Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Gaya hidup berkelanjutan (sustainable lifestyle) saat ini menjadi salah satu wujud dari aksi cinta terhadap bumi. Hal itu yang terlihat dari sebuah karya berupa kaus oblong atau T-shirt terbesar di dunia yang menjadi simbol akan pesan keberlanjutan.
Menurut Guinness World Records, T-shirt yang memiliki ukuran sebesar lapangan rugby itu dibuat sepenuhnya dari bahan daur ulang oleh Asociatia 11even, Kaufland Romania dan Federatia Romana dalam upaya untuk mendorong lebih banyak orang untuk mendaur ulang berbagai barang.
Situs rekor tersebut menyebutkan bahwa kaos itu berukuran panjang 108,96 m (357,48 kaki) dan lebar 73,48 m (241,08 kaki). Kain untuk kaus T-shirt yang belum pernah dilihat sebelumnya ini dibuat menggunakan lebih dari 500 ribu botol plastik daur ulang. Pembuatan karya ini membutuhkan waktu pengumpulan bahan selama tiga minggu dan satu bulan untuk proses penjahitan.
Adapun desainnya, kaus T-shirt ini menerapkan model ulang dari bendera nasional Rumania yang diartikan sebagai ikat pinggang tricolor, desain ini juga pernah digunakan pada seragam resmi tim rugby Rumania.
“Asociatia 11 bahkan memiliki ide untuk memecahkan rekor ini sebagai bagian dari kampanye daur ulang, untuk menantang anak-anak dan orang dewasa di seluruh Rumania, agar tidak hanya mendaur ulang, tetapi juga menjadi bagian dari rekor dunia,” kata GWR seperti dilansir dari Indian Express, Senin (28/5).
Perusahaan ini mendapatkan bantuan dari supermarket lokal Kaufland Romania yang membantu mengumpulkan lebih dari dua kali lipat botol plastik yang diperlukan untuk memproduksi kaus tersebut. Masyarakat juga dapat membeli kaus berukuran reguler dengan desain yang sama di supermarket ini.
Situs rekor menjelaskan bahwa pada hari percobaan dan penataan karya, lebih dari 120 sukarelawan dari klub rugby di Bucharest datang untuk membantu meletakkan T-shirt di lapangan Arcul de Triumf National Rugby Stadium. “Kaus ini begitu besar sehingga butuh satu hari penuh untuk benar-benar membukanya!” tulis situs tersebut.
Tak hanya itu, ada pula tantangan lain berupa kesulitan-kesulitan dalam memperbaiki lengan kaus yang akhirnya berhasil diselesaikan oleh tim insinyur dan tali khusus. Untuk memverifikasi rekor tersebut, pengukuran kaus tersebut dilakukan oleh surveyor khusus dengan bukti yang diverifikasi secara remote oleh Guinness World Records.
Karya pembuatan kaus terbesar di dunia itu diselenggarakan dalam rangka menyebarkan pesan lebih masif lagi mengenai keberlanjutan kepada masyarakat dunia. Selain itu, Asociata 11even berencana mendonasikan 12.000 kaos T-shirt berukuran normal yang dibuat dari perusahaan garmen besar ini.(M-3)
Penumpang MRT Jakarta melonjak hingga 135.117 orang selama dua hari Lebaran 2026. Tarif Rp1 jadi pemicu utama minat warga gunakan transportasi publik.
Fenomena menyewa tas bermerek kini menjadi tren yang semakin digandrungi, terutama untuk merek-merek ikonik seperti Dior dan Chanel.
Pengembangan kawasan hunian di Bali mulai bergerak ke arah yang lebih luas dari sekadar pembangunan properti.
Ramadan selalu menjadi momen istimewa untuk berkumpul dan menikmati kebersamaan bersama orang terdekat.
Ari Fahrial Syam ungkap kunci sembuh GERD: perubahan gaya hidup, stop rokok, hingga pengobatan tuntas dengan obat golongan P-CAB terbaru. Cek di sini!
Sekitar 619 juta orang mengalami nyeri punggung bawah pada 2020.
Studi terbaru mengungkap mikroplastik di sungai dan pesisir membawa biofilm berbahaya yang memicu resistensi antibiotik.
Setiap prosedur hemodialisis untuk mengatasi gagal ginjal membutuhkan infrastruktur, energi listrik, dan air dalam jumlah besar.
KECINTAAN Justisia Dewi pada jam tangan, dan kepeduliannya terhadap lingkungan menjadi salah satu sumber inspirasi usahanya. Ia menghadirkan Ma.ja Watch pada tahun 2021
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Robot bawah laut otonom Mako diuji di Great Barrier Reef untuk menanam benih lamun secara presisi. Teknologi ini diklaim mampu mempercepat restorasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved