Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Konsistensi Kesetaraan

08/11/2021 05:00
Konsistensi Kesetaraan
Ilustrasi MI(MI/Seno)

 

 

PEMERINTAH mengajak masyarakat untuk memberikan dukungan kepada para atlet yang bertanding di Pekan Paralimpiade Nasional (Peparnas) XVI Papua. Memberikan dukungan itu penting untuk mewujudkan semangat kesetaraan dan persaudaraan.

Peparnas Papua dibuka Wapres Ma’ruf Amin pada Jumat (5/11). Pesta olahraga nasional yang diselenggarakan empat tahun sekali ini berlangsung hingga 15 November.

Sebanyak 1.935 atlet dari 33 provinsi berpartisipasi dalam 12 cabang olahraga yang dipertandingkan. Peparnas itu hendaknya dipandang sebagai ajang mencari bibit-bibit olahraga untuk diterjunkan ke Paralimpiade. Apalagi, dalam Paralimpiade Tokyo 2020, Indonesia berhasil mengakhiri 41 tahun paceklik medali emas. Dua emas diraih dari cabang bulu tangkis.

Karena itulah, Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhadjir Effendy, kemarin, mengajak masyarakat memberikan dukungan. Masyarakat Papua sudah teruji dalam pelaksanaan PON 2021. Sukses penyelenggaraan juga sukses menjalankan protokol kesehatan.

Dukungan nyata masyarakat bisa dilakukan dengan ikut langsung menyaksikan setiap cabang olahraga yang dipertandingkan. Berlomba-lombalah menjadi saksi sejarah para atlet yang mendobrak batas diri dan keluar sebagai pemenang.

Peparnas sejatinya bukan sekadar kompetisi olahraga penyandang disabilitas, melainkan lebih dari itu, Peparnas ialah pembuktian semangat kesetaraan dan persamaan rakyat Indonesia.

Di samping dukungan masyarakat, Peparnas juga membutuhkan dukungan pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Dukungan pemerintah pusat dan daerah itu hendaknya dipandang sebagai kewajiban mereka untuk menjalankan perintah Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.

 

Keolahragaan menjadi salah satu hak penyandang disabilitas. Hak keolahragaan itu meliputi antara lain meningkatkan prestasi dan mengikuti kejuaraan di semua tingkatan. Penyelenggaraan Peparnas kali ini bagian dari pelaksanaan hak penyandang disabilitas.

Hak penyandang disabilitas yang dilupakan pemerintah ialah mengembangkan industri keolahragaan. Muhadjir Effendy mengakui terdapat beberapa keterbatasan terutama peralatan yang dibutuhkan para atlet. Peralatan itu, selain harus spesifik, dibuat customized yang tidak bisa digunakan sembarang atlet.

Kiranya elok bila pemerintah mulai merencanakan penyediaan produksi dalam negeri peralatan-peralatan olahraga untuk penyandang disabilitas. Kursi roda saja saat ini sebagian besar masih impor.

Kewajiban pemerintah dan pemerintah daerah yang diperintahkan undang-undang ialah membina dan mengembangkan olahraga untuk penyandang disabilitas yang dilaksanakan dan diarahkan untuk meningkatkan kesehatan, rasa percaya diri, dan prestasi olahraga.

Peparnas Papua 2021 bisa dipandang sebagai tolok ukur untuk menilai apakah pemerintah daerah patuh menjalankan undang-undang atau tidak. Daerah yang tidak meraih medali di Peparnas perlu berbenah lagi. Peparnas hendaknya menjadi pembuktian komitmen pemerintah daerah untuk memberikan perlakuan yang setara bagi setiap warga negara.

Harus jujur diakui bahwa terlalu lama bangsa ini tidak memberikan perhatian kepada kaum disabilitas. Sebagian besar penyandang disabilitas hidup dalam kondisi rentan, terbelakang, dan miskin disebabkan masih adanya pembatasan, hambatan, kesulitan, dan pengurangan atau penghilangan hak-hak mereka.

Harus ada tindakan nyata, tidak cukup kemauan politik, untuk mewujudkan kesamaan hak dan kesempatan bagi penyandang disabilitas menuju kehidupan yang sejahtera, mandiri, dan tanpa diskriminasi. Regulasi sudah terlampau banyak, yang kurang itu ialah konsistensi kesetaraan antara kehendak dan tindakan.



Berita Lainnya
  • Ekonomi Mulai di Zona Terang

    06/2/2026 05:00

    KABAR cerah datang dari Badan Pusat Statistik (BPS), kemarin.

  • Alarm Pengelolaan Sampah

    05/2/2026 05:00

    BALI, kata Presiden Prabowo Subianto, merupakan etalase Indonesia di mata dunia. Etalase itu mestinya bersih, indah, dan sedap dipandang.

  • Jaga Regenerasi Bulu Tangkis Kita

    04/2/2026 05:00

    SEJAK Olimpiade dihidupkan lagi pada 1859, dunia sudah melihat bahwa menang di pertandingan olahraga antarnegara punya arti amat besar.

  • Meneruskan Ambang Batas Parlemen

    03/2/2026 05:00

    KUALITAS demokrasi suatu bangsa selalu berbanding lurus dengan kesehatan partai politik.

  • Tindak Aksi Kemplang Pajak

    02/2/2026 05:00

    DI saat gonjang-ganjing yang terjadi di pasar modal Indonesia belum tertangani secara tuntas, kita kembali disuguhi berita buruk lain di sektor ekonomi.

  • Benahi Bursa Efek Indonesia

    31/1/2026 05:00

    KEPUTUSAN mengundurkan diri Direktur Utama Bursa Efek Indonesia (BEI) Iman Rachman, Jumat (30/1), pantas diapresiasi.

  • Jangan Ulangi Kasus Hogi

    30/1/2026 05:00

    DALAM beberapa hari terakhir, ruang publik kembali diharubirukan oleh dua kasus yang melibatkan aparat penegak hukum.

  • Memangkas BBM Subsidi Berbasis Keadilan

    29/1/2026 05:00

    PEMERINTAHAN di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran Rakabuming Raka mulai menyentuh bola panas, yakni mengutak-atik bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

  • Menunggu Bukti Aksi Purbaya

    28/1/2026 05:00

    BEA cukai dan pajak merupakan tulang punggung penerimaan negara. Dari sanalah roda pemerintahan dan negara mendapatkan bahan bakar untuk bergerak.

  • Gaji Kecil bukan Pembenar Aksi Korup

    27/1/2026 05:00

    Jika dihitung secara sederhana, gaji bupati Rp5,7 juta per bulan selama lima tahun masa jabatan hanya menghasilkan sekitar Rp342 juta.

  • Lalai Mencegah Bencana

    26/1/2026 05:00

    NEGERI ini agaknya sudah berada pada kondisi normalisasi bencana. Banjir setinggi perut orang dewasa? Normal. Tanah longsor menimbun satu kampung? Normal.

  • Akhiri Menyalahkan Alam

    24/1/2026 05:00

    BANJIR lagi-lagi merendam Jakarta dan daerah penyangganya, Bekasi dan Tangerang.

  • Pencabutan Izin bukan Ajang Basa-basi

    23/1/2026 05:00

    PENCABUTAN izin 28 perusahaan membuka peluang bagi pemulihan lingkungan pascabencana Aceh dan Sumatra.

  • Mewaspadai Pelemahan Rupiah

    22/1/2026 05:00

    PELEMAHAN nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat dalam beberapa bulan terakhir bukan sekadar fenomena singkat.

  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.