Headline

Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.

Menanti Nyali Nawawi

27/11/2023 05:00

KOMISI Pemberantasan Korupsi memasuki babak baru setelah Presiden Joko Widodo menunjuk Nawawi Pomolango sebagai ketua sementara lembaga antirasuah menggantikan Firli Bahuri. Pasalnya, Polda Metro Jaya menetapkan Firli sebagai tersangka kasus pemerasan mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Tidak mudah bagi Nawawi untuk memulihkan kepercayaan publik terhadap KPK yang telah hancur lebur di tangan Firli Bahuri. Lebih-lebih, inilah untuk pertama kalinya dalam sejarah KPK yang telah berusia 21 tahun, ketuanya menjadi tersangka korupsi. Itu jelas memalukan, sangat memalukan.

Ibarat pepatah pagar makan tanaman, Ketua KPK yang seharusnya berada di barisan terdepan memimpin perang melawan segala bentuk korupsi, malah diduga melakukan tindakan tercela terlebih dahulu.

Tanpa mengabaikan asas praduga tidak bersalah, status tersangka bagi insan KPK, apalagi pimpinan KPK, merupakan aib besar dan pengkhianatan terhadap upaya pemberantasan korupsi. Apalagi, korupsi merupakan kejahatan luar biasa yang hingga kini masih seperti kanker yang sangat sulit dibasmi dari bumi Indonesia.

Perjalanan mundur, bahkan hingga titik nadir saat ini, sudah diprediksi sejumlah kalangan. Seperti yang pernah disampaikan para akademisi dan Koalisi Masyarakat Sipil Anti-Korupsi ketika mereka menolak revisi Undang-Undang Nomor Nomor 30 Tahun 2002 menjadi UU Nomor 19 Tahun 2019 yang terkesan simsalabim. Dampak dari revisi UU itu, KPK yang tadinya lembaga mandiri, kemudian berubah di bawah rumpun eksekutif.

Gonjang-ganjing berlanjut setelah diselenggarakan tes wawasan kebangsaan di lembaga itu yang mengakibatkan 75 insan KPK yang memiliki kredibilitas bagus harus hengkang dari Gedung Merah Putih. Mereka tidak lolos TWK yang tidak jelas tolok ukurnya itu.

Pascarevisi UU KPK muncullah Dewan Pengawas KPK. Semula lembaga ini dimaksudkan untuk menjaga muruah KPK dari perilaku pimpinan KPK yang sebelumnya dinilai semau gue. Namun, yang terjadi sebaliknya. Keberadaan lembaga pengawas tidak lebih sekadar pajangan.

Meski semua anggota Dewas KPK dikenal publik memiliki reputasi dan rekam jejak yang baik, mereka bak macan ompong menegakkan kode etik pimpinan KPK. Mereka memiliki nama besar, tapi tidak punya daya untuk menjatuhkan sanksi etik yang keras kepada pimpinan KPK, termasuk kepada Firli Bahuri.

Kini, di bawah pimpinan Nawawi Pomolango, mantan hakim yang memiliki rekam jejak baik, muruah KPK dipertaruhkan. Nawawi harus tancap gas mengembalikan kepercayaan publik kepada KPK. Institusi yang memiliki sejarah panjang kepercayaan publik itu diharapkan mampu menjadi pedang super tajam kepada pencoleng uang negara. Nawawi juga digadang-gadang membangkitkan moral insan KPK yang terpukul karena ulah Firli Bahuri.

Ia juga mesti mengonsolidasikan organisasi sekaligus membersihkan pimpinan KPK dari anasir-anasir jahat yang mengganggu agenda memerangi praktik korupsi.

Selain itu, Nawawi juga harus menjaga iman pemberantasan korupsi agar tidak tergoda bermain politik, terutama di tahun politik. Korupsi ialah kejahatan luar biasa. Karena itu, punggawanya harus berada pada trek yang lurus luar biasa pula.

Nawawi juga harus menyiapkan strategi pencegahan korupsi yang efektif, dengan edukasi dan sistem yang jitu, bekerja sama dengan kementerian dan lembaga lain.

Meski menjabat sebagai ketua sementara sampai Firli Bahuri selesai menjalani proses hukum, Nawawi Pomolango harus memberikan kesan manis dan disegani. Ia mesti membuktikan diri sebagai figur yang pantas menjadi panglima perang melawan praktik lancung di negeri ini.

 

 



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal