Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
ERUPSI Semeru kembali mengingatkan kita untuk peduli kepada saudara sebangsa yang tertimpa oleh musibah. Kedermawanan memang sudah menjadi sifat yang menonjol pada masyarakat Indonesia. Itu sebabnya, beberapa kali masyarakat Indonesia dinobatkan sebagai yang paling dermawan di dunia.
Namun, situasi saat ini agak berbeda. Masyarakat kita masih terimpit oleh dampak pandemi berkepanjangan. Pemerintah daerah pun harus memutar otak meringankan beban warga sekaligus menjaga kegiatan perekonomian dan pembangunan tetap berjalan.
Hebatnya, solidaritas sosial ternyata tidak menyurut. Begitu beredar kabar Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, meletus, bantuan spontan mengalir dari berbagai kalangan. Masyarakat biasa, baik perorangan maupun kelompok, badan usaha, hingga pemerintah provinsi lain bergerak membantu.
Ini menunjukkan kedermawanan sudah benar-benar menjadi watak masyarakat kita. Budaya gotong royong masih terpelihara meski intensitasnya menurun, terutama di kota-kota besar. Ketika terjadi bencana besar di mana pun di Tanah Air, bangsa Indonesia bersatu mengulurkan tangan kepada para korban.
Hal yang masih menjadi persoalan ialah koordinasi dan kecepatan penyaluran bantuan hingga sampai sasaran secara tepat. Kita sering mendengar para wakil rakyat dan pejabat begitu sigap meninjau lokasi bencana. Di saat yang sama, para korban mengeluh belum mendapatkan bantuan meski lingkungan mereka telah dikunjungi.
Bukan hanya penyaluran bantuan, kecepatan kerja pemulihan korban dari dampak bencana memprihatinkan. Saat serangkaian gempa dahsyat mengguncang Nusa Tenggara Barat pada Juli-Agustus 2018, tidak kurang dari 564 jiwa tewas. Lebih dari 200 ribu rumah penduduk hancur hingga membuat hampir setengah juta warga kehilangan tempat tinggal.
Bantuan dan anggaran rekonstruksi pun dialokasikan. Pembangunan rumah untuk para korban dimulai pada September 2018 dengan jumlah anggaran yang mencukupi. Akan tetapi, apa yang terjadi? Pembangunan begitu lamban. Sampai tahun ini pun, rekonstruksi belasan ribu rumah masih berlangsung.
Hal serupa juga terjadi pascagempa, tsunami, dan likuefaksi di Palu, Kabupaten Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah, pada Oktober di tahun yang sama. Korban jiwa lebih dari 2.000 jiwa. Puluhan ribu rumah warga juga luluh lantak.
Proses rekonstruksi hunian tetap bagi warga yang menjadi korban hingga kini belum tuntas. Padahal, selain dari dalam negeri, bantuan dana turut mengalir dari negara-negara lain dan komunitas internasional.
Belum lagi masalah ketidaktransparanan penggunaan anggaran proyek rekonstruksi. Itu tentu saja bisa mengundang kecurigaan bahwa ada praktik korupsi di situ.
Sudah menjadi fakta yang kerap dikemukakan KPK bahwa sektor pengadaan barang dan jasa sarat celah rasywah. Berdasarkan catatan KPK hampir 80% kasus korupsi terjadi dalam proses pengadaan di pemerintahan.
Masyarakat sudah begitu antusias memberikan sumbangan baik dalam bentuk barang, jasa, maupun uang setiap kali terjadi bencana.
Alangkah baiknya, dan memang sudah semestinya, diikuti pula dengan kesigapan pemerintah dalam mengoordinasikan bantuan serta bergerak cepat menuntaskan pemulihan pascabencana.
Perbaikan tata kelola di pemerintahan tidak hanya diperlukan pada mitigasi bencana, tetapi juga pemulihan pascabencana. Kedermawanan mesti terus dirawat. Jangan sampai watak mulia bangsa justru menjadi tergerus oleh lunturnya kepercayaan kepada pemerintah.
SABTU (28/3) lalu, genap satu bulan prahara di Timur Tengah berlangsung.
MULAI hari ini, 28 Maret 2026, jagat digital Indonesia memasuki babak baru yang krusial.
SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai
DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.
BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.
PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.
Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.
RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.
PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar.
Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.
DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.
TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.
Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone
GELOMBANG mudik Lebaran selalu menjadi ujian besar bagi kapasitas negara dalam mengelola mobilitas manusia berskala besar.
BAGAIMANAPUN dampak situasi global saat ini, pemerintah harus bisa memastikan mudik Lebaran berlangsung aman dan lancar.
PEMERINTAH sejatinya lahir untuk melindungi, memberi kepastian, dan mewujudkan kesejahteraan bagi rakyatnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved