Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Debat Tunggal Ajang Pembuktian

04/12/2023 05:00

TINGGAL sepekan lagi pelaksanaan rangkaian debat calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) akan dimulai. Namun, kontroversi tengah menyelimuti kepastian format debat yang menjadi titik berat dalam masa kampanye pemilihan presiden tersebut.

Awalnya, tidak ada yang aneh ketika pada akhir November Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyatakan telah menetapkan jadwal lima kali debat pasangan calon. Penetapan itu sekaligus menepis isu bahwa penyelenggara pemilu tidak menyelenggarakan debat pasangan capres dan cawapres.

Komisioner KPU lantas membeberkan format debat, mulai tema hingga peserta debat. Lewat penjelasan yang sambil lalu, ternyata ada perubahan cukup mendasar bila dibandingkan dengan format debat pada Pilpres 2019. Entah terinspirasi bisikan siapa, KPU kali ini meniadakan debat tunggal, baik capres maupun cawapres.

Dalam format debat mendatang, saat debat capres, cawapres tiap-tiap capres akan mendampingi. Demikian pula ketika debat cawapres, capres mereka turut tampil.

KPU berdalih itu tidak menyalahi Peraturan KPU (PKPU) No 15 Tahun 2023 tentang Kampanye Pemilihan Umum. Ketentuan tersebut mengatur lima kali debat dengan rincian tiga kali untuk capres dan dua kali untuk cawapres.

Menurut KPU, dalam debat cawapres, misalnya, cawapres tetap menjadi aktor utama dengan porsi bicara yang dominan. Tentu saja, capres yang mendampingi bisa membantu dalam debat. Untuk apa tampil mendampingi bila hanya diam sambil sesekali mengangguk-angguk atau bertepuk tangan?

Format seperti itu lantas memancing kecurigaan sebagai pesanan salah satu pasangan capres dan cawapres. Jelas yang paling diuntungkan dari format ini ialah calon yang mungkin lemah dalam memaparkan gagasan ataupun mempertahankan argumentasi.

Lebih parah lagi jika calon yang bersangkutan maju dengan penguasaan visi, misi, hingga program yang ia dan pasangannya tawarkan untuk rakyat sangat lemah. Bagaimana pemilih bisa menilai penguasaan calon bila tidak melalui debat tunggal?

Kita perlu mengingatkan KPU bahwa presiden dan wakil presiden memiliki peran yang sama-sama penting meski tidak setara. Dalam hal ini, wapres yang paling sering dianggap sekadar ban serep.

Tugas wakil presiden sesungguhnya sangat strategis. Dalam tatanan negara yang menganut sistem presidensial, presiden dan wakil presiden saling membantu, mengisi, serta melengkapi dengan presiden sebagai pelaksana utama.

Pasal 12C UUD 1945 menjelaskan bahwa wakil presiden membantu presiden dalam melaksanakan tugasnya dan dapat diberikan tugas khusus oleh presiden. Selain akan menjadi pengganti presiden jika terjadi kekosongan jabatan karena kematian, pengunduran diri, atau alasan lainnya, wakil presiden juga penting dalam konteks ketahanan sistem karena menjadi semacam lapisan ‘keamanan’ tambahan.

Wakil presiden juga dapat memberikan dukungan strategis kepada presiden dalam pembuatan keputusan dan pelaksanaan kebijakan. Ia bisa berperan sebagai penasihat di lingkaran kepresidenan.

Untuk itu, diperlukan cawapres yang mumpuni, bukan kaleng-kaleng. Debat tunggal cawapres sebagaimana capres diperlukan untuk menunjukkan kemampuan calon, paling tidak dalam penguasaan visi dan misi bahwa program yang mereka rencanakan bukan omong kosong. Dalam debat itulah, argumen program kerja untuk pertama kalinya diuji.

Bila alasan KPU agar debat memperlihatkan seberapa baik kerja sama antara capres dan cawapres, tidak perlu dengan meniadakan debat tunggal. Cukup menyelipkan format tampil bersama di satu atau dua agenda debat.

Jangan menghilangkan kesempatan bagi capres dan cawapres mengerahkan kemampuan sepenuhnya dalam membeberkan gagasan memajukan bangsa. Pemilih juga berhak mendapatkan gambaran selengkapnya mengenai kepiawaian mereka lewat debat sebelum menentukan pilihan. Itulah bentuk penghormatan kepada pemilih. 

 



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.