Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Menunggu Debat Penuh Manfaat

18/12/2023 21:00
Menunggu Debat Penuh Manfaat
Ilustrasi MI(MI/Seno)

SETELAH berhasil menyelenggarakan debat perdana, Komisi Pemilihan Umum (KPU) kembali menggelar debat kedua capres-cawapres yang bakal bertarung pada Pilpres 2024. Debat kedua dari rencana lima kali perhelatan itu dilangsungkan pada Jumat (22/12) mendatang.

Sesuai dengan jadwal, debat kali ini bakal menghadirkan para cawapres dari ketiga pasangan yang bakal bertarung. Topik yang bakal menjadi tema debat ialah ekonomi (ekonomi kerakyatan dan ekonomi digital), keuangan, investasi pajak, perdagangan, pengelolaan APBN-APBD, infrastruktur, dan perkotaan.

Dengan persoalan ekonomi yang kini sedang dihadapi masyarakat, publik tentu menginginkan bagaimana cawapres sebagai bagian dari capres bisa menjelaskan rasionalitas dari tawaran mereka untuk menyelamatkan ekonomi negara ini. Bukan sekadar berjanji memberi tawaran makan dan minum gratis atau meningkatkan pendapatan per kapita setinggi langit, tapi tidak jelas bagaimana cara mewujudkannya.

Masyarakat ingin mendapatkan pencerahan bagaimana ketika terpilih, para pemimpin negara ini bisa mewujudkan pertumbuhan ekonomi hingga 7% di tengah situasi perekonomian dunia yang tidak baik-baik saja. Atau, bagaimana mendatangkan investor di sektor manufaktur, baik lokal maupun asing, di tengah investasi di sejumlah sektor industri yang masih lesu, bahkan ada yang tutup total.

Masyarakat tentu sangat berharap pemerintah mendatang bisa membuat arah kebijakan yang mampu menyelesaikan masalah lemahnya struktur ekonomi yang diwariskan era saat ini. Apalagi, saat ini kita tengah menghadapi persoalan arah pembangunan infrastruktur yang belum sejalan dengan industrialisasi dan penurunan biaya logistik.

Karena itu, calon pemilih tentunya ingin pemerintah mendatang bisa secara konkret mendorong sumber ekonomi baru yang lebih berkualitas dengan tetap menyempitkan angka ketimpangan dan mengurangi jumlah masyarakat rentan.

Jika berkaca pada pelaksanaan debat perdana, publik atau calon pemilih tentu berharap para cawapres secara gamblang bisa menunjukkan kualitas mereka dalam berargumentasi menjawab pertanyaan dari panelis ataupun menyanggah pernyataan kandidat lainnya. Bukan hanya menunjukkan gestur tubuh dan mimik meledek untuk sekadar lari dari substansi pertanyaan.

Apalagi, kemudian sampai mengeluarkan pernyataan yang biasa digunakan sebagai umpatan setelah tidak mampu berargumen atau berkelit dari serangan ketika debat sedang dilakukan.

Debat kedua itu sekaligus sebagai ajang pembuktian, apakah seorang cawapres layak mendampingi presiden apabila nantinya terpilih, atau hanya ban serep dan manut saja apa kata elite yang mengusungnya. Dengan begitu, para calon pemilih, termasuk yang belum menentukan pilihan mereka (undecided voter) pun bisa tahu siapa yang bakal mereka pilih untuk menghindari negara ini dari keterpurukan.

Publik kini mulai merasakan manfaat debat. Jangan sampai atmosfer positif ini dikotori inflasi gimik, tapi defisit kualitas. Pemilih kini sudah tahu itu semua.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.