Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Netralitas Pejabat Manis di Bibir

31/10/2023 21:00

DALAM sebuah jamuan makan siang dengan tiga bakal calon presiden, Ganjar Pranowo, Prabowo Subianto, dan Anies Baswedan, Presiden Joko Widodo menegaskan komitmen pemerintah untuk bersikap netral pada pemilu mendatang. Dalam pertemuan itu, kata Anies, Jokowi bahkan mengaku telah mengumpulkan para penjabat kepala daerah, juga akan mengumpulkan aparat TNI dan Polri, untuk menegaskan lagi soal netralitas tersebut.

Namun, di tengah kabar baik itu, beredar video singkat terkait Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Paiman Raharjo yang diduga sedang memimpin rapat membahas dukungan kepada calon wakil presiden Gibran Rakabuming Raka. Dalam video itu, di hadapan para peserta rapat, mereka menegaskan kesepakatannya untuk membantu memenangkan putra sulung Jokowi itu pada pemilu di 2024.

Paiman membenarkan video tersebut. Namun, dia berkilah bahwa kehadirannya di situ bukan sebagai Wamendes, melainkan sebagai Ketua Relawan Sedulur Jokowi. Apa pun argumennya, kehadiran seorang wakil menteri yang notabene merupakan pejabat negara di forum terkait pemilu, tentu menyinggung rasa keadilan.

Ketika seorang wamen diambil sumpahnya oleh presiden, dia adalah pejabat negara yang harus memperhatikan kepentingan seluruh anak bangsa, bukan hal-hal lain yang bukan menjadi urusannya, termasuk juga partainya jika memang ia anggota parpol.

Paiman, yang merupakan akademisi dan juga mantan rektor sebuah universitas swasta ternama, semestinya juga paham mengenai hal itu. Agak sulit diterima akal sehat bila seorang wakil menteri berkampanye di depan publik sambil mengatakan kehadirannya di situ dalam kapasitas yang lain.

Betapa pun pintarnya mengolah argumentasi, sulit disembunyikan adanya <i>double standard<p>. Makanya, harian ini berkali-kali mengingatkan, jika ingin menjadi jurkam atau tim sukses pasangan capres-cawapres, para pejabat negara sebaiknya mengundurkan diri agar tidak bias.

Netralitas birokrasi adalah kunci bagi <i>good governance<p>. Anehnya, di tengah semangat reformasi yang semetinya terus dijaga dan digaungkan, kehendak itu belum menjadi komitmen kuat para aparat negara. Padahal, dalam jamuan makan siang itu, Presiden telah tegas menyatakan komitmennya untuk menjaga netralitas. Entah apakah komitmen itu sekadar slogan atau barangkali Paiman ingin menjilat sekaligus menjerumuskan majikannya? Silakan publik yang menilai.

Sudah saatnya kita perlu meletakkan dasar-dasar bernegara yang lebih benar, modern, dan beradab, serta membentuk pemerintahan yang bersih dan berwibawa, bukan mengisinya dengan aparat-aparat birokrasi yang penuh kolusi, korupsi, dan nepotisme. Upaya menciptakan kualitas pemilu tergantung netralitas penyelenggara pemilu dan aparat pemerintahan. Presiden Jokowi harus membuktikan para pembantunya tidak cawe-cawe memenangkan salah satu pasangan capres-cawapres.



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal