Headline

Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.

Menuntut Integritas Lembaga Survei

26/10/2023 21:00

MENJELANG pemilihan kepala daerah, pemilihan umum, maupun pemilihan presiden, hasil sigi lembaga survei menjadi salah satu yang menyedot perhatian publik di samping calon itu sendiri.

Kehadiran lembaga survei sangat penting karena dapat mengungkap kepada publik tentang elektabilitas seorang calon. Adapun bagi calon kepala daerah atau calon presiden, hasil survei juga penting untuk mengetahui kecenderungan para pemilih. Di samping itu, hasil survei dapat digunakan untuk menggiring opini publik agar memilih calon tertentu.

Karena itu, hasil survei yang dinilai sarat kejanggalan hanya akan menimbulkan kekisruhan dan kecurigaan. Apalagi jika sampai merugikan salah satu pihak yang disurvei.

Itu yang terjadi pada hasil survei yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA terhadap calon presiden Anies Baswedan. Menurut hasil survei yang dirilis pada September lalu, elektabilitas bakal capres Anies Baswedan di Sumatra Utara cuma 5%.

Hasil survei yang dipermasalahkan NasDem Sumut ini ialah yang dilakukan LSI Denny JA pada 4-12 September 2023 dengan total 1.200 responden di seluruh Indonesia. Hasil survei itu menempatkan Ganjar Pranowo memperoleh 65% dan Prabowo Subianto 30%.

Padahal pada Mei 2023, lembaga survei yang sama, LSI Denny JA, juga merilis hasil survei elektabilitas bacapres. Pada saat itu Anies memperoleh 32,6%. Artinya hanya dalam waktu 4 bulan, elektabilitas Anies turun 28% atau rata-rata hampir 7% per bulan.

Tak ayal Badan Advokasi Hukum DPW Partai NasDem Sumut melayangkan somasi kepada LSI Denny JA. DPW Partai NasDem Sumut menuntut LSI Denny JA menjelaskan terkait metodologi, jumlah dan sebaran responden, serta pendana survei tersebut.

Kecurigaan bahwa hasil survei ini ada apa-apanya bukan cuma isapan jempol belaka. Denny Jauhari Ali atau Denny JA diduga ingin menyenangkan pihak tertentu. Sebab, jauh sebelumnya Denny JA terungkap mengemis jabatan komisaris BUMN melalui pesan WA yang bocor, meski hal itu kemudian disangkal yang bersangkutan melalui sebuah cerpen. Tak pelak, hal tersebut menimbulkan pertanyaan soal integritas Denny JA selaku pemimpin lembaga survei.

Rilis lembaga survei yang selalu mengunggulkan salah satu calon merupakan awal dari kesuraman Pilpres 2024. Lembaga survei sejenis ini lebih mirip sebagai konsultan politik yang ingin menggiring opini calon yang diunggulkan tersebut menjadi Presiden Republik Indonesia 2024.

Kehadiran lembaga survei sendiri sejatinya merupakan bagian dari dinamika demokrasi. Sejauh ini tidak ada regulasi atau undang-undang yang melarang suatu pihak melakukan kegiatan survei. 

Namun, lembaga survei dituntut untuk tetap menjunjung tinggi integritas dan kejujuran. Mereka harus menerapkan etika penelitian dan metodologinya. Tidak melakukan kecurangan akademik. Jika tidak, hal itu sama saja mereka bunuh diri. Sekali lancung, mereka tidak akan dipercaya.

Kehadiran lembagai survei yang berintegritas juga sangat penting dalam mendorong terciptanya demokrasi yang berkualitas di negeri ini.

Jika yang muncul ialah lembaga survei abal-abal dengan data-data palsu dan hanya menyenangkan pemberi order, jangan harapkan demokrasi kita bisa tumbuh dengan sehat.



Berita Lainnya
  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone

  • Antisipasi Tepat, Mudik Selamat

    14/3/2026 05:00

    GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.

  • Merawat Optimisme Publik lewat Mudik

    13/3/2026 05:00

    BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.

  • Negara Hadir untuk Menenangkan

    12/3/2026 05:00

    PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.

  • Napas Panjang Antisipasi Perang

    11/3/2026 05:00

    Stok BBM untuk 21 hari yang selama ini disebut sebagai standar buffer operasional semestinya tidak dipandang sebagai zona aman.

  • Menajamkan Sistem Pengawasan

    10/3/2026 05:00

    LAILA Fathiah, dengan nama panggung Fadia Arafiq, menjadi kepala daerah kedelapan hasil pilkada serentak pada 2024 lalu yang ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

  • Menjaga Tunas Bangsa

    09/3/2026 05:00

    NEGARA akhirnya menunjukkan taringnya di jagat digital yang kian sulit dikendalikan.

  • Cegah Panik Amankan Mudik

    07/3/2026 05:00

    TEPAT sepekan lalu, negara superpower Amerika Serikat (AS) bersama sekondannya, Israel, membombardir Iran.

  • Sanksi Korupsi yang Menjerakan

    06/3/2026 05:00

    PENANGKAPAN Bupati Pekalongan Fadia Arafiq oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menegaskan satu hal, bahwa praktik korupsi di daerah bukanlah peristiwa tunggal