Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Spirit Damai Perayaan Natal

25/12/2023 05:00

SPIRIT perdamaian selalu menyertai perayaaan Natal setiap tahunnya. Dalam spirit tersebut terkandung komitmen sekaligus harapan untuk mewujudkan suasana damai. Komitmen berkaitan dengan tekad dan upaya dari diri sendiri, sedangkan harapan menyangkut orang lain dan lingkungan di sekitar.

Komitmen dan harapan bertautan dan saling menopang. Ketika salah satu aspek absen atau tidak perform, spirit perdamaian pun sulit mewujud secara utuh. Tahun ini, Natal dirayakan dengan keprihatinan, karena dunia sedang menyaksikan kecamuk perang dan ketidakberdayaan menyetop genosida di Gaza, Palestina.

Keberingasan nafsu melenyapkan lawan atas nama aksi pembalasan mengalahkan spirit perdamaian. Tidak peduli hari demi hari, jasad warga sipil terus menumpuk. Ribuan menjadi belasan ribu. Dalam waktu pendek, berubah lagi menjadi puluhan ribu, dan kini semakin mendekati angka ratusan ribu nyawa melayang.

Apa yang terjadi di Gaza hingga saat ini bukan lagi satu nyawa dibayar satu nyawa, melainkan menuntut musnahnya satu bangsa, yakni bangsa Palestina. Bahkan, Paus Francis tidak lagi menyembunyikan kecamannya dalam balutan kata-kata yang tidak berpihak.

Pada bulan lalu, Paus Francis menyebut konfik Gaza sudah lebih dari sekadar perang dan bisa dianggap sebagai aksi terorisme. Kecaman Paus ketika itu tidak secara spesifik menuding pihak Israel maupun pejuang Hamas.

Bisa jadi Hamas yang dituding karena pihak Israel juga menyebut pejuang kemerdekaan Palestina itu sebagai teroris. Kecaman Paus juga bisa ditujukan pada Israel yang terus menerus membombardir wilayah permukiman di Gaza.

Namun, tidak kali ini. Paus dengan gamblang menyebut tindakan militer Israel sebagai aksi terorisme setelah peristiwa penembakan dua perempuan kristiani hingga tewas di sebuah gereja di Gaza. Ia mengecam pengeboman dan penembakan yang menyasar warga sipil yang tidak bersenjata di Gaza.

Dalam kesempatan berikutnya, Paus menyatakan keprihatinan. Ia menyebut warga Israel dan Palestina menyambut Natal dengan kepedihan dan suasana berkabung. Paus yang terus menerus menyerukan gencatan senjara lantas mengajak seluruh umat mendoakan warga yang terdampak perang di Gaza dan mengirimkan bantuan.

Jauh dari Palestina, saudara-saudara kita umat Kristiani di Indonesia juga belum sepenuhnya merasakan kedamaian. Sejumlah kasus hambatan untuk menjalankan ibadah maupun kasus intoleransi dalam kebebasan berkeyakinan masih ditemukan di sepanjang 2023.

Ada beberapa peristiwa pembubaran jemaat di gereja. Seperti yang terjadi terhadap jemaat Gereja Mawar Sharon (GMS) Binjai, Sumatra Utara, dan Gereja Bethel Indonesia (GBI) Gihon, di Pekanbaru, Riau. Ada pula penolakan kedatangan Duta Besar Vatikan ke Palembang, Sumatra Selatan, dan aksi penutupan patung Bunda Maria di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Sesuai amanat konstitusi di Pasal 29 ayat 1 dan 2, Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masing-masing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaan itu. Tidak ada tawar menawar di sana.

Oleh karena itu, kita terus mengingatkan bahwa aksi-aksi pelanggaran kebebasan beragama dan berkeyakinan tidak mendapatkan tempat di negeri ini. Tidak pula kehendak mayoritas masyarakat membuat hak yang jelas-jelas dijamin dan dilindungi negara tersebut boleh dilanggar.

Dengan spirit perdamaian, kita mengajak semua komponen bangsa  menjadikan perayaan Natal sebagai sumbu untuk menyalakan toleransi dan semangat hidup berdampingan tanpa permusuhan. Dari situ kita bisa berharap terbentuk kekuatan besar sebagai modal bangsa untuk bergerak semakin maju dengan menjunjung kesetaraan dan keadilan.
 



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal