Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
MEDIA sosial X yang sebelumnya bernama Twitter mulai membebankan biaya kepada pengguna baru di Selandia Baru dan Filipina sebesar $1 atau Rp15 ribu per tahun untuk mengakses fitur-fitur utama sebagai bagian dari uji coba. Fitur-fitur tersebut termasuk kemampuan untuk men-tweet, me-retweet, menyukai postingan, dan membalas postingan.
Bagi pengguna yang tidak mau membayar biaya berlangganan hanya dapat membaca postingan, menonton video, dan mengikuti akun. Pengguna baru juga akan diminta untuk memverifikasi nomor telepon mereka.
Bulan lalu, bos X, Elon Musk mengatakan semua pengguna X mungkin harus membayar untuk mendapatkan akses. Pihak X mengatakan biaya berlangganan tahunan ini bertujuan untuk mengurangi spam, manipulasi platform dan aktivitas bot.
Baca juga: Biden Berkampanye di Truth Social
Dilansir dari BBC, langkah X ini disebut sebagai upaya meningkatkan pendapatan. Sejak Musk membeli Twitter senilai $44 miliar tahun lalu, Twitter terus mengalami penurunan pendapatan.
Meskipun ada kepentingan finansial yang jelas bagi perusahaan untuk menagih pengguna, Musk mengatakan bahwa membuat orang membayar untuk layanan ini bertujuan untuk mengatasi bot.
Baca juga: Australia Denda X karena Konten Pelcehan Anak
Namun, langkah X ini bukan tanpa risiko. Salah satu risikonya platform ini mungkin kehilangan sebagian besar penggunanya yang berimbas pula pada menurunnya pendapatan iklan.
Selain masalah penurunan pendapatan, X juga didera sejumlah masalah. Dalam beberapa minggu terakhir, X telah diselidiki oleh Uni Eropa atas kemungkinan penyebaran konten teroris dan kekerasan serta ujaran kebencian, setelah serangan Hamas ke Israel.
Perusahaan ini juga telah didenda oleh pengawas keamanan internet Australia karena gagal bekerja sama dengan penyelidikan terhadap praktik pelecehan anak.
(Z-9)
Data Digital 2025 Global Overview Report mencatat bahwa masyarakat Indonesia usia 16 tahun ke atas menghabiskan rata-rata 7 jam 22 menit per hari di internet.
Fenomena oversharing, kebiasaan membagikan informasi pribadi secara berlebihan di media sosial, menjadi tantangan tersendiri bagi banyak pengguna.
Saat seseorang berada dalam puncak emosi, baik itu rasa senang yang meluap, kesedihan mendalam, hingga kemarahan yang memuncak, mereka cenderung menjadi lebih impulsif.
Stres menjadi WNI adalah fenomena yang dapat dialami oleh seseorang karena berbagai faktor, tidak semua orang juga mengalaminya.
Tanpa kematangan psikologis yang cukup, anak-anak berisiko tinggi terpapar konten yang tidak sesuai dengan tahap perkembangan usia mereka.
OJK denda influencer saham Rp5,35 miliar atas manipulasi harga lewat media sosial. Tiga pihak lain disanksi dalam kasus IMPC.
Media sosial milik Elon Musk itu juga mengambil langkah untuk menghapus atau melabeli puluhan ribu konten sejak serangan Hamas kepada Israel, Sabtu (7/10) lalu.
CEO X Linda Yaccarino mengonfirmasi fitur panggilan video dan audio akan hadir di aplikasi yang sebelumnya dikenal sebagai Twitter itu.
X, jejaring sosial yang secara formal dikenal sebagai Twitter, dilaporkan akhirnya menepati janjinya untuk menjadikan TweetDeck sebagai layanan berbayar.
CEO Meta, Mark Zuckerberg mengatakan aplikasi Threads yang baru saja diluncurkan untuk menyaingi Twitter telah kebanjiran pendaftar.
Kekacauan Twitter menjadi kesempatan emas bagi Meta yang akan meluncurkan Threads, aplikasi media sosial teranyarnya pada 6 Juli 2023 mendatang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved