Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BANK BJB secara resmi telah menjalin kerja sama dengan PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Fasilitas Kredit dan Security Sharing Agreement (SSA).
Perjanjian tersebut ditandatangani langsung oleh Beny Riswandi selaku Senior Executive Vice President (SEVP) Komersial dan UMKM bank bjb dan Edward Samantha selaku Direktur Utama KPBN pada Kamis (17/5).
KPBN sebagai anak perusahaan dari PTPN I–XIV yang mendapatkan mandat menjadi agen penjualan dan pemasaran komoditas perkebunan, khususnya minyak sawit, karet, gula, tetes, teh, kopi, dan kakao.
Adapun area perkebunan berada di bawah naungan Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero) yang tersebar di kepulauan Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Jawa, dan Papua.
Lini bisnis KPBN terdiri dari penjualan melalui e-tender, auction, bid-offer, Long Term Contract (LTC), trading komoditas, logistik, dan produk ritel. KPBN saat ini memberikan kontribusi yang cukup signifikan bagi negara dengan melakukan kegiatan perdagangan komoditas perkebunan sebesar 10% sawit, 8% karet, dan 60% teh.
Baca juga: Rayakan Ultah Ke-58, Bank BJB Luncurkan Berbagai Promo
Bank BJB berharap kerja sama dengan KPBN dapat membuka gerbang bisnis dengan PTPN lainnya. Adapun kerja sama kali ini dengan membuka skim kredit untuk membiayai trading komoditas.
Beni Riswandi menyampaikan, "Melalui kerja sama ini, Bank BJB mendapatkan potensi untuk masuk ke usaha yang sejenis baik pemerintah maupun swasta, membuka peluang bisnis untuk kami yang lebih besar lagi baik dari sisi consumer, dana pihak ketiga, dan layanan cash management system.
Lebih lanjut, kerja sama itu akan menjadi payung kemitraan yang saling menguntungkan antara Bank BJB dengan KPBN serta diharapkan dapat lebih memperluas dan meningkatkan keuntungan dan kemajuan antara kedua belah pihak.
Sebagai informasi, pada triwulan I 2019, Bank BJB berhasil mencatatkan penyaluran kredit komersial sebesar Rp11 triliun atau 14,64% dari total penyaluran kredit pada triwulan I 2019 sebesar Rp75,41 triliun. (RO/OL-7)
PT Bank Negara Indonesia (BNI) dinilai berada pada posisi yang lebih siap memasuki 2026 dibandingkan bank-bank besar lainnya.
Menurut Pramono, pencatatan saham Bank Jakarta di BEI tidak hanya akan meningkatkan kepercayaan publik, tetapi juga mendorong profesionalisme perusahaan.
MENTERI Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengaku telah menarik dana pemerintah sebesar Rp75 triliun dari total penempatan Rp276 triliun Saldo Anggaran Lebih (SAL) di sistem perbankan.
MANTAN Kepala PPATK Yunus Husein menilai pemajangan uang tunai hasil rampasan kasus korupsi dan sitaan negara oleh aparat penegak hukum tidak diperlukan dan cenderung tidak efisien.
PERUBAHAN status Bank Syariah Indonesia (BSI) menjadi persero dinilai memperkuat posisi bank tersebut, terutama dari sisi kredibilitas dan persepsi keamanan.
Bank Indonesia (BI) menyebut penurunan suku bunga kredit perbankan cenderung lebih lambat. Karena itu, BI memandang penurunan suku bunga kredit perbankan perlu terus didorong.
Melalui kegiatan ini, Pemerintah Jepang melalui NEDO menawarkan beberapa skema kerja sama penelitian untuk menyiapkan industri di bidang energi baru dan teknologi.
Kedua perguruan tinggi menargetkan kontribusi lebih besar menciptakan pendidikan berkualitas bagi industri dan masyarakat.
Inisiatif ini menyoroti pentingnya hubungan budaya dalam kemitraan yang berkelanjutan antara Australia dan Indonesia.
Kemitraan strategis ini menegaskan posisi Todak Academy sebagai salah satu pemimpin regional dalam pengembangan talenta digital masa depan di kawasan ASEAN.
Kerja sama tersebut menjadi tonggak penting penerapan sanksi sosial sebagai alternatif hukuman pidana,
Pertemuan ini menjadi tonggak awal terbentuknya Kerja Sama Regional Bali, NTB, dan NTT.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved