Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Subur, tapi tidak Makmur

06/12/2023 05:00

KETERGANTUNGAN Indonesia pada pangan impor terjawab setelah Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan masalah minimnya regenerasi dan lahan yang semakin sempit di bidang pertanian. Kedua hal itu menjadi penyebab utama menurunnya usaha pertanian di Indonesia selama 10 tahun terakhir.

Berdasarkan diseminasi hasil Sensus Pertanian 2023 tahap 1 oleh BPS, usaha pertanian di Indonesia menyusut 2,35 juta sejak 2013 menjadi 29,3 juta unit di tahun ini. Tak hanya itu, sebanyak 58% tenaga kerja pertanian berumur 45 tahun ke atas pada Februari 2023.

Menurut BPS, mayoritas tenaga kerja pertanian, atau 74,89% dari total pekerja, hanya menamatkan pendidikan paling tinggi sekolah dasar pada Februari 2023 sehingga memengaruhi tingkat produktivitas pertanian.

Pemerintah harus menyikapi temuan BPS soal krisis regenerasi petani dan krisis lahan pertanian ini secara komprehensif. Pemerintah tidak boleh membuat kebijakan yang sporadis dan parsial untuk membangun ketahanan pangan nasional.

Terlebih lagi jika kebijakan pangan nasional sekadar bersifat politis tanpa menyentuh akar persoalan yang sebenarnya, seperti proyek food estate

(lumbung pangan) di Kalimantan Tengah, Sumatra Utara, Sumatra Selatan, dan Papua. Program itu menghabiskan anggaran triliunan rupiah.

Bahkan, food estate ditetapkan sebagai program prioritas pemulihan ekonomi dalam daftar Program Strategis Nasional (PSN) 2020-2024. Meskipun food estate gagal menuai panen setelah tiga tahun berjalan, pemerintah terus mengguyur anggaran untuk proyek tersebut. Pemerintah mengalokasikan Rp108,8 triliun dalam mendukung ketahanan pangan nasional untuk pelaksanaan APBN 2024, di antaranya food estate.

Berdasarkan laporan Badan Pemeriksa Keuangan, ditemukan fakta bahwa proyek food estate pada 2020 sampai dengan triwulan III 2021 tidak sesuai dengan peraturan dalam semua hal. Pertama, perencanaan food estate belum berdasarkan data dan informasi yang valid. Bahkan, belum sesuai dengan perencanaan lahan pertanian pangan berkelanjutan serta sistem budi daya pertanian berkelanjutan.

Kedua, pelaksanaan survei, investigasi, dan desain, ekstensifikasi, dan intensifikasi food estate di Kabupaten Kapuas dan Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, belum sesuai ketentuan. Ketiga, penetapan lahan lokasi pembangunan food estate belum sesuai ketentuan.

Target Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bahwa dalam tiga tahun Indonesia akan mencapai swasembada pangan hanya akan menjadi fatamorgana jika tidak memiliki keberanian mengevaluasi kebijakan sektor pertanian dan mengoreksi kebijakan importasi bidang pangan yang ugal-ugalan dari waktu ke waktu.

BPS mencatat ada kenaikan impor pangan sepanjang Januari-Agustus 2023.

Impor beras mencapai 1,592 juta ton. Impor pada tahun ini disebut naik signifikan jika dibanding dengan periode sama tahun 2022. Pemerintah tengah menugaskan Perum Bulog mengimpor beras sebanyak 2 juta ton untuk kuota sepanjang 2023. Impor beras itu akan mengisi cadangan beras pemerintah (CBP) untuk mengantisipasi El Nino. Tak hanya impor beras yang naik, juga jagung, gandum, dan produk pangan lainnya.

Indonesia sejatinya sempat mencicipi swasembada beras pada periode 2019-2021 yang mengantarkan Presiden Jokowi meraih penghargaan dari Institut Penelitian Padi Internasional (IRRI).

Kondisi itu seharusnya dipertahankan bahkan diperluas ke komoditas pangan lainnya dengan kebijakan-kebijakan yang luar biasa. Dunia sudah dilanda krisis pangan karena geopolitik global yang memanas dan perubahan iklim. Indonesia semestinya jauh dari krisis pangan.

Indonesia ialah negeri yang subur. Namun sayang, kita belum juga makmur, terutama makmur di bidang pangan.

 

 



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal