Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
BAGAIMANA Cara Mengurangi Berat Badan. Jika hanya sekilas membaca judul buku yang ditulis Amalia Yunus itu, mungkin akan dikira sebagai karya ilmiah dengan isi kiat-kiat menurunkan berat badan dan mencapai berat badan yang ideal. Namun, kenyataannya tidak demikian. Buku ini merupakan novel fiksi yang menyampaikan tentang obesitas dari sudut pandang berbeda.
Novel ini bercerita tentang perempuan berusia 20 tahun yang menderita morbid obesity. Perempuan tersebut divonis dokter hanya dapat bertahan hidup 2 tahun lagi.
Dokter lantas menyarankan perempuan itu untuk melakukan operasi bariatrik dengan memaparkan juga risikonya. Alih-alih melakukan usulan dokter, perempuan itu menemukan cara lain untuk menurunkan berat badan, yakni mengikuti reality show XXXL. Reality show ini memang diawasi ahli yang membantu mengatasi obesitas. Namun, di balik itu semua, ternyata tak berjalan mudah.
Sang pacar tidak setuju atas keikutsertaannya pada program reality show itu hingga terjadi perundungan. Konsekuensi berikutnya mengikuti program ini ialah tokoh utama akan menjadi konsumsi publik yang berujung pada perundungan di media sosial.
Novel ini menghadirkan apa yang dirasakan oleh tokoh utama, baik secara fisik maupun mental, ketika berjuang menurunkan berat badan. Penulis juga menggambarkan bagaimana lingkungan terdekat yang berperan penting saat kita menghadapi situasi-situasi sulit justru pergi di saat kita benar-benar membutuhkan. Pada akhirnya, tokoh utamalah yang bisa melakukan perubahan ke arah perbaikan.
Melalui buku ini, Amalia ingin merekam obesitas menjadi masalah yang mendera banyak orang pada beberapa tahun terakhir ini. Ia ingin pembaca tahu bahwa obesitas perlu diperhatikan dengan serius. Selain itu, Amalia melihat obesitas bukan persoalan yang dialami individu. Ada hal lain yang bersifat sistemik yang menyebabkan obesitas, seperti lingkungan keluarga dan tempat tinggal.
"Obesitas itu bukan individu yang kita salahkan, tapi itu masalah sistemik yang aku pengen kita bahas melalui buku ini," kata Amalia saat sesi live streaming bersama Buibu Baca Buku Book Club, beberapa waktu lalu.
Amalia pun ingin merekam perihal fenomena konten yang dianggap 'dewa' di media sosial dan televisi untuk mencari rating dan angka engagement. Dewasa ini, ia melihat segala hal akan dieksploitasi menjadi konten yang terkadang tidak memiliki batasan. Imbasnya, konten tanpa batasan itu menimbulkan perundungan, baik secara langsung maupun melalui media sosial.
Dua fenomena ini kemudian diceritakan dengan apik oleh Amalia. Awalnya naskah tersebut berjudul Berat, yang lantas berhasil meraih juara kedua sayembara Dewan Kesenian Jakarta (DKJ) 2021. Ia pun terpacu untuk membuat naskah tersebut menjadi novel dengan penyesuaian judul menjadi Bagaimana Cara Mengurangi Berat Badan. Ide novel yang telah bermukim di kepalanya jauh-jauh hari kemudian dituangkan ke sebuah buku.
"Naskah buku ini aku tulis setelah pengumuman sayambera. Tapi, dari topiknya, asal mula ceritanya, jauh dari sebelum sayembara ini," ungkapnya.
Bagaimana Cara Mengurangi Berat Badan tergolong tipis sebagai novel dengan 164 halaman. Jadi, tidak membutuhkan waktu lama untuk melahap buku ini.
Amalia mengaku 164 halaman sudah cukup untuk menggambarkan realitas yang ada dan menyampaikan pesan tentang obesitas. Sebenarnya ia ingin mengembangkan sejumlah bagian dalam buku ini. Namun, ia khawatir akan membuat buku ini terasa panjang dan pesannya tidak sampai ke pembaca.
"Setelah buku ini selesai dan lihat lagi ada waktu dua bulan sebelum sayembara. Tapi, aku putuskan tidak menambahkan lagi dan cukup begini saja," pungkasnya.(Faj/M-4)
Judul: Bagaimana Cara Mengurangi Berat Badan
Penulis: Amalia Yunus
Penerbit: Penerbit Banana
Jumlah Halaman: 164 halaman
Tahun Publikasi: 2023
Sebelum memutuskan untuk berkonsultasi dengan ahli, Audy Item sempat mencoba berbagai metode diet dan olahraga berdasarkan informasi dari internet maupun rekomendasi teman.
Obesitas adalah penyakit kronis kompleks. Dokter spesialis gizi ungkap faktor hormonal dan sel memori yang bikin berat badan susah turun. Simak solusinya!
Obesitas bukan sekadar berat badan berlebih, tapi penyakit kronis. Simak penjelasan dr. Vardian Mahardika mengenai risiko PCOS, Alzheimer, hingga sleep apnea.
Prevalensi obesitas di Indonesia naik menjadi 23,4%. Kemenkes imbau masyarakat cermat pilih pangan olahan dan batasi GGL. Simak panduan lengkapnya di sini.
PREVALENSI obesitas nasional pada penduduk berusia sekitar 18 tahun di Indonesia mengalami peningkatan. Angka ini naik dari 21,8% pada tahun 2018 menjadi 23,4% pada tahun 2023.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Studi terbaru Cochrane Reviews mengungkap intermittent fasting tidak lebih unggul dari diet kalori biasa. Simak analisis medis dan faktanya di sini.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Sebuah penelitian terbaru mengungkap temuan mengejutkan: diet ketogenik jangka panjang berpotensi mempercepat proses penuaan sel, khususnya pada laki-laki.
Menurunkan berat badan bisa dilakukan dengan mengurangi asupan karbohidrat dan lemak dan meningkatkan jumlah sayur dan buah.
Kebiasaan jalan kaki setelah makan sering diremehkan, padahal memiliki banyak manfaat bagi kesehatan tubuh dan mental.
Temukan 10 manfaat telur rebus untuk kesehatan tubuh, mulai dari menurunkan berat badan hingga menjaga kesehatan otak, mata, dan kulit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved