanggaran putra Presiden Jokowi itu berada di level provinsi, penuntasannya pun di tangan Bawaslu dan Pemprov DKI. Kini, di tangan kedua institusi, pertaruhan bahwa negara memang tegas, berani, bernyali terhadap siapa pun, anak siapa saja, yang diduga melanggar bergantung.

Kepada Bawaslu Jakarta Pusat, kita mengapresiasi. Ketegasan seperti itulah yang semestinya diperlihatkan jauh-jauh hari. Keberanian seperti itu pula yang harus dipertontonkan untuk kasus-kasus pelanggaran pemilu lainnya. Pelanggaran yang belakangan kian terang-terangan, kecurangan yang dari hari ke hari justru makin telanjang.

Masih banyak dugaan pelanggaran pemilu yang menunggu jawaban. Salah satu yang menjadi sorotan ialah kasus bagi-bagi uang oleh Gus Miftah di Pamekasan, Jawa Timur. Penceramah nyentrik itu diduga melakukan politik uang untuk memenangkan Prabowo Subianto-Gibran.

Gus Miftah boleh membantah. Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran sah-sah saja menyangkal. Akan tetapi, kasus seperti ini pantang ditutup dengan bantahan dan sangkalan. Ia harus diselesaikan dengan upaya penindakan oleh Bawaslu sebagai pengawas pemilu. Soal terbukti atau tidak adanya pelanggaran, itu urusan belakangan. Yang penting Bawaslu tegas, berani, bernyali, dan tentu saja meninggikan independensi. Dan, tanda-tanda ke arah keberanian itu juga mulai tampak ketika Bawaslu Pamekasan menyatakan bahwa aksi Gus Miftah itu diduga melanggar pidana pemilu.

Kasus pemberian dukungan oleh cawapres Gibran oleh belasan anggota Satpol PP Kabupaten Garut, Jawa Barat, juga menunggu penyelesaian. Mereka memang sudah mendapatkan sanksi administrasi dan hukuman disiplin, tetapi masih jauh dari cukup. 

Undang-undang Pemilu tegas menggariskan bahwa aparatur sipil negara (ASN) harus netral. Maka dari itu, ASN yang berpihak harus tegas ditindak. Kita dukung Bawaslu Jabar yang sedang menangani kasus ini. Kita ingatkan agar mereka berani dan bernyali. Kita juga perlu ingatkan bahwa dugaan adanya pakta integritas Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso dan Kepala Badan Intelijen Daerah Brigjen TNI TSP Silaban untuk memenangkan capres Ganjar Pranowo belum jelas penuntasannya.

Politik uang dan ketidaknetralan ASN, TNI, dan Polri termasuk penyakit paling merusak kualitas pemilu. Masih banyak penyakit-penyakit lain. Hingga 3 Januari 2024 saja, Bawaslu sudah menerima 704 laporan dari masyarakat dan mendapati 312 temuan dugaan pelanggaran pemilu. Tentu, laporan dan temuan itu tidak boleh cuma menyesaki memori komputer Bawaslu. Ia wajib dituntaskan setuntas-tuntasnya, setegas-tegasnya.

Sebagai wasit yang menentukan fair tidaknya pemilu, adil tidaknya kompetisi demokrasi, Bawaslu harus kita bantu. Ia juga mesti kita awasi, kita kawal, agar berani, bernyali, tidak goyang oleh intervensi sana sini, tidak putus asa pada tekanan penguasa. 

Berulang kali kita suarakan di forum ini, pemilu hanya berkualitas jika pelaksanaannya berkelas. Pelanggaran adilnya ditindak, pantang dibiarkan. Jangan biarkan mereka yang punya kewenangan, yang didukung kekuasaan, berbuat semaunya.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.