Rabu 18 Januari 2023, 20:20 WIB

Manfaat Suplemen Vitamin D Akan Minim Jika Kegemukan

Nike Amelia Sari | Weekend
Manfaat Suplemen Vitamin D Akan Minim Jika Kegemukan

Unsplash/ Nicolas Solerieu
Kemampuan tubuh memetabolisme vitamin D juga bergantung pada berat badan Anda.

 

VITAMIN D memiliki banyak sekali manfaat, mulai dari memperkuat imun hingga menurunkan risiko penyakit kanker. Sebab itu, mengkonsumsi suplemen vitamin D cukup dianjurkan, terlebih jika Anda kurang terpapar sinar matahari pagi.

 

Namun studi menunjukkan jika manfaat suplemen vitamin D hanya hanya berlaku untuk orang yang memiliki berat badan yang sehat. Orang yang memiliki terlalu banyak lemak di tubuhnya akan lebih sulit memetabolisme suplemen vitamin D.

 

Dr Deirdre Tobias, seorang ahli epidemiologi di Brigham and Women's Hospital, Boston, Amerika Serikat yang memimpin penelitian tersebut, mengatakan, "Kami mengamati perbedaan yang mencolok setelah dua tahun, menunjukkan respon tumpul terhadap suplementasi vitamin D dengan indeks massa tubuh (body mass index (BMI)) yang lebih tinggi,” katanya dikutip dari Daily Mail, Selasa (17/1).

 

Studi yang dipublikasikan di JAMA Network Open,  mengamati 26.000 orang yang mengonsumsi suplemen vitamin D setiap hari selama sekitar lima tahun antara 2010 dan 2018. Semua peserta berusia di atas 50 tahun, dan tidak menderita kanker atau penyakit kardiovaskular pada awal penelitian.

 

Setengah dari peserta pengamatan itu meminum pil yang mengandung 2.000 international units (IU) vitamin D per hari, atau lima kali asupan harian yang direkomendasikan yaitu 400IU setiap hari dari otoritas kesehatan AS.

 

Kategori berat badan ideal atau kelebihan berat badan dapat ditinjau melalui Body Mass Index (BMI) atau Indeks Massa Tubuh (IMT). BMI digunakan untuk menghitung berat badan menurut tinggi badan.

 

Anda dapat menghitung BMI dengan berat badan Anda (dalam kilogram) dibagi dengan kuadrat tinggi badan Anda (dalam meter) atau BMI = Kg/M2. Contohnya, Anda memiliki berat badan 60 Kg dan tinggi Anda 154 Cm, maka 60 Kg/2,37 M2, hasilnya 25,3.

 

Kategori berat badan Anda adalah sebagai berikut:

1. < 18,5 = berat badan kurang

2. 18,5 - 22,9 = berat badan ideal

3. 23 - 24,9 = berat badan lebih

4. 25 - 29,9 = obesitas I

5. > 30 = obesitas II

 

Menurut data di atas, dengan berat badan 60 Kg dan tinggi 154 Cm, Anda berada pada kategori obesitas I. (M-1)

Baca Juga

Kenzo TRIBOUILLARD / AFP

Mengais Sisa-sisa dari Pertempuran Bersejarah Waterloo

👤Adiyanto 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 17:16 WIB
Pada palagan yang terletak 20 kilometer (12 mil) selatan Brussel, Belgia itu, tentara Napoleon yang kalah jumlah, menyerah...
Dok. Lemonilo

Lemonilo Hadirkan Ruang Temu Para Penggerak Perubahan

👤Putri Rosmalia 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 10:38 WIB
Lemonilo mengadakan acara 'Change Maker Meet' sebagai wadah pertemuan bagi para sosok penggerak perubahan di berbagai...
Dok. Media Indonesia Publishing

Perihal Kopi Nusantara

👤Pro/M-2 🕔Sabtu 04 Februari 2023, 08:15 WIB
KOPI bukan hanya sekadar biji tumbuhan bercita rasa khas. Kopi digemari dan dicari sebagai sumber kepuasan dan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya