Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

Solid, tapi Berjarak

23/3/2020 05:10

VIRUS baru korona, covid-19, bukan cuma pandemi, melainkan juga sudah menjadi bencana kemanusiaan. Covid-19 tidak hanya membatasi ruang gerak orang, tapi juga sudah mencabut banyak nyawa.

Setiap bencana kemanusiaan se­lalu melahirkan solidaritas sosial karena sejatinya keberadaan seseorang selalu membutuhkan partisipasi orang lain. Mestinya bela rasa atas korban covid-19 merupakan panggilan bagi setiap orang atas nama kemanusiaan.

Dalam konteks bela rasa itulah, Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona Doni Monardo mengajak masyarakat menjadi pahlawan kemanusiaan. Caranya ikut mengurangi potensi penyebaran covid-19 di tengah masyarakat.

Setiap orang bisa ambil bagian dalam mengurangi penyebaran covid-19 jika ia konsisten mengikuti anjuran untuk jaga jarak sosial, bekerja dari rumah, belajar dari rumah, dan ibadah di rumah. Menjalankan anjuran pencegahan covid-19 dengan kesadaran penuh tanpa panik.

Ikhtiar menjadi pahlawan kemanusiaan patut diacungi dua jempol. Angkat jempol juga untuk berbagai ungkapan dan cicitan yang menunjukkan solidaritas di lini masa media-media sosial.

Harus tegas dikatakan bahwa elok nian bila solidaritas medsos ditransformasikan menjadi solidaritas nyata. Janganlah merasa puas dengan memilih emoji like, terkejut, menangis, dan lain-lain yang mengekspresikan kesedihan. Saatnya turun dari menara gading untuk menjumpai secara nyata wajah penderitaan covid-19.

Jujur diakui bahwa tidak sedikit pengguna media sosial yang sudah turun langsung menjumpai wajah penderitaan. Di platform digital Kitabisa.com, muncul setidaknya 219 kampanye penggalangan dana dengan akumulasi sumbangan hingga kemarin lebih dari Rp6 miliar. Sumbangan dimulai dari Rp10 ribu.

Inisiatif solidaritas kewargaan juga makin nyata. Muncul gerakan anak-anak muda baik secara in­di­­vidu atau bersama-sama, termasuk organisasi dan pihak swasta, melakukan urun dana dan urun daya.

Mahasiswa yang tergabung dalam gerakan Nut­­­risi Garda Terdepan memberikan bantuan ma­­­kanan peningkat imunitas bagi ratusan tenaga medis yang menangani covid-19. Bantuan itu ter­di­ri atas susu kemasan, susu segar, makanan ber­­gizi, dan vitamin C.

Gusdurian juga menginisiasi gerakan #SalingJaga. Gerakan itu mengajak masyarakat Indonesia mendonasikan uang untuk pembelian pembersih tangan bagi orang kurang mampu.

Palang Merah Indonesia melakukan gerakan penggalangan dana pengadaan 1 juta masker un­­tuk tenaga kesehatan dan masyarakat yang mem­­butuhkan.

Kamar Dagang dan Industri Indonesia, Yayasan Buddha Tzu Chi, dan beberapa pengusaha juga menggalang dana dengan target Rp500 miliar untuk membeli peralatan kesehatan dan APD bagi petugas kesehatan.

Perusahaan penerbitan, termasuk Dompet Ke­ma­nusiaan Media Group, juga menggalang dana masyarakat untuk disalurkan dalam rangka penanggulangan covid-19. Bahkan, Tim Kemanusiaan Surya Paloh kemarin menyerahkan The Media Hotel untuk tempat penanggulangan dan perbantuan kepada pemerintah mengatasi covid-19.

Sadar atau tidak sadar, penyebaran covid-19 se­ketika memantik semangat persatuan dan gotong royong. Setiap warga diharapkan bergerak dan tergerak untuk mengambil bagian dalam memperlihatkan solidaritas sosial sesuai dengan kemampuan masing-masing. Minimal aktif mengedukasi dan mengadvokasi mengatasi covid-19 di lingkung­an tinggal masing-masing.

