Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Usut Tuntas Tragedi Morowali

26/12/2023 05:00

TRAGEDI yang merenggut nyawa manusia silih berganti datang, bahkan hingga di penghujung tahun. Hilangnya jiwa seolah menegaskan bahwa nyawa manusia masih dianggap murah di negeri ini.

Meledaknya sebuah tungku pembakaran di pabrik pengolahan (smelter) nikel milik PT Indonesia Tsingshan Stainless Steel (ITSS), di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Minggu (24/12), sungguh tragis. Selain menewaskan 13 pekerja dan melukai 43 orang lainnya, peristiwa ini bukanlah kali pertama terjadi di kawasan PT Indonesia Morowali Industrial Park (IMIP).

Inilah suatu kawasan industri berbasis nikel yang terintegrasi dengan produk utama berupa nikel, stainless steel, dan carbon steel. Kawasan inilah yang selalu menjadi kebanggaan pemerintah, sekaligus kebanggan calon pemimpin yang berkampanye melanjutkan legasi pemerintah.

Namun, ironis, proyek kebanggan itu seperti digarap dengan serampangan. Buktinya, belasan nyawa melayang, puluhan lainnya menjadi korban ketika orang-orang itu mestinya mendapatkan perlindungan yang memadai untuk sebuah proyek yang membanggakan, yakni hilirisasi.

Berdasarkan catatan Wahana Lingkungan Hidup (walhi) Sulawesi Tengah, kasus serupa sebelumnya pernah terjadi di kawasan ini pada 22 Desember 2022 yang merenggut nyawa dua pekerja PT Gunbuster Nicek Industri. Pun pada 27 April 2023, dua pekerja juga meregang nyawa akibat kecelakaan kerja di PT Indonesia Guang Ching Nickel and Stainless Industry, masih di kawasan yang sama.

Peristiwa yang berulangkali terjadi ini tentu mengundang pertanyaan mendasar bagaimana sebenarnya prosedur K-3 (kesehatan dan keselamatan kerja) di kawasan industri yang notabene merupakan salah satu bagian dari proyek strategis nasional itu? Apalagi, peristiwa ini jelas bukanlah bencana alam, melainkan lebih pada faktor teknis dan human error.

Pemerintah harus mengusut tuntas dan menghukum pihak yang bertanggung jawab. PT ITSS paling tidak harus ditutup untuk sementara waktu agar proses pemeriksaan dapat dijalankan secara menyeluruh di seluruh area perusahaan.

Selain itu, pihak-pihak terkait harus lebih serius lagi memperhatikan prosedur K-3 di lingkungan atau kawasan industri yang berbahaya ini. Jangan semata demi mengejar cuan, faktor keamanan, kesehatan, dan keselamatan pekerja diabaikan. Harus diakui, di negeri ini, hal-hal semacam ini kerap terjadi lantaran lemahnya pengawasan. Kita bisa banyak menyebut contoh kecerobohan, baik dalam bidang industri maupun transportasi.

Persoalan semacam ini jelas tidak bisa hanya diselesaikan dengan pemberian santunan kepada keluarga korban, apalagi di bawah tangan. Tanpa pemberian sanksi tegas kepada pihak yang bertanggung jawab, peristiwa-peristiwa semacam ini akan selalu kembali terulang. Harus ada efek jera sehingga tidak lagi ada kecerobohan yang membuat nyawa terenggut sia-sia.

Pemerintah jangan hanya sibuk berkampanye tentang hilirisasi nikel dengan menjanjikan angin surga atas keuntungan yang diperoleh tanpa melihat kenyataan di lapangan. Bagaimana kesejahteraan, kesehatan, dan keselamatan pekerja, begitu juga dengan kondisi lingkungan di sekitar kawasan industri, penting untuk selalu diperhatikan.

Kementerian Ketenagakerjaan juga harus lebih serius lagi dalam melakukan pengawasan ketenagakerjaan, baik terhadap pekerja asing maupun lokal, termasuk soal penerapan K-3 di seluruh lingkup perusahaan di Indonesia. Harus rutin ada pelatihan mitigasi tentang keselamatan kerja.

Para pekerja bukanlah sekadar sekrup industri dan statistik belaka. Selain martabat dan nyawa mereka berharga, mereka juga punya keluarga yang harus dihidupi dan dinafkahi. Mereka bekerja bukan untuk menjadi tumbal pembangunan.



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal