Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Rusaknya Integritas Wasit Pemilu

21/11/2023 05:00

UPAYA menghadirkan pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil (luber dan jurdil) terasa semakin jauh dari jangkauan. Anggota Bawaslu Kota Medan Azlansyah Hasibuan yang seharusnya menjadi penegak aturan malah berkubang di dalam lumpur. Ia terkena operasi tangkap tangan (OTT) Polda Sumatra Utara karena terlibat pemerasan calon anggota legislatif (caleg). Saat penangkapan, petugas turut mengamankan uang senilai Rp25 juta.

UU Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum (Pemilu) sudah mengatur secara tegas segala tugas, wewenang, dan kewajiban Bawaslu yang pada intinya memerintahkan mereka berlaku adil. Pemerasan yang dilakukan Azlansyah jelas menabrak dan menodai amanat UU Pemilu. Sebagai wasit dalam pemilu, Azlansyah malah mempersulit pengurusan kelengkapan administrasi persyaratan salah seorang caleg DPRD Kota Medan.

Ia seperti tengah meneguhkan prinsip semua urusan mesti uang tunai. Dengan uang tunai, segala hal tidak lagi susah, malah bisa dipermudah yang bersangkutan. Akibat perbuatannya tersebut, koordinator pencegahan, data, dan informasi Bawaslu Medan itu sekarang mendekam di Polda Sumatra Utara bersama dengan satu orang lainnya bernama Fahmy Wahyudi.

Praktik pemerasan seperti itu jelas sangat merugikan integritas lembaga pengawas pemilu. Patut diingat bahwa integritas merupakan kunci untuk memastikan pemilihan berlangsung dengan adil, transparan, dan netral sehingga hasilnya dapat mencerminkan kehendak rakyat yang sebenarnya. Sebaliknya, kerusakan integritas dapat menggoyahkan fondasi masyarakat akan hadirnya pemilu yang menjunjung prinsip transparansi, keadilan, dan netralitas dalam setiap tahapan pemilihan.

Dalam skala yang lebih besar, masyarakat mungkin meragukan keabsahan proses pemilihan dan kredibilitas lembaga-lembaga yang terlibat. Hal itu dapat memicu ketegangan sosial, ketidakstabilan politik, serta merugikan stabilitas demokrasi secara keseluruhan. Publik tentu tidak menginginkan itu terjadi karena pemilu ialah ajang rakyat menunaikan hak politik mereka.

Perlu tindakan tegas untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses demokrasi. Kita tentu mendorong penyidik Polda Sumatra Utara untuk menuntaskan perkara tersebut hingga ke akar-akarnya. Dari satu orang Azlansyah, harus bisa dikorek siapa saja yang terlibat dalam pemerasan tersebut dan dibawa ke muka persidangan siapa saja yang bersalah. Bahkan, kasus itu harus menjadi perhatian institusi Polri agar sigap bila ada indikasi sekecil apa pun terhadap dugaan pelanggaran pidana yang mungkin dilakukan komisioner Bawaslu mana pun di daerah.

Dengan berangkat dari kasus itu, kita juga mendorong agar Bawaslu segera mengambil langkah-langkah tegas dan transparan terkait dengan kasus pemerasan yang melibatkan anggota Bawaslu Kota Medan. Harus ada sistem yang bisa memastikan seluruh anggota Bawaslu di berbagai daerah, baik provinsi, kabupaten, kota, maupun kecamatan, bekerja sesuai dengan koridor hukum yang berlaku dan tidak ada yang berperilaku lancung.

Ketua Komisi II DPR RI Ahmad Doli Kurnia sudah meminta Bawaslu mengambil sikap tegas terkait dengan kasus anggota Bawaslu Kota Medan yang terjaring OTT. Jangan biarkan lebih cepat proses di polisi daripada proses di internal. Segera bersikap juga penting demi menyelamatkan institusi, jangan sampai ini merembet. Karena distrust kepada penyelenggara pemilu, pada akhirnya kalau lama ditangani bisa distrust terhadap pemilunya. Tidak hanya Bawaslu, KPU juga harus mengambil sikap tegas apabila nantinya terdapat indikasi kasus rasuah anggota Bawaslu Kota Medan itu turut menyeret anggota KPU di daerah tersebut.

Pemilu dikatakan sukses kalau semuanya bisa dilaksanakan secara baik, termasuk netralitas aparat sipil negara (ASN), TNI, dan Polri. Sukses juga bisa diukur bila masyarakat bisa beramai-ramai ikut mencoblos. Namun, bagaimana bisa prinsip-prinsip itu terpenuhi kalau masyarakat saja sudah ragu terhadap tahapan pemilu yang luber dan jurdil?



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.