Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Meyakinkan Pemilih Bimbang

11/12/2023 21:00

KONTESTASI demokrasi, termasuk pemilihan presiden, merupakan momen penting dalam perjalanan sebuah negara. Para capres dan cawapres itu merupakan kandidat pemimpin yang akan menjalankan roda pemerintahan.

Rakyat sebagai pemilik mandat akan memiliki momentum untuk membandingkan kandidat di panggung yang sama dalam membahas masalah yang sama. Itulah suguhan yang mestinya tersaji dalam debat capres, besok.

Adu gagasan yang bernas serta program kerja yang jelas dan membawa perubahan atas kesulitan hidup publik diharapkan jadi menu utama debat. Calon pemilih ingin melihat saling sanggah dalam debat bisa muncul sehingga debat akan mengerucut dan bukan sekadar politik kemasan.

Rangkaian pembuka debat kandidat dalam Pilpres 2024 bakal digelar besok dengan tema meliputi pemerintahan, hukum, hak asasi manusia (HAM), pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, peningkatan layanan publik, dan kerukunan warga.

Publik akan menanti bagaimana tiga kandidat calon presiden memaparkan jalan keluar terhadap persoalan memblenya pemberantasan korupsi, karut-marutnya tatanan hukum, serta mampatnya kebebasan berekspresi yang jadi fakta baru rasa lama di negeri ini.

Debat perdana antarcapres Pemilu 2024 juga akan krusial memengaruhi pilihan swing voter

atau pemilih bimbang. Debat perdana merupakan momen penting untuk melihat gagasan para capres sehingga dapat menjadi panduan bagi pemilih rasional dan pemilih pemula.

Tidak hanya gagasan, pemilih akan sangat menanti penampilan para calon pemimpin mereka dari gaya bahasa maupun gestur tubuh. Dari debat itulah, pemilih akan menentukan calon presiden yang dianggap memiliki pemikiran dan visi yang jelas serta mampu memimpin negara dengan baik.

Bagi ketiga kandidat capres, debat pertama itu harus dipandang sangat penting untuk meyakinkan pemilih. Baik capres nomor urut 1 Anies Baswedan, nomor 2 Prabowo Subianto, maupun nomor urut 3 Ganjar Pranowo tidak boleh memandang debat itu sekadar seremonial pilpres. Kita mengapresiasi ketika ketiganya memilih rehat dari kampanye untuk memaksimalkan persiapan debat.

Debat mesti menjadi kesempatan untuk menunjukkan keterampilan dan kemampuan dalam menghadapi tantangan politik dan kebijakan publik sehingga mampu menarik hati memilih. Debat bahkan akan menjadi kesempatan besar untuk menggerakkan pemilih sebelum waktu pemungutan suara nanti.

Apalagi, survei yang dilakukan sejumlah lembaga survei menunjukkan masih cukup banyak rakyat yang memiliki hak pilih belum menentukan pilihan mereka.

Bahkan jajak pendapat yang dilakukan Litbang Kompas

menunjukkan tren anomali, yakni jumlah pemilih mengambang semakin membesar, mencapai 28,7%. Padahal, pemilih ragu-ragu yang direkam lembaga survei yang sama pada Agustus lalu hanya 15,4%.

Biasanya, semakin mendekati pemungutan suara, pemilih semakin terkonsolidasi untuk mendukung paslon idaman mereka. Namun, kini dua bulan menjelang pencoblosan, jumlah pemilih bimbang naik.

Situasi itu bisa dimaknai bahwa rakyat masih menunggu debat capres-cawapres untuk memantapkan dukungan. Hanya debat yang berkualitas serta padat gagasan untuk membenahi kehidupan bangsa ini yang akan benar-benar menjadi acuan bagi rakyat untuk menentukan arah perjalanan bangsa ini. Karena itu, jangan merendahkan nalar pemilih dengan menyajikan debat kaleng-kaleng, alias debat-debatan.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.