Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Kembalikan Debat Pilpres Pada Jalurnya

04/12/2023 21:00
Kembalikan Debat Pilpres Pada Jalurnya
Ilustrasi MI(MI/Seno)

SEMAKIN mendekati hari pemilihan umum, Komisi Pemilihan Umum (KPU) bukannya semakin matang menyiapkan pelaksanaan pemilu dan memberikan publik dengan informasi tentang kepemiluan, tapi justru melahirkan keputusan-keputusan yang memicu kontroversi.

Keputusan kali ini yang memicu kontroversi ialah soal format debat pasangan calon presiden dan calon wakil presiden 2024. Memang, debat akan dilaksanakan sesuai Peraturan KPU (PKPU) No 15 Tahun 2023 Pasal 50 ayat 1 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Ketentuan tersebut mengatur lima kali debat dengan rincian tiga kali untuk capres dan dua kali untuk cawapres.

Namun, KPU menyatakan dalam lima kali debat itu pasangan capres-cawapres selalu hadir bersamaan dan tampil di atas panggung berdua. Hanya porsi berbicara yang dibedakan. Tergantung sesi debat yang sedang berlangsung, apakah debat capres atau debat cawapres.

Pada acara debat Pilpres 2019, debat diawali dengan sesi pasangan capres'cawapres secara lengkap. Lalu, pada tiga sesi berikutnya, debat hanya dihadiri oleh capres untuk sesi debat capres, dan sesi debat cawapres hanya dihadiri oleh cawapres. Pada sesi pamungkas, debat pilpres diikuti pasangan capres-cawapres.

Tapi, format itu diubah oleh KPU menjadi kelima-limanya sesi selalu menghadirkan pasangan capres-cawapres di atas panggung. Artinya, debat Pilpres 2024 bukan lagi debat tunggal.

“Kalau itu (agenda) debatnya capres, maka aktor utamanya capres. Kalau debat cawapres, maka aktor utamanya adalah cawapres," ujar Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari saat rapat terkait rencana debat capres-cawapres tersebut pada Kamis (30/11) lalu.

Publik tentu mengharapkan bisa melihat gagasan autentik dari masing-masing capres dan cawapres yang akan menakhodai negeri ini untuk mengarungi situasi global yang semakin sulit dan penuh tantangan. Salah satu caranya adalah melalui debat tunggal capres dan cawapres tersebut. Lewat debat tunggal tersebut, publik bisa menilai kualitas masing-masing capres dan cawapres sebelum menentukan pilihan mereka di bilik suara pada 14 Februari nanti.

Dengan menghilangkan debat tunggal ini, bakal menebalkan kecurigaan publik mengenai adanya intervensi kekuatan eksternal atas KPU. Adalah masuk akal jika publik curiga keputusan KPU ini hanya akan menguntungkan salah satu capres-cawapres.

Dengan menghilangkan format debat tunggal ini juga KPU dinilai telah mempertaruhkan kredibilitas penyelenggaraan pemilu sebagai salah satu pilar utama demokrasi.
Masih ada waktu bagi KPU untuk mengembalikan format Debat Pilpres 2024 ke format debat tunggal. KPU masih akan mematangkan format debat ini sebelum debat Pilpres digelar pada Selasa (12/12). Di antaranya dengan berkoordinasi dengan tim kampanye masing-masing capres - cawapres.

Sebelum memutuskan format debat final, ada baiknya KPU menimbang sentimen publik untuk mengembalikan debat tunggal capres-cawapres seperti pada Pilpres 2019 yang terbukti telah berjalan baik.

Mengembalikan format debat Pilpres 2024 ke format debat tunggal seperti pada Pilpres 2019 ini berkaitan dengan kepercayaan publik pada penyelenggaraan pemilu sebagai pertaruhan terakhir kelembagaan demokrasi. Ayo KPU jangan ragu mengembalikan debat pilpres 2024 ke debat tunggal. Hormati hak pemilih untuk mengetahui isi kepala calon pemimpinnya. Jangan sembunyikan itu semua melalui alasan klasik, demi melihat kekompakan tiap-tiap pasangan.
 



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.