Silakan menyumbang harta karena amatlah mulia menyumbang dari kekurangan, bukan ka­re­na kelebihan. Bisa pula menyumbangkan pengetahuan, keterampilan, atau menjadi relawan. Kemarin, Gugus Tugas Percepatan Penanganan Virus Korona telah membuka pendaftaran relawan penanganan covid-19.

Jaga jarak sosial tidak harus meniadakan soli­­da­ri­tas sosial. Wajah sesama yang menderita ia­lah cermin keluhuran kemanusiaan dan siapa saja, tanpa mengenal asal usul dan agama, mesti mengambil bagian meringankan penderitaan orang lain.



Berita Lainnya
  • Stabilitas Harga BBM hanya Awal

    02/4/2026 05:00

    KEPASTIAN kerap menjadi barang langka di tengah gejolak global.

  • Evaluasi Pengiriman Prajurit TNI

    01/4/2026 05:00

    GUGURNYA tiga prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam misi perdamaian di Libanon menjadi pukulan keras bagi Indonesia.

  • Kembalikan Akal Sehat Kasus Amsal Sitepu

    31/3/2026 05:00

    RUANG publik kembali disuguhi dinamika penegakan hukum yang menimbulkan kegelisahan.

  • Saat Tepat untuk Berhemat

    30/3/2026 05:00

    SABTU (28/3) lalu, genap satu bulan prahara di Timur Tengah berlangsung.

  • Mengawal Fajar Baru Perlindungan Anak

    28/3/2026 05:00

    MULAI hari ini, 28 Maret 2026, jagat digital Indonesia memasuki babak baru yang krusial.

  • Memetik Hasil Tata Kelola Mudik

    27/3/2026 05:00

    SETIAP musim mudik Lebaran tiba, pemerintah seolah kembali memasuki arena uji publik yang tak pernah benar-benar usai

  • Langkah Tepat Pembatalan Belajar Daring

    26/3/2026 05:00

    DI tengah langkah penghematan energi sebagai antisipasi terhadap gejolak global, pemerintah memastikan untuk tidak memberlakukan pembelajaran daring bagi para siswa.

  • Penghematan Tepat Sektor

    25/3/2026 05:00

    BERHEMAT adalah hal mutlak dalam menghadapi krisis global saat ini. Berhemat, khususnya BBM, merupakan adaptasi pertama dan minimal ketika Selat Hormuz belum juga aman.

  • Jalan Abu-Abu Status Tahanan Rumah

    24/3/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Indonesia kembali diuji. Di tengah persepsi publik bahwa praktik korupsi kian mengakar, langkah penegakan hukum justru dinilai melemah.

  • Privilese di KPK

    23/3/2026 05:00

    Mantan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, atau yang akrab disapa Gus Yaqut, dilaporkan mendapatkan status tahanan rumah.

  • Memancarkan Takwa ke Sesama Manusia

    21/3/2026 05:00

    RAMADAN telah berlalu dan kini seluruh umat Islam di dunia merayakan Hari Raya Idul Fitri.

  • Peradilan Koneksitas untuk Penyiram Air Keras

    20/3/2026 05:00

    PENGUNGKAPAN identitas terduga pelaku penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Andrie Yunus menjadi angin segar. 

  • Ujian Pengendalian Diri

    19/3/2026 05:10

    Ramadan dengan puasanya dan Nyepi dengan catur brata penyepiannya adalah dua jalan berbeda yang sama-sama menuju pada penguatan sikap pengendalian diri.

  • Kematangan Toleransi

    18/3/2026 05:00

    DALAM minggu ini, ada dua momentum besar ujian kematangan toleransi bangsa kita, yaitu Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 1447 Hijriah.

  • Korupsi tak Kunjung Henti

    17/3/2026 05:00

    TAK salah kiranya jika Transparency International menempatkan Indonesia di level rendah dalam pemberantasan korupsi sepanjang 2025.

  • Ujian HAM dan Demokrasi untuk Negara

    16/3/2026 05:00

    Peristiwa itu merupakan ancaman serius terhadap demokrasi dan perlindungan hak asasi manusia (HAM) di Indone