Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Menuju Pilpres Padat Gagasan

28/11/2023 21:00

PEMILIHAN Presiden (Pilpres) 2024 memang menjadi magnet politik kuat bagi publik. Semua perhatian publik tersita dalam atmosfir pemilihan orang nomor satu itu di negeri ini. Drama politik receh hingga perbincangan substantif tidak luput dari perhatian khalayak.

Pilpres 2024 diharapkan menghadirkan perang gagasan, bukan perang politik pencitraan. Soal gagasan ini akan jadi poin penting mengingat para calon pemilih sangat menanti para kanddidat untuk menghadirkan gagasan tentang Indonesia yang akan dipimpinnya, termasuk menjelaskan rekam jejak dan rekam karya yang telah ditorehkan.

Pertarungan gagasan dan publikasi rekam karya juga akan membuat perhatian publik bergeser dari kampanye yang saling menonjolkan perbedaan dan juga pencitraan berbasis gimik yang mewarnai politik nasional selama ini. Hal itu juga membantu masyarakat menentukan kandidat mana yang benar-benar layak memimpin negeri ini.

Maka dari itu, para Tim sukses, relawan, hingga kontestan diharapkan mampu menjaga suasana kompetisi demokrasi lima tahunan itu berlangsung damai dan bermartabat, jauh dari intrik kotor dan ujaran kasar penuh kebencian.

Jangan lagi ruang publik disesaki dengan narasi-narasi murahan seperti makian kasar, provokasi, apalagi informasi bohong. Sebab,  intensitas disinformasi, misinformasi, dan beragam jenis penyebaran hoaks di platform-platform media sosial kian meninggi akhir-akhir ini. Bahkan, sejak sebelum masuk periode kampanye, informasi hoaks telah bertebaran di medsos. Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menemukan 96 hoaks terkait pemilu sejak 17 Juli 2023 hingga 26 November 2023.

Hoaks itu disebarkan ratusan kali di berbagai media sosial terkait dengan 355 konten. Facebook menjadi media yang paling banyak dengan 312 hoaks,  21 hoaks tersebar di TikTok, dan 17 hoaks tersebar di Youtube. Kemudian tiga hoaks tersebar di Twitter dan dua hoaks tersebar di Snack Video.

Temuan Kemenkominfo tersebut harus menjadi perhatian bersama. Sebab, konten negatif di ruang digital berpotensi memecah belah bangsa. Sudah cukup rasanya dua kali pemilu yang lalu membuat ruang publik saling bermusuhan dan bangsa ini terbelah.

Namun, tidak juga kontestasi demokrasi ini hanya disuguhi politik kemasan, rakyat hanya dipertontonkan gimmick politik yang tidak mendidik. Karena, dengan pencitraan publik akan minim informasi soal rancana para kandidat untuk memajukan negeri ini.

Perhelatan pemilu kali in tentu akan menjadi barometer bagi perjalanan demokrasi Indonesia. Perang gagasan para capres/cawapres jelas akan melambungkan kualitas demokrasi bangsa ini yang sedang tidak baik-baik saja.

Untuk itulah pemerintah bersama dengan penyelenggara pemilu dituntut menjaga ruang demokrasi yang sehat, termasuk di ruang-ruang media sosial. Sehingga tercipta iklim pemilu bermartabat yang menjunjung tinggi integritas, serta berjalan fair, aman dan damai.

Tentu yang paling mujarab yakni teladan dari para capres/cawapres. Ketika para calon pemimpin ini mengedepankan politik gagasan, bukan politik murahan, akan membangun efek berganda kepada seluruh tim pemenangan bahkan hingga ke para pendukungnya.

Publik akan sangat mengapresiasi para capres/cawapres yang rajin hadir dalam forum-forum diskusi yang digelar oleh komunitas ilmiah dan akademik, saling memaparkan gagasan, visi dan misinya untuk membangun Indonesia.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.