Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
OLAHRAGA padel saat ini begitu viral dengan banyak kalangan yang memainkan olahraga ini. Mulai dari kalangan figur publik hingga warga umum, padel menjadi kecintaan baru.
Permainannya yang mirip tenis namun berbeda secara aturan, raket, dan ukuran lapangan ini, disebut menjadi olahraga paling ‘kalcer’ saat ini. Kreator konten dan juga CEO Fit Fuel, Yoel Tristan membagikan pandangannya mengenai menggejalanya padel saat ini di tengah masyarakat. Yoel sendiri di konten-kontennya kerap membagikan analisa tentang bisnis.
Menurut Yoel, salah satu faktor ngetren dan viralnya padel di Indonesia salah satunya adalah media sosial dan padel dianggap sebagai salah satu kegiatan yang ketika diunggah ke media sosial, akan menunjukkan tingkat kekerenan si pelakunya.
“Selama saya hidup 25 tahun, ini pertama kalinya wave olahraga semasif ini. Karena ada medsos seperti Tiktok yang basisnya itu FYP (For Your Page). Jadi, untuk sesuatu menjadi sebuah tren, itu cepet banget. Apalagi yang olahraga, viralnya sekarang lebih cepet dibanding dulu. Nah ini (padel) jadi ajang keren-kerenan, ‘kalcer-kalceran’ untuk orang bikin UGC (user generated content) itu lebih willing. Karena merasa keren kalau share lagi main padel,” terang Yoel Tirta kepada Media Indonesia melalui sambungan telepon, Sabtu, (14/6).
Dari sisi sosial, Yoel tentu melihat padel adalah tren yang bagus, mengingat kini olahraga dianggap keren termasuk di mata anak muda. Persepsi keren, kini menjadi lebih variatif, alih-alih misalnya sekadar keren karena ‘dugem.’ Secara sisi ekonomi, Yoel juga melihat tren padel bisa menciptakan peluang ekonomi baru.
“Pemainnya kan masih belum sebanyak itu, ini bakal jadi peluang yang bisa dimonetisasi dengan baik,” kata Yoel.
Dengan saat ini perkembangan masif di kota-kota besar seperti Jakarta dan Bandung, serta pembangunan berbagai lapangan baru, ini bakal menjawab kebutuhan yang ada. Namun, Yoel juga melihat perlunya kewaspadaan agar permintaan dan ketersediaan olahraga padel dapat bertemu di momentum yang tepat.
“Dari segi bisnis, juga masih menarik sekarang ini. Demand-nya sudah fiks ada dan ramai. Tapi supply-nya sebanyak apa? Yang bikin lapangan padel, itu berapa banyak? Ketika supply-nya sudah banyak, dan nantinya lapangan-lapangan padel yang sekarang lagi dibangun itu sudah jadi, demand-nya bisa catch up atau supply-nya yang nanti bisa jadi kebanyakan?” pungkasnya. (M-3)
Kualitas pendidikan bisnis menjadi faktor penentu daya saing nasional. Standar global bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.
Bersama istrinya, Kak Ciwid, Pakde Prayogo membangun HIQWEEN sebagai solusi masalah flek hitam.
Jika geocoding tradisional sering kali hanya menempatkan pin di tengah bangunan atau jalan utama, inovasi ini memungkinkan pengguna menentukan titik presisi hingga ke pintu masuk gedung.
Pertama, Rezky telah meresmikan lapangan padelnya di kawasan Bintaro. Terbaru, ia baru saja membuka Monarch Padel Club di kawasan Pejaten, Jakarta Selatan, pada Sabtu, (14/2).
MENUTUP 2025, pertumbuhan bisnis BRI Life meningkat signifikan. Ini ditunjukkan oleh pertumbuhan profit meningkat 25,4% dari Rp760,4 miliar pada 2024 menjadi Rp954 miliar pada 2025.
Ajang Business Matching Indonesia–Korea sukses digelar pada 21 Januari 2026 di Marina Bay Seoul Hotel & Resort, Korea Selatan.
Hal itu karena asumsi nilai tukar dalam APBN berada di kisaran Rp16.500 per dolar AS, sementara saat ini rupiah mendekati Rp17.000 per dolar AS.
Sebagaimana diketahui, ketergantungan Indonesia terhadap impor energi diketahui masih cukup tinggi.
Senator asal Bengkulu ini menyoroti angka inflasi tahunan per Februari 2026 yang menyentuh 4,76 persen sebagai sinyal waspada bagi ketahanan ekonomi.
Prabowo menyebut Danantara menunjukkan kinerja yang sangat kuat dalam satu tahun terakhir dengan capaian return on assets (ROA) lebih dari 300%.
Lili mengatakan publik berharap pertemuan para menteri tersebut tidak sekadar menjadi forum koordinasi.
Puan memperingatkan pemerintah agar ketegangan di Timur Tengah tidak menjadi alasan pembiaran atas lonjakan biaya transportasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved