Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
JANGAN buru-buru menghakimi musik yang terdengar mirip. Bisa jadi bukan plagiat, melainkan sebuah teknik resmi bernama interpolasi lagu. Apa itu interpolasi lagu?
Kalau sampling berarti membeli dan menggunakan potongan rekaman asli dari lagu lain, interpolasi justru mengulang kembali melodi, lirik, atau bagian tertentu dengan aransemen baru. Teknik ini sudah lama dipakai musisi dunia dan kini semakin populer di Indonesia.
Sejarah musik pop global menunjukkan banyak kasus di mana musisi besar dituduh plagiat hanya karena kemiripan nuansa lagu. Adele pernah digugat musisi Brasil Toninho Geraes karena dianggap meniru Mulheres lewat Million Years Ago. Lisa Blackpink menggunakan interpolasi Pon de Replay milik Rihanna di lagu Pink Venom, yang sempat menimbulkan diskusi hangat di kalangan penggemar.
Di Indonesia, fenomena serupa juga terjadi. Musisi muda Bernadya sempat dituding menyalin lagu August milik Taylor Swift, baik dari sisi lirik maupun melodi. Kasus-kasus tersebut menunjukkan betapa rapuh batas antara “inspirasi” dan “plagiat” di telinga publik, padahal bisa jadi yang terjadi adalah interpolasi, sebuah teknik sah dan kreatif dalam industri musik.
Menurut kurator musik Dimas Ario menjelaskan interpolasi berbeda dengan sampling. Kalau sampling menggunakan rekaman asli (penggunaan master di label), interpolasi itu membuat ulang karyanya dengan versi baru yang diinginkan setelah mendapat lisensi dari pencipta.
“Ini bukan sekadar potong-tempel, tapi bentuk kreativitas yang legal,” kata Dimas dalam keterangannya yang diterima Media Indonesia, Selasa, (21/10).
Dimas menekankan, interpolasi bukan hanya “cara lain” membuat lagu, tetapi juga strategi kreatif untuk memperkenalkan karya lama ke audiens baru.
“Dengan interpolasi, musisi bisa memberi nyawa baru pada karya terdahulu, tanpa kehilangan rasa hormat terhadap penciptanya,” tambahnya.
Senada dengan Dimas, pengamat musik sekaligus pendiri Wara Musika Dzulfikri Putra Malawi menyoroti jika hal tersebut juga merupakan bagian dari pengelolaan bisnis untuk label atau publisher.
“Jika yang digunakan sampel dari master rekaman, maka mengurus lisensinya ke label karena ada biaya untuk lisensi hak terkait dan hak pencipta. Tapi kalau interpolasi lagu ini berkait dengan penciptanya langsung via publisher atau manajemen pencipta lagu yang bersangkutan,” kata Fikri.
Hal ini menegaskan musik memang cair dan lintas inspirasi. Tantangannya adalah bagaimana pencipta lagu, jika memang sengaja melakukan interpolasi lagu harus dilakukan dengan legal. Serta publik dapat memahami proses kreatif ini dengan lebih bijak.
Di Indonesia, DJ dan produser musik elektronik Whisnu Santika menjadi salah satu musisi yang aktif mengeksplorasi teknik interpolasi. Sejumlah lagunya seperti Sahara, Mambo Jambo, Tequilla, hingga Yummy (dengan interpolasi vokal) menjadi contoh bagaimana interpolasi bisa menghadirkan nuansa segar sambil tetap menghormati karya sebelumnya.
Single terbaru Whisnu Santika, Yalla Habibi, sempat menuai kontroversi karena dianggap mirip dengan Iag Bari Yababa karya Arkadyan, Fanfare Cioc'rlia, dan Grossomoddo. Namun, Whisnu Santika menegaskan lagu tersebut adalah hasil eksplorasi kreatif berbasis interpolasi, bukan plagiat.
Ia bersama tim manajemen sudah melakukan komunikasi langsung dan mengurus legalitas hak cipta lagu ke Fanfare Cioc'rlia melalui Piranha Records, publicist grup band tersebut.
“Saya memang mengadopsi elemen dari ‘Iag Bari Yababa’, tapi bukan untuk menjiplak. Justru saya ingin merayakan musik world dengan sentuhan Indobounce yang jadi identitas saya,” jelas Whisnu. (M-3)
Berikut 5 perangkat lunak yang dapat digunakan untuk mendeteksi plagiarisme:
Salah satu tantangan utama dalam penerapan AI di pendidikan adalah risiko plagiarisme.
Pemohon uji materi syarat usia calon kepala daerah pada Pasal 7 ayat (2) huruf e UU Pilkada di Mahkamah Konstitusi (MK) menyayangkan permohonan serupa
HAKIM konstitusi yang memeriksa gugatan uji materi syarat usia calon kepala daerah atas perkara Nomor 89/PUU-XXII/2024 menyinggung soal plagiasi
Menurut band Inggris Shakatak, Lagu Bubble Gum, yang direkam NewJeans telah melanggar hak cipta dengan memasukkan Easier Said Than Done tanpa izin.
Selama lebih dari tiga dekade berkiprah, Papa Roach dikenal sebagai band yang mampu mempertahankan relevansinya di tengah perubahan tren musik global.
MEMBUKA lembaran tahun 2026, unit indie-pop 5678things resmi merilis ulang mini album (EP) bertajuk Siuversa; Song Is Our Conversation.
Melalui Chocolate, Papion dan Dept mengeksplorasi analogi cinta yang lebih kompleks: sebuah rasa yang mendewasakan karena mengandung unsur manis sekaligus pahit.
Melalui lagu Senyum Papa, Lindee Cremona memotret sosok ayah dari kacamata seorang anak; sosok yang kerap terlihat kuat dan selalu melempar senyum.
Menurut Dewi Gita, membuat soundtrack sulit karena penulis lagu harus menyesuaikan dengan cerita film serta tujuan dari film tersebut.
Marcell Siahaan sengaja membawakan lagu ini tanpa upaya untuk membesarkannya secara berlebihan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved