Headline

Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.

Safari Politik Lenyapkan Sekat

16/10/2019 05:05

JELANG pelantikan presiden dan wakil presiden yang digelar Minggu, 20 Oktober mendatang, aparat keamanan semakin meningkatkan kewaspadaan. Penikaman terhadap Menko Polhukam Wiranto hanya 10 hari sebelum agenda pelantikan kepala negara layaknya tamparan kepada aparat agar tidak lengah.

Banyak celah gangguan keamanan yang mesti ditutup untuk memastikan kondisi keamanan pada hari pelantikan tetap kondusif. Akan lebih baik bila konsentrasi aparat tidak terpecah-pecah. Karena itu, keputusan Polda Metro Jaya untuk tidak akan memberikan izin pelaksanaan demonstrasi hingga selepas 20 Oktober dapat dimaklumi.

Demonstrasi, kendati merupakan saluran hak mengemukakan pendapat yang dilindungi konstitusi, sangat rawan disalahgunakan. Kita lihat saja riwayat sejumlah unjuk rasa yang digelar belakangan ini. Sedikitnya dua kali gelaran demonstrasi berakhir dengan kerusuhan. Bahkan, di satu kesempatan ada yang nyaris ditunggangi aksi terencana untuk merusak beberapa pusat bisnis di Ibu Kota.

Tujuannya jelas untuk menimbulkan kekacauan hingga memunculkan gelombang tuntutan menggulingkan pemerintahan yang sah. Tuntutan itu sejalan dengan cita-cita jaringan terorisme yang sudah sejak lama berupaya mengganti ideologi negara dan pemerintahan.

Kebetulan pula beiringan dengan keinginan pihak-pihak yang tidak puas dengan hasil pemilu yang baru berlalu. Mereka seperti lupa bahwa kontestasi telah usai. Bahkan, saat ini para elite politik semakin intens bersafari menjalin silaturahim kebangsaan dengan lawan-lawan politik.

Silaturahim itu ditunjukkan Presiden Joko Widodo yang bertemu secara terpisah dengan Ketua Umum Partai Demokrat yang juga Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, dan Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan.

Kemudian, tak ketinggalan safari silaturahim Prabowo Subianto dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan selanjutnya dengan Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar.  

Pergerakan elite politik yang merangkul rival boleh jadi dipandang sebagian pihak sebagai upaya mendapatkan kue kekuasaan. Namun, apa pun tujuannya, dengan silaturahim kebangsaan, elite politik telah melepas sekat-sekat di antara mereka yang sempat mengeras saat penyelenggaraan pemilu.

Partai-partai politik ada yang secara tegas mengambil peran sebagai oposisi untuk periode lima tahun ke depan. Hal itu jangan pula lantas disalahartikan sebagai memusuhi dan menentang apa pun yang menjadi kebijakan pemerintah.

Oposisi memiliki tugas penting sebagai penyeimbang dalam penyelenggaraan negara. Mereka dengan tanpa beban bisa mengoreksi kebijakan yang dianggap kurang berpihak pada kepentingan rakyat dan negara. Bagaimanapun juga harus diakui, koreksi lebih sulit dilakukan partai politik yang menjadi bagian dari koalisi pemerintah.

Meski begitu, peran oposisi tidak menghalangi partai politik untuk tetap menjalin silaturahim kebangsaan. Tidak ada dendam, apalagi permusuhan. Selanjutnya, kita berharap hal itu menular sampai ke akar rumput.

Pemerintah hari ini ataupun yang akan datang bakal selalu memerlukan kritik-kritik yang membangun dari masyarakat, bukan nyinyiran. Kritik terbit dari hati yang mencinta Tanah Air dan keinginan untuk bersama-sama membangun negeri, sedangkan nyinyiran muncul dari hati yang mengeras kebencian. Keduanya mungkin tampak serupa, tapi sama sekali tidak sama.



Berita Lainnya
  • Akhiri Biaya Politik Tinggi

    21/1/2026 05:00

    Korupsi tersebut adalah gejala dari penyakit sistemik yang belum juga disembuhkan, yakni politik berbiaya tinggi.

  • Cermat dan Cepat di RUU Perampasan Aset

    20/1/2026 05:00

    PEMBERANTASAN korupsi di Republik ini seolah berjalan di tempat, bahkan cenderung mundur.

  • Mitigasi Dampak Geopolitik Efek Trump

    19/1/2026 05:00

    PERTENGAHAN minggu ini, satu lagi kebijakan agresif Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mulai berlaku. Mulai 21 Januari, Trump menghentikan proses visa dari 75 negara.

  • Jangan Remehkan Alarm Rupiah

    17/1/2026 05:00

    PASAR keuangan Indonesia sedang mengirimkan sinyal bahaya. Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus mengalami tekanan hebat sejak pergantian tahun. 

  • Aset Dirampas, Koruptor Kandas

    16/1/2026 05:00

    SECERCAH harapan tentang akan hadirnya undang-undang tentang perampasan aset kembali datang.

  • Kembalikan Tatanan Dunia yang Rapuh

    15/1/2026 05:00

    TATANAN dunia yang selama puluhan tahun menjadi fondasi hubungan antarnegara kini berada dalam ujian terberat sejak berakhirnya Perang Dunia II.

  • Point of No Return IKN

    14/1/2026 05:00

    POINT of no return, alias maju terus meski tantangan dan risiko yang akan dihadapi sangat besar.

  • Hentikan Kriminalisasi Kritik

    13/1/2026 05:00

    KEBEBASAN berekspresi yang dilindungi oleh konstitusi menghadapi tantangan serius akhir-akhir ini.

  • Basmi Habis Benalu Pajak

    12/1/2026 05:00

    BELUM dua pekan menjalani 2026, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sudah dua kali unjuk taring.

  • Syahwat Materi di Jalan Suci

    10/1/2026 05:00

    KABAR yang dinanti-nanti dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tentang penetapan tersangka kasus dugaan korupsi kuota haji tambahan 2024 akhirnya datang juga.

  • Satu Pengadilan Beda Kesejahteraan

    09/1/2026 05:00

    HAKIM karier dan hakim ad hoc secara esensial memiliki beban dan tanggung jawab yang sama.

  • Menjaga Muruah Pengadilan

    08/1/2026 05:00

    Meski berdalih memberikan rasa aman kepada jaksa, kehadiran tiga personel TNI itu justru membawa vibes intimidasi bagi masyarakat sipil di ruang sidang tersebut.

  • Dikepung Ancaman Krisis Global

    07/1/2026 05:00

    SERANGAN Amerika Serikat (AS) ke Venezuela bukan sekadar eskalasi konflik bilateral atau episode baru dari drama panjang Amerika Latin.

  • Menagih Bukti UU Perampasan Aset

    06/1/2026 05:00

    DI awal tahun ini, komitmen wakil rakyat dalam memperjuangkan pemberantasan korupsi sejatinya dapat diukur dengan satu hal konkret

  • Jamin Rasa Aman di Ruang Kritik

    05/1/2026 05:00

    DALAM sebuah negara yang mengeklaim dirinya demokratis, perbedaan pendapat sesungguhnya merupakan keniscayaan.

  • Jangan Lamban lagi Urus Bencana

    03/1/2026 05:00

    REKONSTRUKSI dan rehabilitasi pascabencana di Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara kembali menempatkan negara pada ujian penting.