Headline

Indonesia akan alihkan sebagian impor minyak mentah ke AS.

Prabowo-Gibran Kubur HAM Masa Lalu

02/11/2023 21:00

PENYELESAIAN kasus pelanggaran hak asasi manusia (HAM) berat masa lalu diperkirakan masih suram pasca-Pemilihan Presiden 2024. Pasalnya, hanya dua calon presiden dan calon wakil presiden, yakni Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD, yang berjanji akan menuntaskannya. Hal itu tertuang dalam visi dan misi mereka yang diserahkan kepada Komisi Pemilihan Umum.

Adapun pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka tidak membuat program penyelesaian kasus HAM masa lalu. Dalam misi terkait HAM, Prabowo-Gibran hanya menjanjikan perlindungan HAM untuk warga negara dan menghapus praktik diskriminasi. Padahal, sebagai pasangan yang mengeklaim penerus pemerintahan Joko Widodo, seharusnya duet Prabowo-Gibran bertekad menuntaskannya.

Presiden Jokowi mengakui sejumlah pelanggaran HAM berat masa lalu yang pernah terjadi di Indonesia. Ada 12 pelanggaran HAM berat yang diakui Jokowi, yaitu peristiwa 1965-1966, penembakan misterius 1982-1985, peristiwa Talangsari Lampung 1989, peristiwa Rumoh Geudong dan Pos Sattis di Aceh 1998, peristiwa penghilangan orang secara paksa 1997-1998, peristiwa Kerusuhan Mei 1998, peristiwa Trisakti serta Semanggi 1 dan 2 1998-1999, peristiwa pembunuhan dukun santet 1998-1999, peristiwa Simpang KAA di Aceh 1999, peristiwa Wasior di Papua 2001-2002, peristiwa Wamena di Papua 2003, dan peristiwa Jambo Keupok Aceh 2003.

Pasangan Koalisi Perubahan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (Amin) berkomitmen menuntaskan kasus pelanggaran HAM masa lalu. Pasangan Amin juga mendorong pemulihan sosial ekonomi korban pelanggaran HAM dan menguatkan lembaga HAM nasional. Tak mau kalah, pasangan Ganjar-Mahfud MD juga berjanji menyelesaikan penanganan kasus pelanggaran HAM masa lalu secara adil, terutama pelanggaran HAM yang menjadi beban peradaban bangsa.

Tidak adanya janji dari pasangan Prabowo-Gibran tentu mengundang tanda tanya. Publik mulai menduga-duga bahwa keduanya khawatir soal HAM ini seperti ‘menepuk air di dulang tepercik muka sendiri’. Prabowo sendiri kerap disebut sebagai salah seorang yang harus dimintai pertanggungjawaban atas penghilangan paksa para aktivis. Begitu juga dalam Tragedi 12 Mei 1998. Kala itu, Prabowo menjabat Komandan Jenderal Kopassus.

Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) menilai pasangan Prabowo-Gibran tidak memiliki keberpihakan dalam penyelesaian kasus pelanggaran HAM berat masa lalu dengan tidak adanya janji ini dalam visi-misi mereka.

Penuntasan kasus-kasus pelanggaran HAM di masa lalu harus terus dilakukan untuk memberikan rasa keadilan bagi para korban. Penuntasan ini juga harus dilakukan untuk memastikan pelanggaran HAM masa lalu tidak terjadi lagi di masa depan.

Isu pelanggaran HAM di masa lalu tersebut harus terus digaungkan supaya generasi muda Indonesia melek dengan peristiwa-peristiwa kelam sejarah bangsa mereka. Indonesia harus menjadi bangsa besar, maju, bermartabat, dan menjunjung tinggi HAM.



Berita Lainnya
  • Mobil Mewah bukan Penentu Muruah

    03/3/2026 05:00

    SETELAH menjadi polemik, Gubernur Kalimantan Timur Rudy Mas’ud akhirnya mengembalikan mobil dinas mewah seharga Rp8,5 miliar ke kas daerah.

  • Saatnya Semua Menahan Diri

    02/3/2026 05:00

    SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.

  • Menambal Defisit tanpa Bebani Rakyat

    28/2/2026 05:00

    PROGRAM Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kini berada di persimpangan jalan. Di satu sisi, ia adalah oase bagi jutaan rakyat untuk mengakses layanan kesehatan.

  • Menata Ulang Efektivitas Demokrasi

    27/2/2026 05:00

    PEMBAHASAN revisi Undang-Undang Pemilu kembali menghadirkan satu isu strategis, yakni ambang batas parlemen.

  • Krisis Ruang Digital Anak

    26/2/2026 05:00

    RUANG digital yang semula digadang-gadang sebagai wahana belajar dan berkreasi bagi generasi muda kini berubah menjadi medan yang semakin berbahaya bagi anak-anak.

  • Ungkap Otak Sindikat Narkoba

    25/2/2026 05:00

    FANDI Ramadhan adalah potret dari petaka yang disebabkan oleh narkoba.

  • Menagih Imbal Hasil Investasi Pendidikan

    24/2/2026 05:00

    Para awardee ini dibiayai miliaran rupiah untuk mendapatkan kemewahan bersekolah ke luar negeri agar mereka pulang sebagai agen perubahan yang ikut membereskan ketidakidealan tersebut.

  • Sigap Membaca Perubahan Amerika

    23/2/2026 05:00

    DUNIA sedang menyaksikan titik balik luar biasa dalam lanskap perdagangan internasional.

  • Hasil Gemilang Negosiasi Dagang

    21/2/2026 05:00

    Pemerintah perlu memastikan harmonisasi regulasi, mempercepat layanan perizinan, serta memperkuat lembaga pengawas mutu agar tidak terjadi kasus penolakan produk di pelabuhan tujuan.

  • Memitigasi Penutupan Selat Hormuz

    20/2/2026 05:00

    IRAN menutup sementara Selat Hormuz di tengah meningkatnya ketegangan dengan negara adidaya Amerika Serikat.

  • Ramadan Mempersatukan

    19/2/2026 05:00

    SEPERTI pada 2022 dan 2024, juga pada banyak tahun sebelumnya, perbedaan jatuhnya 1 Ramadan kembali terjadi di Indonesia dan sejumlah negara lain.

  • Kendalikan Harga Segera

    18/2/2026 05:00

    KENAIKAN harga bahan pokok menjelang Ramadan kembali terulang. Polanya nyaris seragam dari tahun ke tahun.

  • Imlek dan Ramadan Merajut Tenun Kebangsaan

    17/2/2026 05:00

    SUDAH lebih dari dumedia a dekade, Hari Raya Imlek berdiri tegak sebagai simbol kematangan Republik dalam merawat keberagaman.

  • Meneror Penggarong Uang Negara

    16/2/2026 05:00

    BADAN Pusat Statistik (BPS), awal Februari lalu, baru saja merilis angka pertumbuhan ekonomi yang dapat dicapai Indonesia sepanjang 2025, yakni 5,11% secara tahunan.

  • Percepat Rekonstruksi, Pulihkan Harapan

    14/2/2026 05:00

    DI antara puing-puing yang perlahan berganti struktur permanen, tersimpan doa ribuan warga terdampak bencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.

  • Swasembada Energi semata demi Rakyat

    13/2/2026 05:00

    SWASEMBADA pangan dan energi, itu dua janji Prabowo Subianto saat membacakan pidato pelantikannya sebagai presiden pada 2024 lalu.